Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
No Result
View All Result
Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
Home News Dunia

Donald Trump Pernah Dianggap Mengalami Gangguan Jiwa oleh Sejumlah Psikiater

TINJAUAN ID by TINJAUAN ID
March 24, 2026
Reading Time: 2 mins read
0
Donald Trump Pernah Dianggap Mengalami Gangguan Jiwa oleh Sejumlah Psikiater

Apakah perilaku provokatif Donald Trump adalah tanda gangguan klinis? sejumlah psikiater telah menulis buku mengenai kondisi kejiwaan Trump yang dinilai membahayakan.

WASHINGTON D.C. – Di panggung politik global, Donald Trump bukan sekadar mantan presiden atau kandidat petahana, ia adalah fenomena psikologis. Sejak menuruni eskalator emas di Trump Tower pada 2015, kepribadiannya telah memicu perang dingin di kalangan ahli kesehatan mental Amerika Serikat.

Apakah perilaku provokatif Donald Trump adalah tanda gangguan klinis, sejumlah psikiater telah menulis buku mengenai kondisi kejiwaan Trump yang dinilai membahayakan.

Analisis Sejumlah Psikiater tentang Donald Trump

Dr. Bandy X. Lee, seorang psikiater forensik, pernah merilis buku fenomenal berjudul The Dangerous Case of Donald Trump. Tidak tanggung-tanggung, 37 pakar kesehatan mental bergabung memberikan peringatan keras. Mereka berargumen bahwa Trump menunjukkan tanda-tanda bahaya nyata bagi stabilitas nasional.

“Kami memiliki kewajiban untuk memperingatkan publik (Duty to Warn),” tegas kelompok tersebut. Mereka merujuk pada pola perilaku Trump yang dianggap memenuhi kriteria Malignant Narcissism (narsisisme ganas)—sebuah kombinasi beracun dari narsisisme, antisosial, paranoid, dan sadisme.

Kesaksian Keluarga

Analisis paling tajam justru datang dari orang dalam, Dr. Mary Trump. Sebagai seorang psikolog klinis sekaligus keponakan kandung Donald, Mary memberikan perspektif yang tidak dimiliki ahli lain dalam bukunya, Too Much and Never Enough.

Mary menggambarkan lingkungan keluarga Trump sebagai pabrik narsisisme. Ia mengklaim pamannya memenuhi kesembilan kriteria gangguan kepribadian narsistik (NPD).

Menurutnya, pola asuh sang kakek, Fred Trump, yang keras dan tanpa empati, telah menciptakan sosok Donald yang tidak mengenal kerentanan.

“Patologi Donald begitu kompleks… ia memerlukan serangkaian tes psikologis komprehensif yang tidak akan pernah ia ikuti,” tulis Mary dalam bukunya.

Kode Etik Psikiater AS

Namun, gerakan para psikiater ini tidak berjalan mulus. Mereka terbentur pada Goldwater Rule, sebuah kode etik yang melarang psikiater mendiagnosis tokoh publik tanpa pemeriksaan langsung.

Asosiasi Psikiatri Amerika (APA) menegaskan bahwa spekulasi publik dapat merusak kredibilitas profesi medis. Namun, Dr. Bandy Lee membalas dengan merujuk pada Deklarasi Jenewa. Ia berpendapat bahwa diam di hadapan pemimpin yang destruktif justru merupakan pelanggaran etika yang lebih besar, mengingatkan pada kegagalan medis di masa Nazi Jerman.

Pola Perilaku Donald Trump

Terlepas dari apakah label medis layak disematkan, para ahli mencatat tiga pola konsisten yang ditampilkan Trump di depan kamera.

Trump dianggap mengidap grandiositas, kebutuhan ekstrem akan pujian dan rasa haus akan pengakuan.

Ia juga dianggap mengidap impulsivitas, mengejar kepuasan instan seperti pujian di media sosial atau kemenangan debat, tanpa memedulikan risiko jangka panjang

Trump juga menunjukkan gejala psikosis bersama (Shared Psychosis), bagaimana retorika Trump mampu menciptakan delusi kolektif di antara para pengikut fanatiknya.

