Meulaboh – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menghadirkan solusi baru dalam menangani persoalan jalan berlubang yang selama ini menjadi keluhan masyarakat. Bupati Aceh Barat, Tarmizi, resmi meluncurkan alat Asphalt Mixing Plant (AMP) Mini sebagai upaya mempercepat perbaikan infrastruktur jalan di wilayah tersebut.
“Menjawab keluhan masyarakat terkait jalan berlubang di Aceh Barat, kami telah me-*launching* alat baru AMP Mini. Alat AMP Mini lebih efektif dan efisien untuk menambal jalan berlubang,” ujar Tarmizi.
Bupati menjelaskan bahwa seluruh jalan berlubang, terutama jalan utama, akan segera dilakukan *patching* menggunakan aspal. Langkah ini diambil setelah metode sebelumnya menggunakan beton dinilai kurang bertahan lama.
“Sebelumnya juga pernah di-patching dengan beton, namun karena kendaraan muatan berat seperti truk pengangkut CPO dan trado pengangkut alat berat yang tonasenya melebihi kemampuan daya tahan beton, maka jalan cepat rusak,” jelasnya.
Tarmizi juga mengakui bahwa perbaikan jalan akan terus dilakukan secara bertahap, disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah yang semakin terbatas akibat berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat secara drastis.
Untuk menghadapi keterbatasan anggaran tersebut, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat mengambil langkah efisiensi dengan mencoret program-program yang tidak menjadi prioritas di seluruh dinas, sekaligus berfokus pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Memperbaiki jalan rusak dengan aspal akan terus dilakukan sesuai dengan kemampuan keuangan daerah. Solusi saat ini fokus pada efisiensi anggaran di seluruh dinas, mencoret program-program yang tidak prioritas, dan fokus meningkatkan PAD,” pungkas Tarmizi.
Kehadiran AMP Mini ini diharapkan menjadi angin segar bagi masyarakat Aceh Barat yang selama ini mengeluhkan kondisi jalan rusak, sekaligus menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kualitas infrastruktur di tengah keterbatasan fiskal.[]













Discussion about this post