Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
No Result
View All Result
Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
Home News Daerah

Wagub Aceh Minta Percepatan Jadup, Pemulihan Ekonomi hingga Sapi Meugang saat Kunjungan Pimpinan MPR RI

TINJAUAN ID by TINJAUAN ID
February 10, 2026
Reading Time: 2 mins read
0
Wagub Aceh Minta Percepatan Jadup, Pemulihan Ekonomi hingga Sapi Meugang saat Kunjungan Pimpinan MPR RI

Banda Aceh — Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah meminta percepatan penyaluran berbagai bantuan dan program pemulihan bagi korban banjir dan longsor saat menerima kunjungan pimpinan dan anggota MPR RI di Kantor Gubernur Aceh, Selasa (10/2/2026).

Kunjungan tersebut dalam rangka penyerahan bantuan bagi delapan kabupaten terdampak paling parah, yakni Aceh Utara, Bireuen, Gayo Lues, Aceh Tamiang, Aceh Timur, Pidie Jaya, Bener Meriah, dan Aceh Tengah.

Hadir Ketua MPR RI Ahmad Muzani, para Wakil Ketua MPR RI Bambang Wuryanto, Hidayat Nur Wahid, Eddy Soeparno, Edhie Baskoro Yudhoyono, serta Abcandra Muhammad Akbar Supratman.

Dari Aceh hadir Sekretaris Daerah Aceh Muhammad Nasir dan para bupati dan wakil bupati dari delapan daerah terdampak.

Wakil Gubernur Fadhlullah mengatakan, bencana telah berlangsung lebih dari dua bulan dan pemerintah terus melakukan penanganan. Saat ini tercatat 17 ribu kepala keluarga atau 69 ribu jiwa masih mengungsi, meski jumlahnya terus berkurang karena sebagian memilih kembali ke rumah atau menempati hunian sementara.

“Kami harap dana bantuan dari Kemensos dipercepat, di antaranya jadup bagi yang tinggal di huntara, dana perabotan, dan dana pemulihan ekonomi. Harapan kami bisa secepat mungkin, kalau bisa sebelum meugang puasa,” kata Fadhlullah.

Ia juga menekankan perlunya percepatan penanganan sektor lain, termasuk sawah dan kebun warga.

Selain itu, Wagub meminta percepatan realisasi bantuan 1.455 ekor sapi meugang yang dijanjikan Presiden. Ia juga meminta agar iuran BPJS Kesehatan bagi 500 ribu warga Aceh yang selama ini ditanggung Pemerintah Aceh melalui program Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) dapat dialihkan pembiayaannya ke APBN melalui skema PBI JK, mengingat Aceh tengah fokus pada penanganan bencana.

“Kami harap dengan kedatangan bapak-bapak dari MPR RI segala hal yang dibutuhkan Aceh bisa lebih cepat,” ujarnya.

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menyebut sejak pembentukan satgas rehab rekon pada 8 Januari 2026, sejumlah sektor mulai pulih, mulai dari pemerintahan, layanan publik, pendidikan, akses darat, hingga aktivitas ekonomi dan sosial. Meskipun begitu, data pemerintah pusat masih mencatat 74 ribu pengungsi di Aceh.

Menurut Tito, solusi utama adalah percepatan pemberian uang pengganti bagi warga dengan rumah rusak ringan, sedang, dan berat. Ia meminta pemerintah daerah segera menyerahkan data penerima dan menekankan pentingnya percepatan validasi data oleh BPS.

“Data yang valid jadi kunci, karena kita tidak ingin di kemudian hari diperiksa,” katanya.

Ketua MPR RI Ahmad Muzani mengatakan kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut pembicaraan dirinya dengan Gubernur Aceh Muzakir Manaf terkait penanganan bencana besar di Aceh. Ia menyebut Gubernur menyampaikan perlunya pembentukan badan rehabilitasi dan rekonstruksi serta keterbatasan keuangan daerah untuk menangani hunian sementara dan keberlanjutan pekerjaan warga terdampak.

