Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
No Result
View All Result
Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
Home Fokus Laporan dan Analisis

Review Laporan Keuangan Bank Aceh Syariah (I) ; Triliunan Dana Diinvestasikan ke Luar Aceh

TINJAUAN ID by TINJAUAN ID
September 10, 2025
Reading Time: 3 mins read
0
Review Laporan Keuangan Bank Aceh Syariah (I) ; Triliunan Dana Diinvestasikan ke Luar Aceh

Kinerja pembiayaan investasi Bank Aceh banyak mengalir ke luar Aceh. Hal ini tentu kontradiktif dengan kondisi ekonomi Aceh saat ini, di tengah kemampuan fiskal daerah yang terus menurun serta publik yang terus berharap masuknya berbagai investor ke Aceh. 

PT Bank Aceh Syariah (BAS) baru saja menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang dihadiri oleh Gubernur Aceh selaku Pemegang Saham Pengendali (PSP) beserta para bupati dan walikota se-Aceh.

Sebagaimana diketahui, BAS merupakan “Bank Plat Merah” yang 100 persen sahamnya milik Pemerintah Aceh beserta 23 Pemerintah Kab/Kota di Aceh. Artinya, 100 persen saham BAS milik masyarakat Aceh.

Berdasarkan dokumen Laporan Keuangan PT BAS per 31 Desember 2024 yang dapat diakses publik melalui situs resmi bankaceh.co.id, komposisi saham saat ini 71,84 persen milik Pemerintah Aceh dan sisanya 28,16 persen dimiliki oleh 23 Pemkab/Pemko. Total penyertaan modal dari APBA dan APBK 23 Kab/Kota sudah mencapai Rp 1,86 triliun.

Sesuai dengan amanat Qanun Aceh Nomor 9 Tahun 2014 tentang Pembentukan Bank Aceh Syariah, tujuan pendirian bank tersebut yaitu; menjadi penggerak dan pendorong perekonomian Aceh, menjalankan fungsi sosial termasuk memanfaatkan harta agama untuk kemaslahatan umat serta mendorong peningkatan pendapatan asli Aceh.

Kemudian, terkait operasional seluruh perbankan di Aceh, diatur khusus melalui Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2018 tentang Lembaga Keuangan Syariah.

Kembali lagi ke BAS, ditinjau dari Laporan Keuangan per 31 Desember 2024, total aset mencapai Rp 31,9 triliun dengan pembiayaan mencapai Rp 20,4 triliun, Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp 26,2 triliun serta laba bersih Rp 443 miliar.

Investasi pembelian surat berharga oleh Bank Aceh di sejumlah perusahaan.

Menarik untuk kita review terkait kinerja BAS berdasarkan Laporan Keuangan tersebut serta implikasinya terhadap perekonomian Aceh serta manfaat hadirnya BAS bagi kemaslahatan masyarakat Aceh.

Sampai akhir tahun buku 2024, ditinjau dari struktur pembiayaan BAS, terdapat Rp 2,47 triliun dana ditempatkan pada Bank Indonesia serta Rp 7,05 triliun ditempatkan dalam bentuk Surat Berharga pada Kementerian Keuangan, BI, dsb.

Rincian investasi BAS dalam bentuk Surat Berharga tersebut yaitu; pada Kemenkeu Rp 2,9 T, BI Rp 2,6 T, BPD Jateng Rp 300 M, Bank Kepri Syariah Rp 300 M, Bank Muamalat Rp 200 M, kemudian BPD Sumsel Babel, BPD Kaltimtara serta Bank NTB Syariah masing-masing Rp 100 M.

Selanjutnya, pada PT Kereta Api Indonesia Rp 120 M, PT PNM Rp 100 M, PT Indah Kiat Pulp & Paper Rp 85 M serta dua perusahaan komunikasi yaitu PT XL Axiata Rp 50 M dan Indosat Rp 15 M.

Dari data tersebut, sekilas secara awam kita melihat bahwa triliunan dana BAS mengalir ke luar Aceh, bahkan mendorong penguatan ekonomi daerah lain melalui investasi ke berbagai Bank daerah di Indonesia.

Lalu pertanyaannya adalah, apakah penempatan dana di berbagai perusahaan luar Aceh tersebut sudah sesuai dengan prinsip-prinsip LKS? Biarlah pihak BAS ataupun Dewas Syariah yang kompeten untuk menyampaikan ke publik.

Laporan neraca keuangan Bank Aceh Desember tahun 2023.

Selanjutnya, mari kita tinjau dari sisi pembiayaan lainnya terutama pembiayaan bagi pelaku UMKM di Aceh.

Secara regulasi, sesuai ketentuan Pasal 14 Qanun LKS diamanatkan bahwa; Bank Syariah wajib melaksanakan pengaturan tentang rasio pembiayaan UMKM dalam rangka peningkatan pembanguan perekonomian masyarakat Aceh. Rasio tersebut ditetapkan sebagai berikut; minimal 30 % paling lambat tahun 2020 dan minimal 40 % paling lambat tahun 2022.

Pertanyannya apakah BAS sudah melaksanakan ketentuan dari Qanun LKS?

Mari kita tinjau jumlah dan persentase pembiayaan UMKM oleh BAS ;

Per 31 Des 2023, rasio pembiayaan UMKM baru 11,1 persen (Rp 2,07 triliun) dari total pembiayaan Rp 18,68 triliun.