Hingga saat ini, secara medis formal, Donald Trump dinyatakan sehat oleh tim dokter kepresidenan. Trump sendiri menanggapi semua kritik ini dengan gaya khasnya, mengeklaim dirinya sebagai seorang “very stable genius” (jenius yang sangat stabil).[]

Tags: Amerika SerikatDonald Trumppsikologi
ShareTweetSendShare

Related Posts

Pemerintah Aceh Raih Apresiasi Kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan
Daerah

Pemerintah Aceh Raih Apresiasi Kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan

August 12, 2026
Barack Obama Luncurkan Podcast tentang Buku yang Membentuk Cara Pandangnya
Dunia

Barack Obama Luncurkan Podcast tentang Buku yang Membentuk Cara Pandangnya

August 11, 2026
Menteri Agama Silaturahmi ke Abu Mudi, Mohon Doa dan Sampaikan Dukungan untuk Wisuda UNISAI ke-13
Daerah

Menteri Agama Silaturahmi ke Abu Mudi, Mohon Doa dan Sampaikan Dukungan untuk Wisuda UNISAI ke-13

August 11, 2026
Masuk Grand Final LCC Empat Pilar MPR-RI, Sekda Nasir: Siswa SMA 2 Banda Aceh Wajib Masuk Karantina
Daerah

Masuk Grand Final LCC Empat Pilar MPR-RI, Sekda Nasir: Siswa SMA 2 Banda Aceh Wajib Masuk Karantina

August 11, 2026
Oknum Keuchik dan Anggota Polri Jadi Tersangka Kasus Peredaran Etomidate di Aceh, Kapolda Sebut Jaringan Aceh-Malaysia
Daerah

Oknum Keuchik dan Anggota Polri Jadi Tersangka Kasus Peredaran Etomidate di Aceh, Kapolda Sebut Jaringan Aceh-Malaysia

August 11, 2026
Teuku Rahmatsyah Resmi Jabat Kajati Aceh, Bawa Semangat Baru Penegakan Hukum
Daerah

Teuku Rahmatsyah Resmi Jabat Kajati Aceh, Bawa Semangat Baru Penegakan Hukum

August 11, 2026
Next Post
Masih di Tenda Saat Lebaran, Warga Aceh Tamiang Keluhkan Penyaluran DTH

Masih di Tenda Saat Lebaran, Warga Aceh Tamiang Keluhkan Penyaluran DTH

Masih di Tenda Saat Lebaran, Warga Aceh Tamiang Keluhkan Penyaluran DTH

Koalisi Masyarakat Sipil Peduli Bencana Nilai Pemerintah Bohongi Publik, Sebut Korban Bencana Aceh Tak Lagi Tinggal di Tenda

Discussion about this post

Recommended Stories

Wali Nanggroe Minta Penjelasan Pergub JKA, Sekda Aceh : Penataan Data dan Efisiensi Anggaran

Wali Nanggroe Minta Penjelasan Pergub JKA, Sekda Aceh : Penataan Data dan Efisiensi Anggaran

May 19, 2026
Sekda Aceh Bersama Pimpinan SKPA Takziah ke Rumah Duka Almarhum dr. Zaini Abdullah

Sekda Aceh Bersama Pimpinan SKPA Takziah ke Rumah Duka Almarhum dr. Zaini Abdullah

June 23, 2026
Bupati Aceh Besar Ajak Tenaga Kesehatan Layani Masyarakat Dengan Keikhlasan Hati

Bupati Aceh Besar Tekankan Komitmen Kinerja Kepala OPD Melalui Pakta Integritas

March 16, 2026
  • Dataset
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • TINJAUAN.ID
  • Pedoman Media Siber
Email: redaksi@tinjauan.id

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!

No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Politik
  • Opini
  • Sejarah
  • Editorial
  • Pojok Ekraf

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!