Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Global
  • Politik
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Global
  • Politik
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
No Result
View All Result
Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
Home News Daerah

Peneliti: Ketua DPRA Bertanggung Jawab atas Pemotongan TPP

TINJAUAN ID by TINJAUAN ID
March 5, 2026
Reading Time: 2 mins read
0
Peneliti: Ketua DPRA Bertanggung Jawab atas Pemotongan TPP

Haekal Afifa | Pendiri Continental Research Center dan Ketua Institut Peradaban Aceh. Sumber Photo: BBC Indonesia

BANDA ACEH – Peneliti Continental Research Center (CRC) Haekal Afifa, melontarkan kritik keras terhadap Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Zulfadhli, atas kebijakan pemangkasan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) Tahun 2026.

Menurut Haekal, pemotongan lebih dari Rp100 miliar dari total Rp1,5 triliun anggaran TPP bukan sekadar angka dalam dokumen fiskal, melainkan keputusan politik yang berdampak langsung terhadap denyut ekonomi masyarakat Aceh.

“Ketua DPRA tidak bisa lepas tangan dan terkesan mencari kambing hitam. Dalam fungsi penganggaran, pimpinan lembaga adalah aktor kunci. Tidak mungkin pemotongan sebesar itu terjadi tanpa persetujuan dan pengawalan dari pimpinan,” tegas Haekal dalam siaran pers, Kamis (5/3/2026).

Pendiri Museum Tengku Hasan di Tiro ini juga menilai kebijakan ini menunjukkan lemahnya keberpihakan terhadap puluhan ribu aparatur sipil negara (ASN) yang selama ini menggantungkan sebagian daya beli mereka pada TPP.

Lebih jauh, Haekal menekankan bahwa TPP bukan hanya soal kesejahteraan ASN, tetapi memiliki efek domino terhadap ekonomi rakyat kecil.

“TPP adalah perputaran ekonomi paling riil di masyarakat. Uang itu dibelanjakan di pasar-pasar, warung, toko kelontong, usaha kecil, hingga sektor jasa. Setiap rupiah yang diterima ASN berputar kembali di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Haekal mengingatkan bahwa di tengah kondisi pascabencana dan tekanan ekonomi yang belum sepenuhnya pulih, perputaran uang menjadi faktor krusial untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah.

“Dalam situasi bencana dan perlambatan ekonomi, yang dibutuhkan adalah menjaga daya beli dan memastikan uang tetap berputar di masyarakat. Ketika TPP dipotong, yang terdampak bukan hanya ASN, tetapi pedagang di pasar, UMKM, dan ekonomi akar rumput,” ujar penerjemah buku-buku Hasan Tiro ini.

Ia juga mempertanyakan transparansi proses pembahasan di Badan Anggaran DPRA yang selama ini tertutup dari akses publik. Menurutnya, keputusan strategis seperti pemotongan TPP tidak boleh diputuskan dalam ruang-ruang tertutup tanpa penjelasan terbuka kepada masyarakat.

“Jika Rp100 miliar dialihkan, publik berhak tahu ke mana dana itu dipindahkan. Untuk program apa? Siapa penerimanya? Apa urgensinya lebih tinggi dibanding menjaga daya beli puluhan ribu keluarga ASN?” tegas Haekal.

Haekal menilai, jika Ketua DPRA tidak segera memberikan penjelasan terbuka, maka wajar publik menduga adanya kegagalan dalam menjalankan fungsi anggaran secara transparan dan berpihak pada kepentingan rakyat luas.

