Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Global
  • Politik
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Global
  • Politik
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
No Result
View All Result
Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
Home News Daerah

Kadisdik Aceh: Banjir Tak Boleh Padamkan Semangat Belajar Anak-anak Aceh

TINJAUAN.ID by TINJAUAN.ID
March 5, 2026
Reading Time: 2 mins read
0
Kadisdik Aceh: Banjir Tak Boleh Padamkan Semangat Belajar Anak-anak Aceh

ACEH TAMIANG — Banjir belum sepenuhnya surut. Tapi Dinas Pendidikan Aceh sudah bergerak.

Rabu malam (5/6/2026), ratusan kepala sekolah, guru, dan siswa dari Kabupaten Aceh Tamiang dan Kota Langsa berkumpul di SMA Negeri 2 Patra Nusa, Manyak Payed. Bukan rapat dinas biasa — melainkan tausiah Ramadan, buka puasa, lalu tarawih bersama. Silaturahmi yang dikemas sekaligus sebagai peneguhan komitmen.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, S.Pd., MSP, hadir dan langsung menyampaikan sikap tegas.

“Walaupun kita sedang menghadapi musibah banjir, pendidikan harus tetap berjalan. Anak-anak Aceh harus tetap belajar agar menjadi generasi yang cerdas dan berkualitas,” katanya.

Ia bicara soal mental. Menurutnya, siswa perlu dibiasakan bersikap tangguh sejak dini karena dunia di luar sekolah tidak akan menunggu mereka siap.

“Persaingan hanya dimenangkan oleh orang-orang yang kuat. Karena itu, semangat kita tidak boleh redup dalam membangun pendidikan yang lebih baik,” ujarnya.

Disiplin jadi sorotan berikutnya. Murthalamuddin menilai pola pendidikan perlu bergeser — tidak cukup hanya mengejar nilai, tapi harus membentuk cara berpikir dan sikap hidup siswa. Tanggung jawab itu, kata dia, tidak bisa sepenuhnya dibebankan ke keluarga.

“Disiplin harus menjadi bagian penting dalam pendidikan. Anak-anak harus dilatih untuk mampu mengelola pola pikir dan tanggung jawab dalam kehidupan,” tegasnya.

Ponsel di kelas juga disinggung. Murthalamuddin minta sekolah tidak setengah-setengah menerapkan aturan.

“Jika siswa membawa HP ke ruang kelas bukan karena keperluan pembelajaran, maka fokus belajar mereka akan terganggu. Karena itu perlu ada pengaturan yang jelas di sekolah sesuai surat edaran Disdik Aceh,” katanya.

Supaya siswa punya ruang berkembang di luar pelajaran rutin, ia mendorong sekolah rajin menggelar lomba dan kompetisi. Bukan sekadar hiburan — tapi untuk mengasah kepercayaan diri.

“Kita ingin membangun paradigma pendidikan baru dengan memperbanyak lomba-lomba bagi siswa agar mereka memiliki ruang untuk berkarya dan menunjukkan kemampuan,” ungkapnya.

Kepada para guru, pesannya lebih keras. Jangan terus maju ke materi berikutnya kalau siswa belum paham.

“Lebih baik siswa memahami delapan pokok bahasan secara mendalam daripada mempelajari sepuluh pokok bahasan tetapi tidak memahami apa-apa,” ujarnya.

Yang paling mengejutkan malam itu, Murthalamuddin mengumumkan rencana UKG mandiri di Aceh. Guru yang tidak lulus bisa kehilangan sertifikat — dan tidak lagi boleh mengajar.

“Ke depan kita akan melaksanakan UKG guru secara mandiri di Aceh. Jika tidak lulus, maka sertifikat UKG dapat dicabut dan guru tersebut tidak diperbolehkan mendapatkan jam mengajar,” tegasnya.

Menjadi guru, kata dia, bukan soal hadir lalu pulang.

“Guru tidak hanya mentransfer ilmu, tetapi juga harus bertanggung jawab terhadap keberhasilan belajar siswa yang diajarkan,” ujarnya.

Ia mengakhiri arahan dengan satu pesan sederhana: perpustakaan sekolah harus hidup, bukan sekadar pajangan.

“Perpustakaan harus aktif dimanfaatkan oleh siswa. Sekolah juga perlu menyediakan buku-buku yang bermanfaat sesuai dengan kebutuhan kurikulum,” tutupnya.

