Banda Aceh – Sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Aceh menghentikan operasional sementara. Penghentian layanan dilakukan karena dana operasional yang tersedia di rekening virtual account (VA) masing-masing satuan kerja mulai menipis.
Kepala Regional Badan Gizi Nasional (BGN) Aceh, Mustafa Kamal, membenarkan adanya penghentian operasional sementara tersebut. Menurutnya, sejumlah SPPG mengalami kendala akibat belum masuknya dana operasional baru, sementara saldo yang tersedia sudah hampir habis.
“Ada beberapa SPPG yang menghentikan operasional sementara karena saldo VA menipis dan dana operasional berikutnya belum masuk. Saat ini proses pencairan sedang berlangsung,” kata Mustafa Kamal saat dikonfirmasi, Senin (8/6/2026).
Mustafa menjelaskan pihaknya masih mendata jumlah SPPG yang terdampak di seluruh Aceh. Pendataan dilakukan karena kondisi setiap satuan berbeda-beda, termasuk adanya sejumlah SPPG yang mulai menerima pencairan dana pada hari yang sama.
“Belum ada angka pasti karena masih dalam proses pendataan. Ada beberapa yang sore ini sudah mulai menerima dana masuk ke VA,” ujarnya.
Menurut Mustafa, kebijakan penghentian operasional sementara tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Medan. SPPG yang saldo dananya telah habis diminta menghentikan sementara kegiatan hingga dana operasional kembali tersedia.
Meski demikian, BGN Aceh memastikan proses pencairan dana terus dilakukan agar layanan pemenuhan gizi bagi masyarakat dapat kembali berjalan normal dalam waktu dekat.[]











Discussion about this post