Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
No Result
View All Result
Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Ray Dalio Peringatkan Dunia di Ambang ‘Perang Modal’, Sarankan Emas sebagai Pelindung Aset

TINJAUAN ID by TINJAUAN ID
February 10, 2026
Reading Time: 2 mins read
0
Ray Dalio Peringatkan Dunia di Ambang ‘Perang Modal’, Sarankan Emas sebagai Pelindung Aset

Investor dan pendiri Bridgewater Associates, Ray Dalio, menyampaikan peringatan keras mengenai kondisi ekonomi global yang kian memanas. Ia berpadangan bahwa emas tetap menjadi instrumen penyimpan nilai (store of value) paling aman.

DUBAI – Investor dan pendiri Bridgewater Associates, Ray Dalio, menyampaikan peringatan keras mengenai kondisi ekonomi global yang kian memanas.

Dalam wawancara terbaru di World Governments Summit di Dubai pada awal Februari 2026, Dalio menyatakan bahwa dunia saat ini berada di ambang “Perang Modal” (Capital War) akibat meningkatnya ketegangan geopolitik, beban utang yang masif, dan ketidakpastian tatanan moneter global.

Apa Itu Perang Modal?

Dalio menjelaskan bahwa “Perang Modal” terjadi ketika uang dan instrumen keuangan dijadikan senjata dalam konflik antarnegara. Hal ini mencakup pembatasan akses ke pasar modal, pembekuan aset luar negeri, hingga penggunaan kepemilikan utang sebagai alat tekan politik.

“Kita belum sepenuhnya masuk ke dalamnya, tapi kita sudah berada di tepian,” ujar Dalio.

Menurutnya, ketakutan dan rasa saling tidak percaya antar-kekuatan besar dunia telah menciptakan ketidakstabilan yang membuat investor mulai mempertimbangkan kembali keamanan aset mereka, terutama pada surat utang negara (US Treasuries).

Emas Jadi Aset Paling Aman

Di tengah ancaman konflik finansial ini, Dalio menegaskan kembali pandangannya bahwa emas tetap menjadi instrumen penyimpan nilai (store of value) paling aman.

Meski harga emas sempat mengalami volatilitas tinggi, Dalio menyebutkan bahwa emas memiliki keunikan karena tidak dipengaruhi oleh gagal bayar utang pemerintah atau sanksi geopolitik secara langsung layaknya mata uang fiat.

“Emas adalah alat diversifikasi yang efektif. Ketika masa sulit datang, emas akan menunjukkan performa yang unik dibandingkan aset lainnya,” jelasnya.

Ia menyarankan agar bank sentral dan investor mulai meninjau kembali proporsi emas dalam portofolio mereka sebagai perlindungan terhadap risiko kegagalan sistem moneter.

Tantangan Utang dan Tatanan Baru

Peringatan ini juga didasari oleh kekhawatiran Dalio terhadap lonjakan utang pemerintah Amerika Serikat yang terus meroket. Ia menilai pola ini mirip dengan periode menjelang perang besar di masa lalu, di mana penumpukan utang yang tidak terkendali seringkali memicu perubahan drastis pada tatanan dunia dan nilai mata uang.

Selain emas, Dalio terus mendorong pentingnya memiliki portofolio yang terdiversifikasi dengan baik, baik secara aset maupun lokasi geografis, untuk meminimalisir risiko jika “Perang Modal” benar-benar pecah secara terbuka.[]

ShareTweetSendShare

Related Posts

Aceh Memulai Fase Baru REDD+: BPDLH dan PETAI Teken Pendanaan Rp27,13 Miliar
Daerah

Aceh Memulai Fase Baru REDD+: BPDLH dan PETAI Teken Pendanaan Rp27,13 Miliar

August 13, 2026
Pemerintah Aceh dan USK Kaji Pemanfaatan Pasir dan Lumpur Bencana untuk Bata Ringan
Daerah

Pemerintah Aceh dan USK Kaji Pemanfaatan Pasir dan Lumpur Bencana untuk Bata Ringan

August 13, 2026
PKN II Angkatan XXV 2026 Fokus pada Kepemimpinan Adaptif dalam Pemulihan Pascabencana
Daerah

PKN II Angkatan XXV 2026 Fokus pada Kepemimpinan Adaptif dalam Pemulihan Pascabencana

August 13, 2026
Jejak Kebijakan Positif Pemerintah Kota Banda Aceh: Tinjauan 2024–2026
Daerah

Jejak Kebijakan Positif Pemerintah Kota Banda Aceh: Tinjauan 2024–2026

August 13, 2026
Hokkop Situngkir Perkuat Strategi Biomassa PLN EPI, Buka Ruang Akselerasi Ekonomi Aceh
Daerah

Hokkop Situngkir Perkuat Strategi Biomassa PLN EPI, Buka Ruang Akselerasi Ekonomi Aceh

August 13, 2026
Gubernur Aceh dan Bank Mustaqim Aceh Raih Penghargaan Nasional Top BUMD Se-Indonesia
Ekonomi

Capaian Kinerja BPR Mustaqim Aceh: Peran BUMD Syariah yang Berdampak

August 13, 2026
Next Post
Corvée

Corvée

Kak Na Dampingi Ketum Seruni Serahkan Bantuan di Pidie Jaya

Kak Na Dampingi Ketum Seruni Serahkan Bantuan di Pidie Jaya

Discussion about this post

Recommended Stories

Berikan Orasi Ilmiah di STISNU Aceh, ini Pesan Abi MUDI

Berikan Orasi Ilmiah di STISNU Aceh, ini Pesan Abi MUDI

September 24, 2025
Memaknai Kehadiran Presiden Prabowo di Beijing

Sejarah Cina Modern: Dari Revolusi hingga Kebangkitan Ekonomi

June 30, 2026
Lhee Club: Perpustakaan Kecil dengan Mimpi Besar di Kabupaten Pidie

Lhee Club: Perpustakaan Kecil dengan Mimpi Besar di Kabupaten Pidie

September 8, 2025
  • Dataset
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • TINJAUAN.ID
  • Pedoman Media Siber
Email: redaksi@tinjauan.id

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!

No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Politik
  • Opini
  • Sejarah
  • Editorial
  • Pojok Ekraf

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!