Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Global
  • Politik
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Global
  • Politik
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
No Result
View All Result
Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
Home Ekonomi

UMKM Soekaroti Hadirkan Produk Roti, Kini Kuasai 800 Gerai di Aceh

TINJAUAN ID by TINJAUAN ID
November 7, 2025
Reading Time: 2 mins read
0
UMKM Soekaroti Hadirkan Produk Roti, Kini Kuasai 800 Gerai di Aceh

Soekaroti sudah masuk ke 800 gerai di Aceh. Setiap hari mereka memproduksi 2.000–4.000 roti. Soekaroti menjadi contoh UMKM yang berkembang dengan baik.

BANDA ACEH – Di sebuah sudut dapur sederhana di Cucum, Kecamatan Kuta Baro, Aceh Besar pada Oktober 2021, aroma roti hangat mulai menyebar. Saat itu, Edi Saputra baru saja mengambil alih sebuah usaha roti bernama Raja Roti.

Tanpa pengalaman membuat roti, ia mengganti namanya menjadi PT. Soekaroti Kenyang Bersama. Langkah ini bukan sekadar pergantian merek, tapi awal dari perjalanan penuh tantangan.

“Awalnya saya sama sekali tidak tahu soal roti. Belajar hanya lima bulan. Tapi saya melihat peluang, dan roti ini punya sejarah panjang dalam menggerakkan masyarakat. Revolusi Perancis dan perang Meksiko pun dimotori oleh roti,” kenang Edi.

Belajar dari Nol, Jualan dari Pintu ke Pintu

Tanpa modal pengalaman, Edi memulai cara konvensional, datang langsung ke sekolah, kantin, warung kopi, hingga kios kecil. Satu per satu pintu diketuk. Penawaran sederhana itu perlahan membuahkan hasil.

Kini, empat tahun berselang, Soekaroti sudah masuk ke 800 gerai di Aceh. Setiap hari mereka memproduksi 2.000–4.000 roti, dengan tim beranggotakan 15 orang yang terbagi dalam divisi adonan, produksi, pengemasan, pemanggangan, dan distribusi.

Soekaroti kan nya menjadi contoh UMKM yang berkembang dengan baik. Berbekal tekad dan konsistensi, perusahaan roti ini menjadi UMKM Aceh yang mampu berkembang dan diterima pasar.

“Kuncinya mental. Semua bisnis pasti punya masalah, tapi tidak semua mau mencari solusi. Kita harus punya daya tahan dan bisa membaca pasar,” ujarnya.

Kualitas, Konsistensi, dan Manajemen

Menurut Edi, banyak orang bisa membuat roti, tetapi sedikit yang mampu mengelola bisnis roti dengan manajemen yang solid. Soekaroti menjaga kualitas rasa dengan tingkat barang sisa (BS) hanya 10 persen, serta konsistensi distribusi sehingga produk selalu tersedia di semua gerai.

“Buat saya, menguasai bisnis roti itu bukan cuma soal resep, tapi manajemen dari produksi sampai distribusi, dan tentu mengelola karakter 15 orang karyawan yang berbeda-beda,” kata Edi sambil tersenyum.

Minim Bantuan, Maksimalkan Peluang

Selama empat tahun berdiri, Soekaroti hanya pernah mendapat bantuan dari PT Pema melalui program CSR. Sisanya, semua dijalani mandiri. Namun, Edi tetap melihat pemerintah sudah cukup kooperatif. Ia hanya berharap ke depan bantuan UMKM bisa lebih tepat sasaran dan sesuai kapasitas penerima.

“Kalau seseorang mampu mengelola bantuan senilai 10, jangan diberi 100. Itu malah tidak optimal,” tegasnya.

Soekaroti memproduksi berbagai jenis roti, termasuk roti burger.

Mimpi Merambah Pasar Luar Aceh

Meski pondasi bisnisnya belum “sekuat baja”, Edi optimistis. Tahun ini ia menargetkan membuka pasar ke luar Banda Aceh, bahkan ke Bireuen dan provinsi lain jika menemukan mitra yang tepat.

“Soekaroti ini lahir dari keberanian mencoba, walau tanpa pengalaman. Selama ada mental kuat, kemampuan membaca pasar, dan mau turun langsung, kita bisa bertahan,” tutupnya.

