Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
No Result
View All Result
Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
Home News Daerah

Kekacauan Desil JKA: Pemerintah Pusat Diminta Audit Total DTSEN Nasional

TINJAUAN ID by TINJAUAN ID
May 14, 2026
Reading Time: 2 mins read
0
Kekacauan Desil JKA: Pemerintah Pusat Diminta Audit Total DTSEN Nasional

BANDA ACEH — Polemik penonaktifan sejumlah peserta Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) akibat klasifikasi desil terus menuai sorotan publik. Namun berbagai kalangan menilai akar persoalan sesungguhnya tidak semata berada pada kebijakan daerah, melainkan pada validitas Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang disusun pemerintah pusat.

T. Auliya Rahman, Ketua Ikatan Alumni Ilmu Pemerintahan Universitas Syiah Kuala sekaligus mahasiswa Program Magister Islam Pembangunan dan Kebijakan Publik di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, menilai polemik JKA harus dibaca secara lebih utuh dan tidak disederhanakan hanya sebagai kesalahan Pemerintah Aceh.

Menurutnya, Pemerintah Aceh pada dasarnya menggunakan basis data nasional yang telah ditetapkan pemerintah pusat melalui sistem DTSEN. Karena itu, jika masyarakat merasa salah klasifikasi desil, maka pemerintah pusat melalui Kemensos dan lembaga terkait juga harus bertanggung jawab melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pendataan sosial nasional.

“Persoalan ini tidak bisa hanya diarahkan kepada pemerintah daerah. Aceh menggunakan basis data yang dibangun pemerintah pusat. Ketika banyak masyarakat merasa salah desil, maka yang harus diaudit secara serius adalah validitas DTSEN nasional,” ujarnya.

Ia menjelaskan, penggunaan desil memang penting untuk memastikan bantuan sosial dan jaminan kesehatan tepat sasaran. Namun penerapan sistem tersebut menjadi problematik ketika data lapangan belum sepenuhnya akurat dan tidak sepenuhnya mampu membaca realitas sosial masyarakat Aceh.

Menurut Auliya, karakter sosial ekonomi masyarakat Aceh memiliki kompleksitas tersendiri. Banyak masyarakat hidup dengan penghasilan tidak tetap, ekonomi informal, dan kondisi rentan yang sulit diterjemahkan hanya melalui pendekatan statistik nasional.

“Rumah permanen belum tentu kaya. Punya kendaraan belum tentu mapan. Banyak masyarakat bertahan dengan ekonomi musiman dan beban hidup yang berat. Ini yang sering gagal dibaca sistem statistik nasional,” katanya.

Ia juga menilai polemik JKA tidak seharusnya digiring menjadi konflik politik lokal yang justru memperkeruh keadaan. Fokus utama, menurutnya, harus diarahkan pada pembenahan tata kelola data sosial nasional agar masyarakat tidak menjadi korban kesalahan administratif.

“Jangan sampai masyarakat saling menyalahkan di daerah, sementara akar persoalannya justru berada pada sistem validasi data nasional yang belum sepenuhnya akurat,” tuturnya.

Selain itu, Auliya menilai Aceh perlu mulai memperjuangkan mekanisme verifikasi data yang lebih fleksibel dan sesuai dengan kondisi sosial daerah, agar anggaran kesehatan benar-benar tepat sasaran dan tidak terus tersandera persoalan data ganda maupun salah klasifikasi.

Menurutnya, mahasiswa dan masyarakat sipil juga perlu menggeser arah tekanan publik, tidak hanya menuntut keberlanjutan JKA, tetapi juga mendesak transparansi dan audit menyeluruh terhadap sistem DTSEN nasional.

“Yang perlu diperjuangkan bukan hanya JKA tetap berjalan, tetapi bagaimana memastikan data penerimanya benar-benar akurat dan adil,” pungkasnya.[]

Tags: AcehBPSDTSENJKApergub JKA
ShareTweetSendShare

Related Posts

Seuramoe Heritage Dorong Generasi Muda Kenali Sejarah Aceh Lewat Lomba Bertutur
Daerah

Seuramoe Heritage Dorong Generasi Muda Kenali Sejarah Aceh Lewat Lomba Bertutur

September 27, 2026
Pemerintah Aceh Sampaikan Belasungkawa atas Berpulangnya Sjamsul Kahar
Daerah

Realisasi Tambahan TKD Aceh 2026 Tembus 30,16 Persen, Total Pagu Rp1,65 Triliun

September 26, 2026
Pemerintah Aceh Sampaikan Belasungkawa atas Berpulangnya Sjamsul Kahar
Daerah

Pemerintah Aceh Sampaikan Belasungkawa atas Berpulangnya Sjamsul Kahar

September 26, 2026
Panen Raya Aceh Barat, Gubernur Mualem: Sejalan dengan Misi Pemerintah Aceh
Daerah

Panen Raya Aceh Barat, Gubernur Mualem: Sejalan dengan Misi Pemerintah Aceh

September 26, 2026
Wagub Dek Fadh Pimpin Rapat Tim Revisi UUPA, Pastikan Kewenangan dan Kekhususan Aceh Tetap Terjaga
Daerah

Wagub Dek Fadh Pimpin Rapat Tim Revisi UUPA, Pastikan Kewenangan dan Kekhususan Aceh Tetap Terjaga

September 24, 2026
Dek Fadh Ikuti Rakor Perkembangan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera
Daerah

Dek Fadh Ikuti Rakor Perkembangan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera

September 24, 2026
Next Post
Audiensi dengan Sekjen Kemenkeu, Gubernur Mualem: Kita Minta Tambahan Anggaran

Audiensi dengan Sekjen Kemenkeu, Gubernur Mualem: Kita Minta Tambahan Anggaran

Pemerintah Aceh Buka Pendaftaran Beasiswa S3 Timur Tengah Tahun 2026

Pemerintah Aceh Buka Pendaftaran Beasiswa S3 Timur Tengah Tahun 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

Jadi Doktor Desain Komunikasi Visual Pertama di Aceh, Iskandar Perluas Paradigma DKV Menuju Desain Kebudayaan

Jadi Doktor Desain Komunikasi Visual Pertama di Aceh, Iskandar Perluas Paradigma DKV Menuju Desain Kebudayaan

July 13, 2026
Gay, Waria, dan Ruang Publik di Aceh

Gay, Waria, dan Ruang Publik di Aceh

September 2, 2026
Wagub Dek Fadh Minta Kabupaten/Kota Perkuat Koordinasi dengan BWS dan BPJN

Wagub Dek Fadh Minta Kabupaten/Kota Perkuat Koordinasi dengan BWS dan BPJN

September 2, 2026
  • Dataset
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • TINJAUAN.ID
  • Pedoman Media Siber
Email: redaksi@tinjauan.id

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!

No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Politik
  • Opini
  • Sejarah
  • Editorial
  • Pojok Ekraf

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!