Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Global
  • Politik
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Global
  • Politik
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
No Result
View All Result
Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
Home Daerah

Cerita Relawan Menjangkau Pining Gayo Lues yang Masih Terisolir

TINJAUAN ID by TINJAUAN ID
January 5, 2026
Reading Time: 3 mins read
0
Cerita Relawan Menjangkau Pining Gayo Lues yang Masih Terisolir

Jembatan di Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues terputus. (Foto: Oviyandi).

Pascabencana banjir, Gayo Lues masih berjuang dalam keterbatasan. Di tengah akses yang belum pulih dan bantuan yang belum sepenuhnya menjangkau wilayah terisolir, warga bertahan dengan sumber daya seadanya, menunggu akses jalan kembali terbuka.

Gayo Lues — Sungai kini menjadi jalan. Jembatan runtuh, akses terputus, dan listrik padam berpekan-pekan. Begitulah kondisi Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues, Aceh, hingga awal Januari 2026. Di tengah keterisolasian itu, relawan berupaya masuk, menembus jalur yang nyaris tak bisa dilalui.

“Kalau sekarang mau ke Pining, harus lewat sungai. Jembatan sudah putus,” kata Ayi Meugit, Relawan yang tergabung dalam Posko Seutui, kepada tinjauan.id, Sabtu (3/1/2026).

Perjalanan menuju Pining bukan perkara mudah. Jarak Blangkejeren, ibu kota Kabupaten Gayo Lues, ke Pining sekitar 42 kilometer. Dalam kondisi normal, rute ini dapat ditempuh sekitar dua jam, namun pascabencana waktu tempuh meningkat hingga empat jam.

Kendaraan roda empat yang dapat melintas pun terbatas, hanya mobil berpenggerak 4×4 dan tidak berani berjalan sendiri. Perjalanan harus dilakukan beriringan agar saling membantu jika kendaraan tersangkut. Di beberapa titik, bahkan mobil 4×4 tidak mampu melintas ketika debit air sungai meningkat.

Di wilayah Pining terdapat sejumlah desa terdampak, seperti Desa Pining, Perti, Ekan, Pasir Putih, hingga Lesten. Desa Lesten menjadi salah satu wilayah yang hingga kini masih terisolir. Akses ke sana hanya bisa ditempuh dengan sepeda motor melalui jalur sempit dan berlumpur.

“Kalau motor jatuh atau macet, harus diangkat ramai-ramai,” ujar Ayi.

Warga melintas di jalan bekas longsor sambil membawa tabung gas menggunakan sepeda motor menuju lokasi terisolir di Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues. (Foto: Oviyandi)

Banjir besar mengubah wajah permukiman warga. Sejumlah rumah hanyut tanpa sisa. Di beberapa lokasi, bekas rumah kini telah menjadi alur sungai. Warga yang tinggal di bantaran sungai memang terbiasa dengan banjir musiman, namun kali ini dampaknya jauh lebih parah.

Sebagian warga mengungsi, tetapi tidak meninggalkan wilayah desanya. Di Desa Pepela, warga membangun tempat tinggal darurat secara mandiri dari batang kayu dan papan.

Gubuk-gubuk kecil berdiri di lokasi yang lebih tinggi. Di desa itu, hanya satu tenda BNPB yang terlihat.

Ironisnya, bencana datang di tengah musim panen durian. Jalan yang rusak membuat hasil panen sulit dibawa keluar. Harga durian anjlok.

Warga tetap mencoba menjual hasil kebun dengan menyeberangi sungai menggunakan sepeda motor, meski risikonya besar.

“Banyak motor mogok setelah menyeberang. Nggak ada perahu atau alat bantu, warga terobos saja,” kata Ayi.

Kekhawatiran warga kata Ayi kini meluas pada persoalan pangan. Selama ini, pasokan beras sebagian besar didatangkan dari Aceh Timur. Dengan akses jalan yang belum pulih, warga mulai cemas memikirkan ketersediaan bahan pokok ke depan.

Selain durian, sumber penghidupan warga berasal dari kemiri, kakao, nilam, dan kopi yang kini sulit dipasarkan.

Kondisi semakin berat karena listrik belum pulih. Bahkan wilayah Gayo Lues yang tidak terdampak langsung banjir baru kembali menikmati aliran listrik setelah lebih dari sebulan.

Komunikasi nyaris terputus. Selain menyalurkan bantuan, Ayi bersama timnya datang dengan misi lain: membuka kembali akses komunikasi. Jaringan seluler di Pining nyaris tidak berfungsi. Informasi dari dan ke wilayah ini terputus. Kondisi itu menyulitkan warga, relawan, hingga aparat setempat untuk berkoordinasi.

“Kami pasang Starlink karena di sana benar-benar blank. Komunikasi susah, mau lapor kondisi juga nggak bisa,” kata Ayi.

