Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
No Result
View All Result
Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
Home News Daerah

Hampir 92 Ribu Warga Aceh Masih Mengungsi, Aceh Utara Terbanyak

TINJAUAN ID by TINJAUAN ID
January 19, 2026
Reading Time: 2 mins read
0
60 Unit Huntara Kembali Dibangun di Langkahan Aceh Utara

Murthalamuddin menyampaikan, pemerintah bersama seluruh pihak terkait terus melakukan upaya penanganan di lapangan. Distribusi logistik, layanan dapur umum, serta koordinasi lintas sektor terus diperkuat agar kebutuhan pengungsi dapat terlayani dengan baik.

Banda Aceh — Hingga Senin (19/1/2026) pukul 13.14 WIB, sebanyak 24.426 kepala keluarga (KK) atau 91.962 jiwa masih bertahan di lokasi pengungsian akibat bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh sejak akhir November 2025. Jumlah tersebut tersebar di 988 titik pengungsian di berbagai kabupaten dan kota.

Data Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh mencatat, Kabupaten Aceh Utara menjadi wilayah dengan jumlah pengungsi terbanyak, yakni 33.261 jiwa atau 9.242 KK yang tersebar di 210 titik pengungsian.

Posisi berikutnya ditempati Kabupaten Gayo Lues dengan 18.944 jiwa atau 5.571 KK di 7 titik, disusul Pidie Jaya sebanyak 14.794 jiwa (4.037 KK) yang tersebar di 38 titik pengungsian.

Sementara itu, Aceh Tamiang melaporkan 6.052 jiwa atau 707 KK pengungsi yang tersebar di 513 titik, disusul Aceh Tengah dengan 5.306 jiwa (1.075 KK) di 61 titik, serta Bireuen sebanyak 4.897 jiwa (1.397 KK) di 59 titik pengungsian.

Wilayah lain yang masih mencatat pengungsian antara lain Aceh Timur dengan 3.862 jiwa (1.056 KK) di 53 titik, Nagan Raya sebanyak 2.472 jiwa (817 KK) di enam titik, serta Bener Meriah dengan 2.116 jiwa yang tersebar di 39 titik pengungsian. Adapun Kabupaten Pidie melaporkan 137 jiwa (30 KK) di dua titik, dan Kota Lhokseumawe sebanyak 119 jiwa (37 KK).

Juru Bicara Posko Penanganan Bencana Banjir dan Longsor Aceh, Murthalamuddin, mengatakan seluruh unsur pemerintah bersama pihak terkait terus bekerja memastikan kebutuhan dasar pengungsi terpenuhi.

“Pemerintah bersama seluruh pihak terkait terus melakukan upaya penanganan di lapangan. Distribusi logistik, layanan dapur umum, serta koordinasi lintas sektor terus diperkuat agar kebutuhan pengungsi dapat terlayani dengan baik,” ujar Murthalamuddin. Senin (19/1/2026).

Ia menambahkan, dari 18 kabupaten/kota terdampak bencana, tujuh daerah dilaporkan tidak lagi memiliki titik pengungsian, yakni Aceh Selatan, Subulussalam, Langsa, Aceh Barat, Aceh Singkil, Aceh Tenggara, dan Aceh Besar.

Secara keseluruhan, bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh berdampak pada 2.584.067 jiwa atau 670.826 KK. Dalam peristiwa tersebut, tercatat 561 orang meninggal dunia dan 30 orang dilaporkan hilang. (*)

Tags: Bupati Aceh UtaraMurthalamuddinPosko Penanganan Bencana Aceh
ShareTweetSendShare

Related Posts

Seuramoe Heritage Dorong Generasi Muda Kenali Sejarah Aceh Lewat Lomba Bertutur
Daerah

Seuramoe Heritage Dorong Generasi Muda Kenali Sejarah Aceh Lewat Lomba Bertutur

September 27, 2026
Pemerintah Aceh Sampaikan Belasungkawa atas Berpulangnya Sjamsul Kahar
Daerah

Realisasi Tambahan TKD Aceh 2026 Tembus 30,16 Persen, Total Pagu Rp1,65 Triliun

September 26, 2026
Pemerintah Aceh Sampaikan Belasungkawa atas Berpulangnya Sjamsul Kahar
Daerah

Pemerintah Aceh Sampaikan Belasungkawa atas Berpulangnya Sjamsul Kahar

September 26, 2026
Panen Raya Aceh Barat, Gubernur Mualem: Sejalan dengan Misi Pemerintah Aceh
Daerah

Panen Raya Aceh Barat, Gubernur Mualem: Sejalan dengan Misi Pemerintah Aceh

September 26, 2026
Wagub Dek Fadh Pimpin Rapat Tim Revisi UUPA, Pastikan Kewenangan dan Kekhususan Aceh Tetap Terjaga
Daerah

Wagub Dek Fadh Pimpin Rapat Tim Revisi UUPA, Pastikan Kewenangan dan Kekhususan Aceh Tetap Terjaga

September 24, 2026
Dek Fadh Ikuti Rakor Perkembangan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera
Daerah

Dek Fadh Ikuti Rakor Perkembangan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera

September 24, 2026
Next Post
Realisme Trump, Robohnya Patung Liberty, dan Momen Peralihan Sejarah

Realisme Trump, Robohnya Patung Liberty, dan Momen Peralihan Sejarah

Trump Tegaskan Ambisi Kuasai Greenland di Davos, Berikut Alasannya

Trump Tegaskan Ambisi Kuasai Greenland di Davos, Berikut Alasannya

Discussion about this post

Recommended Stories

Bangunan Bersejarah Peninggalan Kolonial Belanda di Kota Langsa

Bangunan Bersejarah Peninggalan Kolonial di Kota Langsa: Simbol Sejarah Ekonomi Masa Lalu

July 15, 2025
Gubernur Mualem Sebut Aceh Pasca 20 Tahun Damai Jadi Salah Satu Daerah Teraman di Indonesia.

Gubernur Mualem Sebut Aceh Pasca 20 Tahun Damai Jadi Salah Satu Daerah Teraman di Indonesia

August 16, 2025

INDODEPP Apresiasi Komitmen Pemerintah Aceh dalam Transisi Energi Bersih

February 19, 2026
  • Dataset
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • TINJAUAN.ID
  • Pedoman Media Siber
Email: redaksi@tinjauan.id

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!

No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Politik
  • Opini
  • Sejarah
  • Editorial
  • Pojok Ekraf

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!