Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
No Result
View All Result
Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
Home News

Gagal Jadikan Bireuen Basis, Abang Samalanga Dinilai Layak Diganti

TINJAUAN ID by TINJAUAN ID
March 26, 2026
Reading Time: 1 min read
0
Peneliti: Ketua DPRA Bertanggung Jawab atas Pemotongan TPP

Haekal Afifa | Pendiri Continental Research Center dan Ketua Institut Peradaban Aceh. Sumber Photo: BBC Indonesia

BANDA ACEH – Peneliti Continental Research Center, Haekal Afifa, menilai isu pergantian Zulfadli alias Abang Samalanga dari kursi Ketua DPRA bukan sekadar dinamika biasa, melainkan konsekuensi dari kegagalan politik yang tidak bisa diabaikan.

“Ini bukan semata konflik internal atau tarik-menarik kepentingan di parlemen. Akar persoalannya ada pada kegagalan memenuhi ekspektasi politik yang sejak awal dibebankan kepada Abang Samalanga,” ujar Haekal.

Menurutnya, penempatan Abang Samalanga sejak awal mengandung misi yang jelas, mendorong Bireuen menjadi basis baru Partai Aceh. Misi tersebut, kata dia, merupakan semacam kontrak politik tidak tertulis di internal partai.

“Ketika kekuasaan diberikan, maka ada kewajiban politik yang harus dibuktikan, yaitu menghadirkan basis suara. Dan itu tidak terjadi di Bireuen,” katanya.

Haekal menyoroti hasil Pilkada 2024 sebagai indikator paling nyata. Pasangan yang diusung Partai Aceh, Muzakir Manaf dan Dek Fad, justru kalah telak di Bireuen. Bahkan di Samalanga, yang notabene basis sosial Abang Samalanga, hasilnya juga tidak sesuai harapan.

“Ini anomali politik. Ketua DPRA berasal dari satu wilayah, tetapi wilayah itu sendiri gagal menjadi basis partainya. Dalam logika politik elektoral, kondisi seperti ini sulit dipertahankan,” tegasnya.

Ia menambahkan, kegagalan tersebut sekaligus memperkuat kritik lama di internal partai, terutama terkait pengabaian wilayah Pase sebagai lumbung suara utama.

“Faktanya, Pase tetap menjadi penopang suara. Sementara Bireuen, yang diharapkan naik kelas, tidak menunjukkan perubahan signifikan. Artinya, strategi pergeseran basis itu gagal total,” ujar Haekal.

Haekal menilai, tekanan terhadap posisi Ketua DPRA saat ini merupakan akumulasi dari kekecewaan yang selama ini tertahan. Karena itu, wacana pergantian tidak bisa lagi dianggap sebagai isu sesaat.

“Jika Partai Aceh ingin melakukan konsolidasi serius ke depan, maka pergantian Abang Samalanga bisa menjadi langkah rasional untuk menyelamatkan partai,” ujarnya.

“Dalam politik, kegagalan memenuhi janji bukan hanya soal evaluasi, tetapi juga soal keberanian mengambil keputusan. Karena yang dipertaruhkan bukan sekadar satu kursi, melainkan masa depan Partai Aceh,” pungkasnya.[]

Tags: Abang SamalangaKetua DPRAPartai Aceh
ShareTweetSendShare

Related Posts

Seuramoe Heritage Dorong Generasi Muda Kenali Sejarah Aceh Lewat Lomba Bertutur
Daerah

Seuramoe Heritage Dorong Generasi Muda Kenali Sejarah Aceh Lewat Lomba Bertutur

September 27, 2026
Pemerintah Aceh Sampaikan Belasungkawa atas Berpulangnya Sjamsul Kahar
Daerah

Realisasi Tambahan TKD Aceh 2026 Tembus 30,16 Persen, Total Pagu Rp1,65 Triliun

September 26, 2026
Dek Fadh Buka Diklat Laskar Gerindra Aceh
Politik

Dek Fadh Buka Diklat Laskar Gerindra Aceh

September 26, 2026
Pemerintah Aceh Sampaikan Belasungkawa atas Berpulangnya Sjamsul Kahar
Daerah

Pemerintah Aceh Sampaikan Belasungkawa atas Berpulangnya Sjamsul Kahar

September 26, 2026
Panen Raya Aceh Barat, Gubernur Mualem: Sejalan dengan Misi Pemerintah Aceh
Daerah

Panen Raya Aceh Barat, Gubernur Mualem: Sejalan dengan Misi Pemerintah Aceh

September 26, 2026
Wagub Dek Fadh Pimpin Rapat Tim Revisi UUPA, Pastikan Kewenangan dan Kekhususan Aceh Tetap Terjaga
Daerah

Wagub Dek Fadh Pimpin Rapat Tim Revisi UUPA, Pastikan Kewenangan dan Kekhususan Aceh Tetap Terjaga

September 24, 2026
Next Post
Seribu Anggota KPA Doa Bersama di Makam Almarhum Hasan Tiro, Mengapa Abang Samalanga Tak Hadir?

Seribu Anggota KPA Doa Bersama di Makam Almarhum Hasan Tiro, Mengapa Abang Samalanga Tak Hadir?

Jubir Pemkab Bireuen Jelaskan Ihwal Ketiadaan Huntara, Sebut Penanganan Bencana Sudah Sesuai Tahapan

Jubir Pemkab Bireuen Jelaskan Ihwal Ketiadaan Huntara, Sebut Penanganan Bencana Sudah Sesuai Tahapan

Discussion about this post

Recommended Stories

DPMPTSP Aceh Perkuat Kemitraan Ekonomi Melalui Aceh Business Forum Aceh-Malaysia 2026

DPMPTSP Aceh Perkuat Kemitraan Ekonomi Melalui Aceh Business Forum Aceh-Malaysia 2026

August 9, 2026
Dilema Tambang Ilegal (PETI) di Aceh

Dilema Tambang Ilegal (PETI) di Aceh

September 24, 2026
Pemerintah Bentuk Desk Koordinasi Aceh, Wagub Dek Fadh: Mendukung Pembangunan Ekonomi Aceh

Pemerintah Bentuk Desk Koordinasi Aceh, Wagub Dek Fadh: Mendukung Pembangunan Ekonomi Aceh

August 19, 2026
  • Dataset
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • TINJAUAN.ID
  • Pedoman Media Siber
Email: redaksi@tinjauan.id

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!

No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Politik
  • Opini
  • Sejarah
  • Editorial
  • Pojok Ekraf

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!