Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Global
  • Politik
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Global
  • Politik
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
No Result
View All Result
Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
Home News Daerah

Pakai Dana BOSP 2026, SMAN 3 Manyak Payed Rampungkan Rehabilitasi Mobiler Pascabanjir

TINJAUAN ID by TINJAUAN ID
January 17, 2026
Reading Time: 2 mins read
0
Pakai Dana BOSP 2026, SMAN 3 Manyak Payed Rampungkan Rehabilitasi Mobiler Pascabanjir

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, mengatakan rehabilitasi mobiler di SMAN 3 Manyak Payed telah rampung seluruhnya, mencakup meja dan kursi siswa yang sebelumnya rusak akibat banjir.

Aceh Tamiang – Akselerasi pemanfaatan Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) Tahun 2026 untuk sekolah terdampak bencana mulai menunjukkan hasil. Salah satu sekolah yang telah menuntaskan rehabilitasi sarana pembelajaran adalah SMA Negeri 3 Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang.

Rehabilitasi tersebut dilakukan menyusul persetujuan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) atas usulan Pemerintah Aceh terkait fleksibilitas penggunaan Dana BOSP 2026 bagi satuan pendidikan yang terdampak bencana hidrometeorologi.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, mengatakan rehabilitasi mobiler di SMAN 3 Manyak Payed telah rampung seluruhnya, mencakup meja dan kursi siswa yang sebelumnya rusak akibat banjir, ujarnya, Sabtu, 17 Januari 2026.

“Untuk SMA Negeri 3 Manyak Payed, rehabilitasi mobiler sudah selesai seluruhnya. Sebanyak 90 set meja dan kursi siswa kini kembali layak digunakan,” ungkap Murthala.

Ia menjelaskan, rehabilitasi dilakukan melalui skema perbaikan dan perakitan ulang, meliputi penggantian bagian meja dan kursi yang rusak, pembongkaran, pencucian, serta instalasi kembali.

Berdasarkan rencana anggaran biaya, satu paket rehabilitasi meja dan kursi diselesaikan dengan pendekatan efisiensi material plywood, sehingga anggaran tetap terkendali dan sesuai ketentuan teknis BOSP. Saat ini sudah lebih dari 3000 set kita rehab di Tamiang, kata Murtala.

Pendanaan rehabilitasi tersebut bersumber dari Dana BOSP Reguler Tahun 2026, sebagaimana diatur dalam Permendikdasmen Nomor 8 Tahun 2025, dengan mekanisme khusus bagi sekolah terdampak bencana.

Kemendikdasmen sebelumnya telah menegaskan bahwa satuan pendidikan terdampak diperbolehkan menggunakan Dana BOSP untuk pemeliharaan sarana prasarana melebihi batas normal, dengan syarat dilengkapi laporan kerusakan dan hasil pemeriksaan Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) daerah.

Sebagai juru bicara Posko Bencana Aceh, Murthalamuddin mendorong sekolah-sekolah lain yang terdampak banjir agar segera menuntaskan proses rehabilitasi, baik mobiler maupun sarana pendukung pembelajaran lainnya, sehingga kegiatan belajar mengajar tidak terus terganggu.

“Pemerintah Aceh menempatkan pemulihan sektor pendidikan sebagai prioritas. Anak-anak harus segera kembali belajar dalam kondisi yang aman dan layak, meskipun di tengah situasi pascabencana,” katanya.

