Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
No Result
View All Result
Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Aceh Butuh Tambahan Semen, Wagub Dek Fadh Sampaikan ke Mendagri dan Danantara

TINJAUAN ID by TINJAUAN ID
August 6, 2026
Reading Time: 2 mins read
0
Aceh Butuh Tambahan Semen, Wagub Dek Fadh Sampaikan ke Mendagri dan Danantara

Banda Aceh – Memperkuat permintaan penambahan pasokan semen, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah (Dek Fadh) telah melaporkannya kepada Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, selaku Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana.

“Kelangkaan semen ini bisa mempengaruhi proses rehab-rekon pasca bencana hidrometeorologi di Aceh,” kata Wagub Dek Fadh sebagaimana disampaikan Juru Bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi, di Banda Aceh, Selasa (4 Agustus 2026).

Nurlis mengatakan Mendagri langsung merespon Wagub. “Pak Mendagri langsung mengatakan kepada Pak Wagub, bahwa beliau segera mencari solusi untuk menyelesaikan kelangkaan semen di Aceh,” katanya.

Selain kepada Mendagri, kata Nurlis, Wagub juga melaporkannya kepada CEO Danantara, Rosan Roeslani, dan Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria.

“Laporan Pak Wagub, ternyata direspon Wakil Kepala BP BUMN Tedi Bharata, beliau juga menyampaikan laporan Pak Wagub menjadi atensi, dan segera dicarikan solusi,” kata Nurlis.

Nurlis menjelaskan, langkah koordinasi dengan Pemerintah Pusat dan Danantara merupakan tindak lanjut arahan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf.

“Agar seluruh hambatan yang berpotensi mengganggu percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana segera diselesaikan melalui sinergi antara Pemerintah Aceh, Pemerintah Pusat, dan BUMN,” katanya.

Nurlis menjelaskannya, dalam laporan Wagub kepada Mendagri dan pihak Danantara disebutkan bawah telah terjadi lonjakan permintaan semen di Aceh.

Sebab, saat ini telah dimulai pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hidrometeorologi serta meningkatnya kegiatan pembangunan di berbagai daerah.

Hasil evaluasi Pemerintah Aceh menunjukkan bahwa proyeksi kebutuhan semen di Aceh saat ini telah mencapai sekitar 4.200 ton per hari, sementara kapasitas pasokan yang tersedia baru sekitar 3.700 ton per hari, sehingga masih terjadi defisit sekitar 500 ton per hari atau sekitar 12.500 sak per hari.

Kondisi tersebut telah memicu kenaikan harga semen di pasaran dari sekitar Rp70.000/sak menjadi Rp120.000/sak, sehingga mulai berdampak terhadap masyarakat dan pelaksanaan berbagai proyek pembangunan.

“Sehubungan dengan hal tersebut, kami mohon dukungan untuk dapat mempercepat penambahan pasokan semen ke Aceh,” kata Wagub sebagaimana diulangi Nurlis.

“Sehingga kebutuhan masyarakat dan percepatan rehabilitasi serta rekonstruksi pascabencana dapat terpenuhi, sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran.”

Sebelumnya, persoalan semen ini dibahas dalam rapat evaluasi kelangkaan semen yang dipimpin Asisten II Setda Aceh, Teuku Robby Izra, di Kantor Gubernur Aceh, Senin (3/8/2026). Dalam rapat, General Manager PT SBA R Adi Santosa, menyampaikan solusi kelangkaan semen dengan menambah jam operasional Terminal Pengisian Krueng Geukuh II dari 16 jam menjadi 24 jam per hari.

Selain itu, SBA juga menambah pasokan semen curah dari luar Aceh melalui tiga kapal pengiriman. Di mana, kapal pertama telah bersandar di Pelabuhan Krueng Geukuh pada Minggu (2/8/2026), dengan membawa semen curah.

Pengiriman berikutnya akan dilakukan secara bertahap sepanjang Agustus untuk memastikan ketersediaan semen tetap terjaga.[]

Tags: Acehkelangkaan semenPemerintah AcehWagub Aceh Fadhullah
ShareTweetSendShare

Related Posts

Membangun Generasi Masa Depan Lewat AI dan Coding di Sekolah
Opini

LGBT di Tengah Masyarakat dan Penyebaran HIV/AIDS

August 2, 2026
Wagub Aceh Ikuti RDPU Komisi II DPR RI Bahas Remunerasi Kepala Daerah hingga Peningkatan PAD
Daerah

Wagub Aceh Ikuti RDPU Komisi II DPR RI Bahas Remunerasi Kepala Daerah hingga Peningkatan PAD

July 31, 2026
Kak Na Ajak Anak Aceh Lawan Bullying
Uncategorized

Kak Na Ajak Anak Aceh Lawan Bullying

July 26, 2026
Sebaran LGBT di Aceh, Gubernur Mualem: Persoalan Serius, Harus Dicegah
Uncategorized

Sebaran LGBT di Aceh, Gubernur Mualem: Persoalan Serius, Harus Dicegah

July 24, 2026
Sri Mulyani Kini Mengajar di Oxford, Cerita Pengalaman Mengajar di Kampus Top Dunia
Nasional

Sri Mulyani Kini Mengajar di Oxford, Cerita Pengalaman Mengajar di Kampus Top Dunia

July 17, 2026
Makin Banyak Kampus di Indonesia Buka Jurusan AI, Lulusannya Diburu Industri dengan Gaji Menggiurkan
Uncategorized

Makin Banyak Kampus di Indonesia Buka Jurusan AI, Lulusannya Diburu Industri dengan Gaji Menggiurkan

July 13, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

Pemerintah Aceh Raih Opini WTP ke-11 Berturut-turut dari BPK RI

Pemerintah Aceh Raih Opini WTP ke-11 Berturut-turut dari BPK RI

June 23, 2026
Pegawai PPPK Berharap Gaji Segera Dibayar setelah APBA-P Disahkan

Pegawai PPPK Berharap Gaji Segera Dibayar setelah APBA-P Disahkan

September 30, 2025

BPS: Inflasi RI selama 2022 tembus 5.51%

January 2, 2023
  • Dataset
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • TINJAUAN.ID
  • Pedoman Media Siber
Email: redaksi@tinjauan.id

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!

No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Politik
  • Opini
  • Sejarah
  • Editorial
  • Pojok Ekraf

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!