“Pimpinan legislatif seharusnya menjadi penjaga keseimbangan dan keberpihakan pada masyarakat, bukan justru mengambil kebijakan yang melemahkan daya beli dan memperlambat perputaran ekonomi di daerah, terlebih di tengah pemulihan bencana saat ini,” pungkasnya.[]

Tags: APBA 2026Ketua DPRAtpp
ShareTweetSendShare

Related Posts

Peneliti Ungkap Temuan “Kuburan Massal” Belanda di Indrapuri
Daerah

Peneliti Ungkap Temuan “Kuburan Massal” Belanda di Indrapuri

June 7, 2026
Kak Na: TP Posyandu Aceh Dukung Upaya Kemenkes Capai Target Cakupan Vaksinasi dan IDL
Daerah

Bahas Rencana Kerja Perekonomian, Sekda Aceh Bidik Investasi dari Rusia

June 6, 2026
Kak Na: TP Posyandu Aceh Dukung Upaya Kemenkes Capai Target Cakupan Vaksinasi dan IDL
Daerah

Dharma Wanita Persatuan Aceh Salurkan Bantuan untuk Puluhan Lansia Korban Kebakaran

June 5, 2026
Proses Hukum di KPK, Menko Yusril Tegaskan Pemerintah Kooperatif dan Dukung Penuh Pemberantasan Korupsi di Sektor Imigrasi
Nasional

Proses Hukum di KPK, Menko Yusril Tegaskan Pemerintah Kooperatif dan Dukung Penuh Pemberantasan Korupsi di Sektor Imigrasi

June 5, 2026
Kak Na: TP Posyandu Aceh Dukung Upaya Kemenkes Capai Target Cakupan Vaksinasi dan IDL
Daerah

Wagub Aceh Terima Audiensi MPU, Bahas Keseragaman Penerapan Hukum Mawaris

June 4, 2026
Mualem Sambut Kunjungan Silaturahmi Pimpinan MPU Aceh
Daerah

Mualem Sambut Kunjungan Silaturahmi Pimpinan MPU Aceh

June 4, 2026
Next Post
Gubernur Aceh Lantik 25 Pejabat Eselon II, Asnawi Resmi Jabat Kepala Dinas ESDM Aceh

Situasi Timur Tengah Memanas, Kadis ESDM Aceh Pastikan Stok BBM dan LPG Aman: Jangan Panic Buying

Sekda Aceh Pimpin Rapat Teknis Pengendalian Inflasi Jelang Hari Besar

Sekda Aceh Pimpin Rapat Teknis Pengendalian Inflasi Jelang Hari Besar

Discussion about this post

Recommended Stories

Gubernur Mualem Surati BPJS: Buka Blokir Kepesertaan JKA

Wagub Aceh Perkuat Koordinasi dengan Kemendagri dan Satgas PRR untuk Penguatan Fiskal Daerah serta Percepatan Pemulihan Aceh

May 21, 2026
Pengibaran bendera merah putih pertama di Aceh dalam Tahun 1945

Pengibaran Bendera Merah Putih Pertama di Aceh dalam Tahun 1945

August 3, 2025
“Centang Gajah”: Donasi Desain untuk Penguatan Dashboard Tanggapi Aceh Berbasis Data

“Centang Gajah”: Donasi Desain untuk Penguatan Dashboard Tanggapi Aceh Berbasis Data

April 11, 2026

Popular Stories

  • Pemerintah Aceh Siapkan Rp10 Miliar Bantuan Pendidikan bagi Mahasiswa Korban Bencana Hidrometeorologi, Baca Persyaratannya

    Pemerintah Aceh Siapkan Rp10 Miliar Bantuan Pendidikan bagi Mahasiswa Korban Bencana Hidrometeorologi, Baca Persyaratannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prabowo Segera Bentuk Tim Reformasi Polri, Bentuk Juga Komisi Investigasi Insiden Agustus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gaji PPPK Aceh Macet Hampir 4 Bulan, Ribuan ASN Hidup dengan Utang Karena APBA-P Tak Kunjung Jelas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kritik Kosong tentang Ulama Dayah Adalah Opini yang Tak Perlu Ditulis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Kunjung Dapat Kerja di Aceh, Hendra Nekat Merantau ke Australia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dataset
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • TINJAUAN.ID
  • Pedoman Media Siber
Email: redaksi@tinjauan.id

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!

No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Politik
  • Opini
  • Sejarah
  • Editorial
  • Pojok Ekraf

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!