Terakhir Murthala menyampaikan proses pemulihan pendidikan pascabencana akan terus dikawal melalui koordinasi lintas sektor, agar penggunaan anggaran tepat sasaran dan akuntabel.[]

Tags: Aceh TamiangDinas Pendidikan AcehMurthalamuddinpenanganan bencana
ShareTweetSendShare

Related Posts

Rabithah Alumni MUDI Aceh Utara Resmi Dikukuhkan, Perkuat Khidmah Alumni untuk Guru dan Dayah
Daerah

Rabithah Alumni MUDI Aceh Utara Resmi Dikukuhkan, Perkuat Khidmah Alumni untuk Guru dan Dayah

May 11, 2026
PB HUDA Dukung Penuh Penegakan Hukum Maksimal Terhadap Terduga Pelaku Penistaan Agama
Daerah

PB HUDA Dukung Penuh Penegakan Hukum Maksimal Terhadap Terduga Pelaku Penistaan Agama

May 10, 2026
Ketua DPRA Usul Pergub JKA Dicabut, Jubir Pemerintah Aceh: Kita Hormati, Hal Itu Wajar Saja
Daerah

Pemerintah Aceh Bantah Kabar Pasien Rumah Sakit Diabaikan Akibat Pergub JKA

May 10, 2026
RSUDZA Layani 2.000 Pasien per Hari, Obat Diberikan, Administrasi Diurus 
Daerah

RSUDZA Layani 2.000 Pasien per Hari, Obat Diberikan, Administrasi Diurus 

May 10, 2026
Tingkatkan Kapasitas Wirusahawan Digital, Diskop UKM Aceh Gelar Pelatihan Go Digital
Daerah

Tingkatkan Kapasitas Wirusahawan Digital, Diskop UKM Aceh Gelar Pelatihan Go Digital

May 10, 2026
Soal WNI Masuk Militer Asing, Menko Yusril Nyatakan Tidak Otomatis Kehilangan Status Kewarganegaraan
Nasional

Pemerintah Harapkan Persidangan Perkara Andrie Yunus Berjalan Profesional, Obyektif, dan Menjaga Kepercayaan Publik

May 8, 2026
Next Post
Fahri Hamzah Ajak Elite Nasional Terkonsolidasi Hadapi Ketidakpastian Situasi Geopolitik Global

Fahri Hamzah Ajak Elite Nasional Terkonsolidasi Hadapi Ketidakpastian Situasi Geopolitik Global

Membaca Ateisme (I): Ateisme, Keraguan, dan Pergeseran Makna di Dunia Modern

Membaca Ateisme (I): Ateisme, Keraguan, dan Pergeseran Makna di Dunia Modern

Discussion about this post

Recommended Stories

Indonesia Kekurangan Lapangan Kerja Berkualitas

Indonesia Kekurangan Lapangan Kerja Berkualitas

July 21, 2025
Diduga Terlibat Terorisme, Dua ASN di Aceh Ditangkap Densus 88

Diduga Terlibat Terorisme, Dua ASN di Aceh Ditangkap Densus 88

August 5, 2025
Soal WNI Masuk Militer Asing, Menko Yusril Nyatakan Tidak Otomatis Kehilangan Status Kewarganegaraan

Soal WNI Masuk Militer Asing, Menko Yusril Nyatakan Tidak Otomatis Kehilangan Status Kewarganegaraan

January 26, 2026

Popular Stories

  • Pemerintah Aceh Siapkan Rp10 Miliar Bantuan Pendidikan bagi Mahasiswa Korban Bencana Hidrometeorologi, Baca Persyaratannya

    Pemerintah Aceh Siapkan Rp10 Miliar Bantuan Pendidikan bagi Mahasiswa Korban Bencana Hidrometeorologi, Baca Persyaratannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prabowo Segera Bentuk Tim Reformasi Polri, Bentuk Juga Komisi Investigasi Insiden Agustus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gaji PPPK Aceh Macet Hampir 4 Bulan, Ribuan ASN Hidup dengan Utang Karena APBA-P Tak Kunjung Jelas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kritik Kosong tentang Ulama Dayah Adalah Opini yang Tak Perlu Ditulis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Kunjung Dapat Kerja di Aceh, Hendra Nekat Merantau ke Australia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dataset
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • TINJAUAN.ID
  • Pedoman Media Siber
Email: redaksi@tinjauan.id

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!

No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Politik
  • Opini
  • Sejarah
  • Editorial
  • Pojok Ekraf

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!