Tags: Dinas Pendidikan AcehDisdik AcehKadisdik Aceh
ShareTweetSendShare

Related Posts

AS dan Iran Capai Kesepakatan Damai Bersejarah, Selat Hormuz Dibuka Kembali
Dunia

AS dan Iran Capai Kesepakatan Damai Bersejarah, Selat Hormuz Dibuka Kembali

June 16, 2026
Dugaan Pencurian Bukan Pembenar Kekerasan, YARA Desak Usut Tuntas Kasus Tangan Putus di Kajhu
Daerah

Dugaan Pencurian Bukan Pembenar Kekerasan, YARA Desak Usut Tuntas Kasus Tangan Putus di Kajhu

June 16, 2026
Terima Kunjungan BAM DPR RI, Sekda Aceh Dorong Penyelesaian Tuntas Persoalan Warga Eks Blang Lancang-Rancong
News

Sekda Aceh Hadiri Munas PB IKASI 2026, Agus Suparmanto Kembali Terpilih sebagai Ketua Umum

June 14, 2026
Mantan Gubernur Aceh Zaini Abdullah Meninggal Dunia di Usia 86 Tahun
Daerah

Pemerintah Aceh Berduka atas Wafatnya Mantan Gubernur Aceh dr. Zaini Abdullah

June 13, 2026
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemkab Aceh Besar Salurkan Puluhan Alat dan Mesin Pertanian untuk Petani
Daerah

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemkab Aceh Besar Salurkan Puluhan Alat dan Mesin Pertanian untuk Petani

June 12, 2026
Terima Kunjungan BAM DPR RI, Sekda Aceh Dorong Penyelesaian Tuntas Persoalan Warga Eks Blang Lancang-Rancong
Daerah

‎Pemerintah Aceh Prihatin atas Insiden di KMP Aceh Hebat 2, Pastikan Penanganan Korban Menjadi Prioritas

June 12, 2026
Next Post
Peneliti: Ketua DPRA Bertanggung Jawab atas Pemotongan TPP

Peneliti: Ketua DPRA Bertanggung Jawab atas Pemotongan TPP

Gubernur Aceh Lantik 25 Pejabat Eselon II, Asnawi Resmi Jabat Kepala Dinas ESDM Aceh

Situasi Timur Tengah Memanas, Kadis ESDM Aceh Pastikan Stok BBM dan LPG Aman: Jangan Panic Buying

Discussion about this post

Recommended Stories

Riza Chalid Ditetapkan Tersangka Kasus Korupsi Pertamina 285 Triliun, Siapa Dia?

Riza Chalid Ditetapkan Tersangka Kasus Korupsi Pertamina 285 Triliun, Siapa Dia?

July 11, 2025
Aceh Rebut Delapan Medali di Kejurnas Angkat Besi Senior

Aceh Rebut Delapan Medali di Kejurnas Angkat Besi Senior

April 21, 2026
Kak Na Dampingi Seruni KMP Resmikan Kembali Beroperasinya SDN 1 Sungai Liput pasca Renovasi

Kak Na Dampingi Seruni KMP Resmikan Kembali Beroperasinya SDN 1 Sungai Liput pasca Renovasi

February 12, 2026

Popular Stories

  • Pemerintah Aceh Siapkan Rp10 Miliar Bantuan Pendidikan bagi Mahasiswa Korban Bencana Hidrometeorologi, Baca Persyaratannya

    Pemerintah Aceh Siapkan Rp10 Miliar Bantuan Pendidikan bagi Mahasiswa Korban Bencana Hidrometeorologi, Baca Persyaratannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prabowo Segera Bentuk Tim Reformasi Polri, Bentuk Juga Komisi Investigasi Insiden Agustus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gaji PPPK Aceh Macet Hampir 4 Bulan, Ribuan ASN Hidup dengan Utang Karena APBA-P Tak Kunjung Jelas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kritik Kosong tentang Ulama Dayah Adalah Opini yang Tak Perlu Ditulis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Kunjung Dapat Kerja di Aceh, Hendra Nekat Merantau ke Australia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dataset
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • TINJAUAN.ID
  • Pedoman Media Siber
Email: redaksi@tinjauan.id

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!

No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Politik
  • Opini
  • Sejarah
  • Editorial
  • Pojok Ekraf

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!