Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Global
  • Politik
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Global
  • Politik
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
No Result
View All Result
Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Harga BBM Diprediksi Naik, Kementerian ESDM Beri Sinyal Penyesuaian Harga BBM Nonsubsidi April 2026

TINJAUAN ID by TINJAUAN ID
March 23, 2026
Reading Time: 2 mins read
0
Harga BBM Diprediksi Naik, Kementerian ESDM Beri Sinyal Penyesuaian Harga BBM Nonsubsidi April 2026

Merespons dinamika konflik Timur Tengah, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan sedang melakukan evaluasi mendalam terhadap perkembangan harga minyak mentah Indonesia untuk mengevaluasi harga BBM.

JAKARTA – Kebahagiaan masyarakat merayakan Idul Fitri 1447 H kini dibayangi oleh awan mendung ekonomi global. Tren harga minyak mentah dunia yang terus merangkak naik dan stabil bertengger di atas level USD 100 per barel memicu kekhawatiran massal akan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi di awal bulan depan.

Eskalasi ketegangan di Timur Tengah yang mengganggu jalur logistik Selat Hormuz menjadi faktor utama yang memaksa harga minyak jenis Brent dan West Texas Intermediate (WTI) melesat jauh di atas asumsi makro Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026.

Pernyataan Resmi Kementerian ESDM

Merespons dinamika konflik Timur Tengah, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan sedang melakukan evaluasi mendalam terhadap perkembangan harga minyak mentah Indonesia (Indonesian Crude Price/ICP).

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama Kementerian ESDM, dalam keterangan resminya menyatakan bahwa pemerintah terus memantau pergerakan harga minyak dunia setiap jam.

“Kami menyadari adanya tekanan luar biasa dari sisi hulu akibat konflik geopolitik. Sesuai regulasi, evaluasi harga BBM nonsubsidi dilakukan secara berkala setiap bulan. Saat ini tim teknis sedang menghitung formula harga keekonomian dengan tetap mempertimbangkan daya beli masyarakat pasca-lebaran,” ujar juru bicara Kementerian ESDM di Jakarta (24/3).

Pihak kementerian juga menekankan bahwa penyesuaian harga pada jenis Pertamax Series (RON 92, RON 98, dan Dex Series) merupakan domain korporasi PT Pertamina (Persero) yang mengacu pada harga pasar global, namun tetap di bawah pengawasan ketat pemerintah agar tidak menciptakan inflasi yang liar.

Analisis Dampak: Dilema BBM Nonsubsidi vs Subsidi

Para pengamat energi memperingatkan adanya potensi “migrasi besar-besaran” konsumsi BBM. Jika selisih harga antara Pertamax dan Pertalite semakin lebar akibat kenaikan di bulan April, beban APBN untuk subsidi energi dipastikan akan membengkak.

“Jika Pertamax naik signifikan, pengguna kendaraan pribadi kemungkinan besar akan mengantre di jalur Pertalite. Ini tantangan bagi pemerintah, menaikkan harga untuk menyelamatkan kas negara, atau menahan harga dengan risiko kuota subsidi jebol sebelum akhir tahun,” ungkap Fahmy Radhi, Pengamat Ekonomi Energi dari Universitas Gadjah Mada (UGM).

Keresahan Pelaku Usaha Logistik

Di sektor riil, ketidakpastian ini mulai memukul kepercayaan diri pelaku usaha jasa transportasi dan logistik. Kenaikan harga Dexlite atau Pertamina Dex diprediksi akan langsung mengerek tarif angkutan barang lintas provinsi.

“Kami baru saja keluar dari periode high season lebaran dengan biaya operasional yang tinggi. Jika awal April nanti BBM nonsubsidi naik lagi, kami tidak punya pilihan selain menyesuaikan tarif angkut. Dampaknya tentu sampai ke harga sembako di pasar,” keluh Budiyanto, pengusaha logistik di wilayah Jawa Tengah.

Pantauan Pasar Global

Hingga Selasa siang (24/3/2026), harga minyak Brent masih bertahan di angka USD 102,45 per barel. Para analis internasional memprediksi harga ini tidak akan melandai dalam waktu dekat selama jalur distribusi di Timur Tengah masih dalam ancaman blokade militer.