Per 31 Des 2024, rasio pembiayaan UMKM 12,1 persen (Rp 2,47 triliun) dari total pembiayaan Rp 20,4 triliun.

Laporan posisi keuangan Bank Aceh Desember 2023.

Dari seluruh data-data dan kinerja keuangan BAS yang sudah terpaparkan di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa; secara bisnis, dengan peningkatan aset serta laba bersih perusahaan yang terus meningkat tentu kita patut memberikan apresiasi terhadap kinerja manajemen BAS.

Tapi, di sisi lain, ditinjau dari semangat dan tujuan dibentuknya bank tersebut, diantaranya sebagai lokomotif penggerak perekonomian masyarakat Aceh tentu masih menjadi catatan negatif, misalnya kinerja pembiayaan investasi banyak mengalir ke luar Aceh.

Hal ini tentu kontradiktif dengan kondisi ekonomi Aceh saat ini, di tengah kemampuan fiskal daerah yang terus menurun serta publik yang terus berharap masuknya berbagai investor ke Aceh. Sementara kita punya bank daerah sendiri justru malah berinvestasi ke luar Aceh.

Untuk para Pemegang Saham terutama Gubernur Aceh selaku PSP Bank Aceh Syariah perlu seyogyanya melakukan evaluasi kinerja manajemen terutama terhadap kinerja pembiayaan bank tersebut agar diprioritaskan untuk mendorong penguatan perekonomian Aceh. Sekian.

Oleh: Munzami Hs

Direktur IDeAS – Institute for Development of Acehnese Society.

ShareTweetSendShare

Related Posts

Hasil Survei Melesat ke Empat Besar, Partai Demokrat Makin Diperhitungkan Menuju 2029
Laporan dan Analisis

Hasil Survei Melesat ke Empat Besar, Partai Demokrat Makin Diperhitungkan Menuju 2029

September 20, 2026
Sayuti Abubakar Nahkodai Demokrat Aceh, Sejumlah Tantangan Menanti Jelang Pemilu 2029
Laporan dan Analisis

Sayuti Abubakar Nahkodai Demokrat Aceh, Sejumlah Tantangan Menanti Jelang Pemilu 2029

September 20, 2026
Harga Murah dan Hemat Biaya, Mengapa Mobil Listrik Makin Digemari di Indonesia?
Ekonomi

Harga Murah dan Hemat Biaya, Mengapa Mobil Listrik Makin Digemari di Indonesia?

September 20, 2026
Saatnya Pelabuhan Krueng Geukueh Dioptimalkan Sebagai Pintu Utama Ekspor CPO Sawit Aceh
Daerah

PAD Aceh Masih Rendah, Ali Mulyagusdin Soroti Minimnya Kontribusi BUMA untuk Pemerintah Aceh

September 20, 2026
Refleksi 515 Tahun Pidie: Antara Kejayaan Sejarah dan Realitas Ketimpangan Sosial-Ekonomi
Opini

Refleksi 515 Tahun Pidie: Antara Kejayaan Sejarah dan Realitas Ketimpangan Sosial-Ekonomi

September 20, 2026
Kemiskinan dan Pengangguran di Aceh Tinggi, Pengamat Ekonomi Bisnis Desak Pemda Optimalkan HGU dan Hilirisasi Sawit
Daerah

Kemiskinan dan Pengangguran di Aceh Tinggi, Pengamat Ekonomi Bisnis Desak Pemda Optimalkan HGU dan Hilirisasi Sawit

September 17, 2026
Next Post
TA Khalid: Baleg DPR Setujui Revisi UUPA Masuk Prolegnas Prioritas, Segera Disahkan di Paripurna

TA Khalid: Baleg DPR Setujui Revisi UUPA Masuk Prolegnas Prioritas, Segera Disahkan di Paripurna

Rabiul Awwal Sebagai Booster Iman Umat

Rabiul Awwal Sebagai Booster Iman Umat

Discussion about this post

Recommended Stories

Usai Kritik di Paripurna, Martini Sebut Tata Kelola Lembaga Amburadul Tanggung Jawab Pimpinan DPRA

Usai Kritik di Paripurna, Martini Sebut Tata Kelola Lembaga Amburadul Tanggung Jawab Pimpinan DPRA

March 15, 2026
Dukung Ekosistem Seni Budaya Aceh, Direktur Film, Musik, dan Seni Tinjau Penyelenggaraan Sanger Day Fest 2026

Dukung Ekosistem Seni Budaya Aceh, Direktur Film, Musik, dan Seni Tinjau Penyelenggaraan Sanger Day Fest 2026

September 15, 2026
Said Rizqi Saifan Resmi Pimpin HIPMI Aceh, Fokus Tarik Investasi untuk Bangkitkan Ekonomi Daerah

Said Rizqi Saifan Resmi Pimpin HIPMI Aceh, Fokus Tarik Investasi untuk Bangkitkan Ekonomi Daerah

November 2, 2025
  • Dataset
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • TINJAUAN.ID
  • Pedoman Media Siber
Email: redaksi@tinjauan.id

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!

No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Politik
  • Opini
  • Sejarah
  • Editorial
  • Pojok Ekraf

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!