Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
No Result
View All Result
Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
Home News Nasional

Dody Hanggodo Komitmen “Bersih-Bersih”, Sorot Aset Mewah Pejabat di Lingkungan Kementerian PU

TINJAUAN ID by TINJAUAN ID
April 1, 2026
Reading Time: 2 mins read
0
Dody Hanggodo Komitmen “Bersih-Bersih”, Sorot Aset Mewah Pejabat di Lingkungan Kementerian PU

JAKARTA – Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, secara eksplisit menyoroti disparitas yang mencolok antara profil pendapatan resmi aparatur sipil negara dengan kepemilikan aset properti bernilai tinggi di kawasan elite Jakarta. Fenomena ini menjadi pintu masuk bagi investigasi internal terhadap potensi praktik pendapatan tidak langsung yang bersumber dari sektor infrastruktur.

Disparitas Kekayaan dan Lokasi Strategis

Dalam keterangannya, Menteri Dody menggarisbawahi keanehan terkait kepemilikan rumah mewah oleh sejumlah pejabat karier di wilayah dengan nilai jual objek pajak (NJOP) tertinggi, seperti Pondok Indah dan Senopati. Secara matematis, akumulasi gaji dan tunjangan resmi seorang pejabat setingkat eselon dinilai tidak berbanding lurus dengan kemampuan akuisisi properti di kawasan tersebut.

“Pertanyaan mendasarnya adalah bagaimana seorang pejabat karier mampu menguasai aset di Senopati atau Pondok Indah? Ini adalah sebuah anomali yang perlu kita bedah akuntabilitasnya,” ujar Dody di Jakarta.

Resistensi Struktur “Deep State”

Investigasi ini tidak hanya menyasar pada aset fisik, tetapi juga mengungkap adanya struktur tersembunyi atau deep state di dalam internal kementerian. Kelompok ini diduga kuat berupaya menjaga status quo untuk mengamankan kepentingan ekonomi dari proyek-proyek strategis nasional yang selama ini dianggap sebagai “lahan basah”.

Menteri Dody mengonfirmasi adanya resistensi internal dalam proses reformasi ini. “Ada kecenderungan dari pihak-pihak tertentu untuk mempertahankan zona nyaman mereka. Namun, mandat Presiden sangat jelas: tertibkan dan bersihkan,” tegasnya.

Langkah Strategis: Audit dan Reorganisasi

Menanggapi temuan ini, Kementerian PU telah menyiapkan rangkaian langkah mitigasi dan penegakan disiplin, antara lain audit investigatif aliran dana dengan melacak potensi penyimpangan pada pos-pos anggaran proyek konstruksi yang rentan terhadap praktik markup.

Ia juga bertekad memperkuat fungsi pengawasan dengan melibatkan tenaga ahli independen guna meminimalisir intervensi internal.

Evaluasi LHKPN menjadi salah satu yang akan ditempuh. Melakukan verifikasi faktual terhadap Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pejabat di lingkungan PU untuk mendeteksi adanya aset yang tidak dilaporkan atau kepemilikan melalui pihak ketiga (nominee).

Ketegasan ini muncul bertepatan dengan momentum pengusutan dugaan korupsi pada pembangunan Gedung Cipta Karya oleh Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, yang sebelumnya telah memicu pengunduran diri dua pejabat tinggi setingkat Direktur Jenderal.[]

Tags: Dody HanggodohukumKementerian PU
ShareTweetSendShare

Related Posts

Taufik Jadi Plt Sekda Aceh, Wagub Dek Fadh: Jaga Integritas dan Bangun Komunikasi yang Baik
Daerah

Taufik Jadi Plt Sekda Aceh, Wagub Dek Fadh: Jaga Integritas dan Bangun Komunikasi yang Baik

August 24, 2026
‎‎‎YARA Minta Kasus Penganiayaan Siswa SMA di Bener Meriah Ditindak Tegas 
Daerah

‎‎‎YARA Minta Kasus Penganiayaan Siswa SMA di Bener Meriah Ditindak Tegas 

August 24, 2026
Mengenalkan Kembali Pengetahuan Lama Melalui Naskah Kuno kepada Generasi Muda Aceh
Daerah

Mengenalkan Kembali Pengetahuan Lama Melalui Naskah Kuno kepada Generasi Muda Aceh

August 22, 2026
Jubir Pemerintah Aceh, Nurlis: Kepemimpinan Berjalan Baik
Daerah

Jubir Pemerintah Aceh, Nurlis: Kepemimpinan Berjalan Baik

August 22, 2026
Penyalahgunaan BBM Bersubsidi di Aceh Berpotensi Rugikan Negara Rp1 Triliun per Tahun
Daerah

Penyalahgunaan BBM Bersubsidi di Aceh Berpotensi Rugikan Negara Rp1 Triliun per Tahun

August 22, 2026
Pemerintah Bentuk Desk Koordinasi Aceh, Wagub Dek Fadh: Mendukung Pembangunan Ekonomi Aceh
Daerah

Pemerintah Bentuk Desk Koordinasi Aceh, Wagub Dek Fadh: Mendukung Pembangunan Ekonomi Aceh

August 19, 2026
Next Post
Warga Aceh dengan Pengeluaran per Bulan Rp2,5 Juta Tak Lagi Ditanggung JKA Mulai Mei 2026

Warga Aceh dengan Pengeluaran per Bulan Rp2,5 Juta Tak Lagi Ditanggung JKA Mulai Mei 2026

MK Sidangkan Gugatan UU Pemilu, Minta Pencalonan Anggota DPR Lewat Jalur Non Parpol

MK Sidangkan Gugatan UU Pemilu, Minta Pencalonan Anggota DPR Lewat Jalur Non Parpol

Discussion about this post

Recommended Stories

Wagub Aceh Fadhlullah Ungkap Sejumlah Capaian Pemerintah dalam Pemulihan Pascabencana

Wagub Aceh Fadhlullah Ungkap Sejumlah Capaian Pemerintah dalam Pemulihan Pascabencana

April 17, 2026
Ketua Gekrafs Aceh Terima Kunjungan Staf Khusus Menteri Ekonomi Kreatif Rian Syaf

Ketua Gekrafs Aceh Terima Kunjungan Staf Khusus Menteri Ekonomi Kreatif Rian Syaf

October 21, 2025
Ketua Pemuda Gampong Bangkeh, Abi Nawi, Dukung Penuh Gubernur Aceh Legalkan Tambang Rakyat

Ketua Pemuda Gampong Bangkeh, Abi Nawi, Dukung Penuh Gubernur Aceh Legalkan Tambang Rakyat

October 25, 2025
  • Dataset
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • TINJAUAN.ID
  • Pedoman Media Siber
Email: redaksi@tinjauan.id

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!

No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Politik
  • Opini
  • Sejarah
  • Editorial
  • Pojok Ekraf

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!