Aceh Utara – Rabithah Alumni MUDI Mesjid Raya Samalanga Kabupaten Aceh Utara resmi dikukuhkan untuk masa khidmah periode 2026–2031 dalam sebuah prosesi penuh khidmat yang berlangsung di Komplek Dayah MUDI Al-Hasani Al-Aziziyah, Gampong Keutapang, Kecamatan Tanah Pasir, Kabupaten Aceh Utara, Minggu, 10 Mei 2026.
Kegiatan pengukuhan tersebut dihadiri langsung oleh Al-Mukarram Syech Abu MUDI bersama sejumlah ulama, tokoh masyarakat, serta ratusan alumni Dayah MUDI yang berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Aceh Utara.
Acara diawali dengan rangkaian pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta lantunan shalawat yang menambah suasana religius dan penuh keberkahan.
Memasuki agenda inti pada pukul 10.00 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan laporan panitia sekaligus sepatah kata dari Ketua Alumni terpilih, yaitu Waled Jalaluddin Ibrahim, Krueng Geukueh. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya agenda pengukuhan serta menegaskan bahwa organisasi alumni bukan sekadar wadah formal, melainkan rumah besar untuk memperkuat ukhuwah, menjaga sanad keilmuan, dan meningkatkan kontribusi alumni kepada dayah, guru, dan masyarakat.
“Atas nama panitia dan pengurus yang baru dikukuhkan, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan ini. Semoga organisasi ini benar-benar menjadi wadah khidmah dan pengabdian bagi alumni,” ujarnya.
Selanjutnya, agenda dilanjutkan dengan pembacaan susunan Pengurus Cabang Rabithah Alumni MUDI Mesjid Raya Samalanga Kabupaten Aceh Utara periode 1447–1451 H / 2026–2030 M oleh Abina Abdul Muhaimin, S.Sos., M.H. Pembacaan struktur kepengurusan tersebut menjadi momentum pengenalan resmi jajaran pengurus yang akan mengemban amanah organisasi selama satu periode ke depan.
Prosesi inti kemudian berlangsung pada pukul 10.40 WIB, yakni pelantikan dan pengukuhan Pengurus Cabang Rabithah Alumni MUDI Mesjid Raya Samalanga Kabupaten Aceh Utara oleh Al-Mukarram Syech Abu MUDI. Pelantikan berlangsung dengan penuh khidmat, disaksikan seluruh hadirin yang memadati lokasi acara.
Usai pelantikan, acara dilanjutkan dengan prosesi peusijuek sebagai simbol doa dan restu kepada pengurus baru. Prosesi peusijuek dilakukan oleh:
1. Al-Mukarram Syech Abu MUDI
2. Ayah Cot Trueng
3. Abu Ismail Simpang Dama
Rangkaian kegiatan ditutup dengan tausiyah dan pengajian hukum fiqih oleh Al-Mukarram Syech Abu MUDI. Dalam tausiyahnya, Abu menekankan pentingnya menjaga ikatan, merawat persatuan alumni, serta menjadikan organisasi sebagai media pengabdian, bukan sekadar simbol atau kebanggaan struktural supaya bisa wo bak pong.
Abu juga mengingatkan bahwa alumni Dayah MUDI harus mampu hadir di tengah masyarakat sebagai penguat dakwah, pendidikan, dan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah.
Kegiatan kemudian diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh Abu Ismail Simpang Dama, seraya memohon keberkahan dan kemudahan bagi seluruh pengurus yang baru dilantik.
Pengukuhan Rabithah Alumni MUDI Kabupaten Aceh Utara ini diharapkan menjadi tonggak baru dalam memperkuat konsolidasi alumni, mempererat hubungan dengan almamater, serta meningkatkan peran strategis alumni dalam pembangunan umat dan masyarakat.[]













Discussion about this post