Tags: bisnisEKonomiekonomi kreatifUMKM aceh
ShareTweetSendShare

Related Posts

ISG Group dan PT PEMA Jalin Kerja Sama Bangun Pabrik Baja Ringan di KIA Ladong
Ekonomi

ISG Group dan PT PEMA Jalin Kerja Sama Bangun Pabrik Baja Ringan di KIA Ladong

June 26, 2026
Desainer Wastra Pidie Jaya Ukir Sejarah, Tiga Motif Khas Pidie Jaya Raih HAKI
Pojok Ekraf

Desainer Wastra Pidie Jaya Ukir Sejarah, Tiga Motif Khas Pidie Jaya Raih HAKI

June 16, 2026
Chatib Basri Menilai Ekonomi Indonesia Hari Ini
Ekonomi

Chatib Basri Menilai Ekonomi Indonesia Hari Ini

June 14, 2026
Gubernur Mualem dan SKK Migas Sepakat Revisi PoD Blok Andaman
Ekonomi

Gubernur Mualem dan SKK Migas Sepakat Revisi PoD Blok Andaman

June 11, 2026
Menuju BUMD yang Lebih Tangguh, PT PEMA Terus Berbenah
Ekonomi

Menuju BUMD yang Lebih Tangguh, PT PEMA Terus Berbenah

June 5, 2026
JASA Aceh Dukung Surat Muallem ke Menteri ESDM, Pengolahan Gas Blok Andaman Onshore di KEK Arun Harus Jadi Pengungkit Ekonomi Aceh
Daerah

JASA Aceh Dukung Surat Muallem ke Menteri ESDM, Pengolahan Gas Blok Andaman Onshore di KEK Arun Harus Jadi Pengungkit Ekonomi Aceh

June 1, 2026
Next Post
Hijab Pintoe Aceh, Memadukan Tradisi dengan Tren Fashion Terkini

Hijab Pintoe Aceh, Memadukan Tradisi dengan Tren Fashion Terkini

Kisah Nazar Shah Alam dan Apache 13: Dari Sastra, Ngamen, hingga Jadi Ikon Musik Aceh

Kisah Nazar Shah Alam dan Apache 13: Dari Sastra, Ngamen, hingga Jadi Ikon Musik Aceh

Discussion about this post

Recommended Stories

Pemadaman Listrik Berkepanjangan di Aceh, Warga Sebut Pelanggaran Hak Rakyat

Pemadaman Listrik Berkepanjangan di Aceh, Warga Sebut Pelanggaran Hak Rakyat

December 17, 2025

Demokrat Aceh Gelar Bakti Sosial, Jalankan Donor Darah dan Bagikan Nasi Kotak di RSUDZA

July 14, 2023
Ombudsman Aceh Selesaikan Polemik Pungutan Penerimaan Siswa Baru, Wujud Komitmen Perbaiki Layanan Publik

Ombudsman Aceh Selesaikan Polemik Pungutan Penerimaan Siswa Baru, Wujud Komitmen Perbaiki Layanan Publik

September 11, 2025

Popular Stories

  • Pemerintah Aceh Siapkan Rp10 Miliar Bantuan Pendidikan bagi Mahasiswa Korban Bencana Hidrometeorologi, Baca Persyaratannya

    Pemerintah Aceh Siapkan Rp10 Miliar Bantuan Pendidikan bagi Mahasiswa Korban Bencana Hidrometeorologi, Baca Persyaratannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prabowo Segera Bentuk Tim Reformasi Polri, Bentuk Juga Komisi Investigasi Insiden Agustus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gaji PPPK Aceh Macet Hampir 4 Bulan, Ribuan ASN Hidup dengan Utang Karena APBA-P Tak Kunjung Jelas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kritik Kosong tentang Ulama Dayah Adalah Opini yang Tak Perlu Ditulis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Kunjung Dapat Kerja di Aceh, Hendra Nekat Merantau ke Australia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dataset
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • TINJAUAN.ID
  • Pedoman Media Siber
Email: redaksi@tinjauan.id

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!

No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Politik
  • Opini
  • Sejarah
  • Editorial
  • Pojok Ekraf

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!