Masyarakat kini hanya bisa menunggu pengumuman resmi dari PT Pertamina (Persero) yang biasanya dirilis tepat pada tengah malam tanggal 1 April setiap bulannya. Harapan publik bertumpu pada kebijakan pemerintah untuk memberikan “bantalan ekonomi” agar kenaikan ini tidak mencekik daya beli masyarakat yang baru saja merayakan kemenangan lebaran.[]

ShareTweetSendShare

Related Posts

Rabithah Alumni MUDI Aceh Utara Resmi Dikukuhkan, Perkuat Khidmah Alumni untuk Guru dan Dayah
Daerah

Rabithah Alumni MUDI Aceh Utara Resmi Dikukuhkan, Perkuat Khidmah Alumni untuk Guru dan Dayah

May 11, 2026
PB HUDA Dukung Penuh Penegakan Hukum Maksimal Terhadap Terduga Pelaku Penistaan Agama
Daerah

PB HUDA Dukung Penuh Penegakan Hukum Maksimal Terhadap Terduga Pelaku Penistaan Agama

May 10, 2026
Ketua DPRA Usul Pergub JKA Dicabut, Jubir Pemerintah Aceh: Kita Hormati, Hal Itu Wajar Saja
Daerah

Pemerintah Aceh Bantah Kabar Pasien Rumah Sakit Diabaikan Akibat Pergub JKA

May 10, 2026
RSUDZA Layani 2.000 Pasien per Hari, Obat Diberikan, Administrasi Diurus 
Daerah

RSUDZA Layani 2.000 Pasien per Hari, Obat Diberikan, Administrasi Diurus 

May 10, 2026
Tingkatkan Kapasitas Wirusahawan Digital, Diskop UKM Aceh Gelar Pelatihan Go Digital
Daerah

Tingkatkan Kapasitas Wirusahawan Digital, Diskop UKM Aceh Gelar Pelatihan Go Digital

May 10, 2026
Soal WNI Masuk Militer Asing, Menko Yusril Nyatakan Tidak Otomatis Kehilangan Status Kewarganegaraan
Nasional

Pemerintah Harapkan Persidangan Perkara Andrie Yunus Berjalan Profesional, Obyektif, dan Menjaga Kepercayaan Publik

May 8, 2026
Next Post
Donald Trump Pernah Dianggap Mengalami Gangguan Jiwa oleh Sejumlah Psikiater

Donald Trump Pernah Dianggap Mengalami Gangguan Jiwa oleh Sejumlah Psikiater

Masih di Tenda Saat Lebaran, Warga Aceh Tamiang Keluhkan Penyaluran DTH

Masih di Tenda Saat Lebaran, Warga Aceh Tamiang Keluhkan Penyaluran DTH

Discussion about this post

Recommended Stories

Peneliti: Ketua DPRA Bertanggung Jawab atas Pemotongan TPP

Gagal Jadikan Bireuen Basis, Abang Samalanga Dinilai Layak Diganti

March 26, 2026
Ngaji di Jejak Ulama: Mahasiswa KIP STISNU Aceh Kaji Tafsir Baidhawi Melayu

Ngaji di Jejak Ulama: Mahasiswa KIP STISNU Aceh Kaji Tafsir Baidhawi Melayu

January 31, 2026
Aliansi Rakyat Aceh (ARAH) Menyayangkan Pengaktifan Kembali dr. Hanif sebagai Direktur RSJ Aceh

Aliansi Rakyat Aceh (ARAH) Menyayangkan Pengaktifan Kembali dr. Hanif sebagai Direktur RSJ Aceh

October 15, 2025

Popular Stories

  • Pemerintah Aceh Siapkan Rp10 Miliar Bantuan Pendidikan bagi Mahasiswa Korban Bencana Hidrometeorologi, Baca Persyaratannya

    Pemerintah Aceh Siapkan Rp10 Miliar Bantuan Pendidikan bagi Mahasiswa Korban Bencana Hidrometeorologi, Baca Persyaratannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prabowo Segera Bentuk Tim Reformasi Polri, Bentuk Juga Komisi Investigasi Insiden Agustus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gaji PPPK Aceh Macet Hampir 4 Bulan, Ribuan ASN Hidup dengan Utang Karena APBA-P Tak Kunjung Jelas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kritik Kosong tentang Ulama Dayah Adalah Opini yang Tak Perlu Ditulis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Kunjung Dapat Kerja di Aceh, Hendra Nekat Merantau ke Australia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dataset
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • TINJAUAN.ID
  • Pedoman Media Siber
Email: redaksi@tinjauan.id

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!

No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Politik
  • Opini
  • Sejarah
  • Editorial
  • Pojok Ekraf

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!