Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Global
  • Politik
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Global
  • Politik
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
No Result
View All Result
Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
Home Daerah

Akademisi USK Usulkan Penataan Kawasan Strategis Bersejarah dalam Musrenbang RPJM Banda Aceh

TINJAUAN ID by TINJAUAN ID
July 10, 2025
Reading Time: 2 mins read
0
Akademisi USK Usulkan Penataan Kawasan Strategis Bersejarah dalam Musrenbang RPJM Banda Aceh

Prof. Cut Dewi meminta agar Pemko Banda Aceh memperhatikan penataan dan konservasi kawasan strategis bersejarah di Kota Banda Aceh.

BANDA ACEH – Pemerintah Kota Banda Aceh menggelar Musrenbang Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Kota Banda Aceh tahun 2025-2029, Rabu, (9/7), di Aula Gedung Mawardy Nurdin, Kompleks Balai Kota, Banda Aceh.

Salah satu peserta yang mewakili akademisi dari Universitas Syiah Kuala Prof Dr Cut Dewi memberikan masukan strategis terkait penataan kota dalam acara Musrenbang tersebut.

Ia meminta agar Pemko Banda Aceh memperhatikan penataan kawasan strategis kota bersejarah yang memiliki nilai-nilai historis. Ia berharap agar Pemko Banda Aceh dapat melakukan konservasi terhadap kawasan tersebut.

“Kawasan strategis kota yang memiliki nilai-nilai historis perlu dilakukan konservasi, seperti konservasi Taman Sari, Taman Putroe Phang, Kawasan Peunayong dan kawasan strategis lainnya,” ungkap Cut Dewi.

Guru besar bidang ilmu konservasi arsitektur dan kawasan ini berharap agar kawasan strategis tersebut betul-betul dilakukan penataan yang baik.

Kawasan strategis tersebut, menurutnya, memiliki nilai potensi yang tinggi, baik secara sosial budaya, ekonomi dan ekologis. Apabila ditata dengan baik, akan berdampak positif terhadap industri pariwisata.

Banda Aceh adalah salah satu kota destinasi pariwisata yang menawarkan banyak situs dan destinasi peninggalan sejarah. Jika peninggalan sejarah ini dapat ditata dan dikonservasi dengan baik, akan memberikan dampak bagi perkembangan industri pariwisata, khususnya sebagai kota heritage yang kaya akan peninggalan sejarah dan budaya masa lalu. Hal ini akan menjadi keunggulan tersendiri bagi Kota Banda Aceh sebagai destinasi pariwisata yang diperhitungkan.

“Penataan kawasan ini juga berdampak positif terhadap industri pariwisata, sehingga nantinya Kota Banda Aceh memiliki karakter yang kuat dari sisi implementasi sebagai Kota Heritage dan Green City,” terangnya.

Cut Dewi menilai penataan kawasan strategis tersebut merupakan harapan semua pihak, khususnya warga Kota Banda Aceh. Jika dapat diwujudkan, hal ini akan jadi legacy di masa depan.

“kami yakin dimasa kepemimpinan Ibu Illiza, penataan ini dapat diwujudkan. Ini juga akan menjadi legacy untuk generasi akan datang,“ pungkasnya.

Tags: Banda Acehdestinasi wisatakawasan bersejarahrpjm

Related Posts

Tindaklanjuti Hasil Monev TKD, Sekda Aceh Dorong Program Prioritas Pemulihan Bencana
Daerah

Tindaklanjuti Hasil Monev TKD, Sekda Aceh Dorong Program Prioritas Pemulihan Bencana

March 30, 2026
Tahap Pertama, Sekda Aceh Lepas 3.000 ASN ke Lima Kabupaten Terdampak Bencana
Daerah

Sekda Aceh: Pelaksanaan Penyesuaian Transfer ke Daerah (TKD) Sesuai Ketentuan yang Berlaku

March 30, 2026
Jubir Pemkab Bireuen Jelaskan Ihwal Ketiadaan Huntara, Sebut Penanganan Bencana Sudah Sesuai Tahapan
Daerah

Jubir Pemkab Bireuen Jelaskan Ihwal Ketiadaan Huntara, Sebut Penanganan Bencana Sudah Sesuai Tahapan

March 28, 2026
Dinas Pendidikan Dayah Aceh Terima Audiensi Kadisdik Dayah Aceh Besar
Daerah

Dinas Pendidikan Dayah Aceh Awali Aktivitas Pasca-Idulfitri dengan Apel Perdana

March 26, 2026
Masih di Tenda Saat Lebaran, Warga Aceh Tamiang Keluhkan Penyaluran DTH
Daerah

Koalisi Masyarakat Sipil Peduli Bencana Nilai Pemerintah Bohongi Publik, Sebut Korban Bencana Aceh Tak Lagi Tinggal di Tenda

March 24, 2026
Masih di Tenda Saat Lebaran, Warga Aceh Tamiang Keluhkan Penyaluran DTH
Daerah

Masih di Tenda Saat Lebaran, Warga Aceh Tamiang Keluhkan Penyaluran DTH

March 24, 2026
Next Post
Perusahaan Karet Hashim Djojohadikusumo Diresmikan di Aceh Barat, Nilai Investasi Capai 600 Miliar

Perusahaan Karet Hashim Djojohadikusumo Diresmikan di Aceh Barat, Nilai Investasi Capai 600 Miliar

Riza Chalid Ditetapkan Tersangka Kasus Korupsi Pertamina 285 Triliun, Siapa Dia?

Riza Chalid Ditetapkan Tersangka Kasus Korupsi Pertamina 285 Triliun, Siapa Dia?

Discussion about this post

Recommended Stories

Syech Muharram Minta PT GES Serius Garap Panas Bumi Seulawah

Syech Muharram Minta PT GES Serius Garap Panas Bumi Seulawah

October 9, 2025
Semangat Membangun Kembali Pascabencana: Menyikapi Hunian Sementara Atau Tetap

Semangat Membangun Kembali Pascabencana: Menyikapi Hunian Sementara Atau Tetap

January 13, 2026
Peneliti: Ketua DPRA Bertanggung Jawab atas Pemotongan TPP

Gagal Jadikan Bireuen Basis, Abang Samalanga Dinilai Layak Diganti

March 28, 2026

Popular Stories

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • TINJAUAN.ID
  • Pedoman Media Siber
Email: redaksi@tinjauan.id

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!

No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Politik
  • Opini
  • Sejarah
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
  • Contact Us

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!