Jakarta – Staf Khusus Menteri Ekonomi Kreatif RI, Rian Syaf, menyampaikan paparan di hadapan peserta Program Pendidikan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N) LXIX Tahun 2026 di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) RI, Senin (4/5/2026).
Forum tersebut diikuti peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari TNI, Polri, kementerian/lembaga, hingga peserta dari negara sahabat dan instansi lainnya. Dalam kesempatan itu, Rian menekankan pentingnya penguatan sektor ekonomi kreatif sebagai salah satu pilar pembangunan nasional di tengah dinamika global.
Ia mendorong para peserta untuk mengedepankan semangat kolaboratif, inovatif, dan adaptif dalam merumuskan kebijakan maupun menjalankan kepemimpinan di institusi masing-masing.
“Ekonomi kreatif tidak hanya berbicara soal produk, tetapi juga tentang ide, kreativitas, dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan zaman,” ujar Rian.
Diskusi berlangsung interaktif. Para peserta aktif mengajukan pertanyaan serta berbagi pandangan terkait tantangan dan peluang pengembangan ekonomi kreatif di berbagai daerah.
Rian Syaf merupakan putra asal Aceh, tepatnya dari Panton Labu, Aceh Utara. Ia menempuh pendidikan sarjana (S1) di Malaysia dan melanjutkan studi magister (S2) di Australia.
Ia menilai, proses pembelajaran di Lemhanas menjadi ruang strategis untuk memperkaya perspektif kepemimpinan. Menurut dia, perpaduan antara pengalaman lapangan, wawasan kebangsaan, serta berbagai perspektif yang diasah selama pendidikan akan melahirkan pemimpin yang mampu melihat persoalan secara menyeluruh.
“Dengan modal tersebut, diharapkan para peserta mampu menghadirkan solusi dan keputusan strategis serta mengubah tantangan menjadi peluang,” kata Rian.[]













Discussion about this post