Tak hanya di Pining, dampak banjir juga terasa di Kecamatan Tripe Jaya. Sekitar 200 rumah dilaporkan hilang. Masjid dan musala di Desa Pasir terseret arus.

Menjelang Ramadhan, warga berinisiatif membangun tempat ibadah darurat secara swadaya.

Di tengah akses yang belum pulih dan bantuan yang belum sepenuhnya menjangkau wilayah terisolir, relawan terus datang menjadi penghubung di tengah sunyi, sekaligus saksi ketabahan warga yang bertahan.

Gayo Lues masih berjuang dalam keterbatasan. Di tengah akses yang belum pulih dan bantuan yang belum sepenuhnya menjangkau wilayah terisolir, warga bertahan dengan sumber daya seadanya, menunggu jalan kembali terbuka dan kehidupan perlahan berjalan kembali.(*)

Makin Tahu Indonesia

Tags: AcehBencana banjir SumateraGayo LuesMakin Tahu Indonesia
ShareTweetSendShare

Related Posts

Pemko Langsa Raih Penghargaan Kota Terbaik Pengendalian Inflasi 2026
Daerah

Pemko Langsa Raih Penghargaan Kota Terbaik Pengendalian Inflasi 2026

April 25, 2026
Syech Muharram Minta Status Hutan Lindung Dikeluarkan dari Kebun Rakyat Aceh Besar
Daerah

Aceh Besar Terbaik dalam Pilar Infrastruktur dan Tata Kelola Institusi se-Aceh, Peringkat 4 dalam IDSD 2025

April 25, 2026
Wali Nanggroe Minta Rakyat Aceh Jaga Stabilitas Sosial dan Energi di Tengah Dinamika Global
Daerah

Wali Nanggroe Minta Rakyat Aceh Jaga Stabilitas Sosial dan Energi di Tengah Dinamika Global

April 25, 2026
Bupati Aceh Barat Luncurkan AMP Mini untuk Atasi Jalan Berlubang
Daerah

Bupati Aceh Barat Luncurkan AMP Mini untuk Atasi Jalan Berlubang

April 25, 2026
Pemko Banda Aceh Habiskan Hampir Rp4 Miliar untuk Rangkaian Pesta HUT Kota Banda Aceh
Daerah

Pemko Banda Aceh Habiskan Hampir Rp4 Miliar untuk Rangkaian Pesta HUT Kota Banda Aceh

April 24, 2026
Gubernur Aceh Hadiri Relaunching AMANAH, Dorong Peran Strategis Generasi Muda
Daerah

Gubernur Aceh Hadiri Relaunching AMANAH, Dorong Peran Strategis Generasi Muda

April 23, 2026
Next Post
Program Seumeugleh Dinas Pendidikan Aceh di Aceh Tamiang Libatkan 500 Personil

Program Seumeugleh Dinas Pendidikan Aceh di Aceh Tamiang Libatkan 500 Personil

Sekda Aceh Dorong Peran Strategis Mahasiswa KKN dalam Pemulihan Pasca Bencana

Sekda Aceh Dorong Peran Strategis Mahasiswa KKN dalam Pemulihan Pasca Bencana

Discussion about this post

Recommended Stories

Viralnya Gubernur Sherly dan Mualem: Prestasi dan Ledakan Ekonomi Maluku Utara yang Membawa Sorotan Nasional

Viralnya Gubernur Sherly dan Mualem: Prestasi dan Ledakan Ekonomi Maluku Utara yang Membawa Sorotan Nasional

October 10, 2025
Tim PKM Unigha Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Pidie dan Pidie Jaya

Tim PKM Unigha Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Pidie dan Pidie Jaya

December 30, 2025
Lahan Pangan Hancur, Jalan dan Jembatan Rusak: Banjir Aceh Buka Pintu Krisis Ekonomi

Lahan Pangan Hancur, Jalan dan Jembatan Rusak: Banjir Aceh Buka Pintu Krisis Ekonomi

December 26, 2025

Popular Stories

  • Tingkat Pengangguran Usia Muda Tinggi, Indonesia Berjuang Ciptakan Lapangan Kerja

    Prabowo Segera Bentuk Tim Reformasi Polri, Bentuk Juga Komisi Investigasi Insiden Agustus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gaji PPPK Aceh Macet Hampir 4 Bulan, Ribuan ASN Hidup dengan Utang Karena APBA-P Tak Kunjung Jelas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kritik Kosong tentang Ulama Dayah Adalah Opini yang Tak Perlu Ditulis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Kunjung Dapat Kerja di Aceh, Hendra Nekat Merantau ke Australia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buntut Polemik di DPRA, Mualem Dikabarkan Kantongi Dua Nama Kandidat Pengganti Ketua DPRA

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dataset
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • TINJAUAN.ID
  • Pedoman Media Siber
Email: redaksi@tinjauan.id

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!

No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Politik
  • Opini
  • Sejarah
  • Editorial
  • Pojok Ekraf

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!