“Semua yang disampaikan sudah kami sampaikan kepada presiden. Apa yang terjadi di Aceh adalah bagian yang kami rasakan, sakit Aceh adalah sakit kami,” ujar Muzani.

Terkait permintaan Wagub, Muzani menyatakan pihaknya akan memperjuangkan penghapusan sementara barcode BBM dengan membicarakannya dengan Pertamina, serta mengupayakan agar 500 ribu peserta JKA dapat ditanggung APBN. Soal sapi meugang, ia menyebut akan dicarikan jalan keluar tidak hanya bagi korban banjir, tetapi juga masyarakat Aceh lainnya.

Dalam kunjungan tersebut, MPR RI menyerahkan 15 ribu paket sembako berisi mi instan, minyak goreng, teh, biskuit, minyak kayu putih, popok, dan pembalut perempuan, serta paket ibadah berupa sajadah, kain sarung, baju, mukena, dan Alquran untuk menyambut bulan puasa. []

Tags: FadhlullahPemerintah Acehpenanganan bencanaWagub Aceh
ShareTweetSendShare

Related Posts

Seuramoe Heritage Dorong Generasi Muda Kenali Sejarah Aceh Lewat Lomba Bertutur
Daerah

Seuramoe Heritage Dorong Generasi Muda Kenali Sejarah Aceh Lewat Lomba Bertutur

September 27, 2026
Pemerintah Aceh Sampaikan Belasungkawa atas Berpulangnya Sjamsul Kahar
Daerah

Realisasi Tambahan TKD Aceh 2026 Tembus 30,16 Persen, Total Pagu Rp1,65 Triliun

September 26, 2026
Pemerintah Aceh Sampaikan Belasungkawa atas Berpulangnya Sjamsul Kahar
Daerah

Pemerintah Aceh Sampaikan Belasungkawa atas Berpulangnya Sjamsul Kahar

September 26, 2026
Panen Raya Aceh Barat, Gubernur Mualem: Sejalan dengan Misi Pemerintah Aceh
Daerah

Panen Raya Aceh Barat, Gubernur Mualem: Sejalan dengan Misi Pemerintah Aceh

September 26, 2026
Wagub Dek Fadh Pimpin Rapat Tim Revisi UUPA, Pastikan Kewenangan dan Kekhususan Aceh Tetap Terjaga
Daerah

Wagub Dek Fadh Pimpin Rapat Tim Revisi UUPA, Pastikan Kewenangan dan Kekhususan Aceh Tetap Terjaga

September 24, 2026
Dek Fadh Ikuti Rakor Perkembangan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera
Daerah

Dek Fadh Ikuti Rakor Perkembangan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera

September 24, 2026
Next Post
Ray Dalio Peringatkan Dunia di Ambang ‘Perang Modal’, Sarankan Emas sebagai Pelindung Aset

Ray Dalio Peringatkan Dunia di Ambang ‘Perang Modal’, Sarankan Emas sebagai Pelindung Aset

Corvée

Corvée

Discussion about this post

Recommended Stories

Soal Blok Andaman, Kapolda Pastikan Investasi di Aceh Aman dan Nyaman

Soal Blok Andaman, Kapolda Pastikan Investasi di Aceh Aman dan Nyaman

June 23, 2026
Sebaran LGBT di Aceh, Gubernur Mualem: Persoalan Serius, Harus Dicegah

Sebaran LGBT di Aceh, Gubernur Mualem: Persoalan Serius, Harus Dicegah

July 24, 2026
Sekda Aceh Muhammad Nasir Ditetapkan sebagai Komisaris Utama Bank Aceh Syariah Periode 2026–2030

Sekda Aceh Muhammad Nasir Ditetapkan sebagai Komisaris Utama Bank Aceh Syariah Periode 2026–2030

June 23, 2026
  • Dataset
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • TINJAUAN.ID
  • Pedoman Media Siber
Email: redaksi@tinjauan.id

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!

No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Politik
  • Opini
  • Sejarah
  • Editorial
  • Pojok Ekraf

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!