Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
No Result
View All Result
Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
Home News Daerah

Aceh Besar Terbaik dalam Pilar Infrastruktur dan Tata Kelola Institusi se-Aceh, Peringkat 4 dalam IDSD 2025

TINJAUAN ID by TINJAUAN ID
April 25, 2026
Reading Time: 2 mins read
0
Syech Muharram Minta Status Hutan Lindung Dikeluarkan dari Kebun Rakyat Aceh Besar

Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris atau yang akrab disapa Syech Muharram. Foto: Humas Pemkab Aceh Besar.

KOTA JANTHO – Kabupaten Aceh Besar mencatat prestasi membanggakan dalam Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) 2025 yang dirilis Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM. Dengan skor 3,80, kabupaten ini berhasil menempati peringkat keempat dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Aceh.

Kabupaten Aceh Besar jadi satu-satunya kabupaten yang menembus jajaran empat besar, bersaing langsung dengan Kota Banda Aceh (4,05), Kota Lhokseumawe (3,90), dan Kota Langsa (3,81).

Di balik skor IDSD 3,80 yang melampaui rata-rata kabupaten/kota Aceh (3,46) dan bahkan rata-rata nasional (3,50), tersimpan kerja keras dan visi yang dibangun sejak hari pertama kepemimpinan H. Muharram Idris atau yang akrab disapa Syech Muharram sebagai Bupati Aceh Besar periode 2025–2029.

“Fokus kami adalah meningkatkan kualitas layanan publik, infrastruktur, serta memberdayakan masyarakat agar lebih mandiri secara ekonomi. Aceh Besar harus menjadi kabupaten yang benar-benar berdaya saing,” ujar Syech Muharram, Jumat, (24/4/2026) di Kota Jantho, Aceh Besar.

Infrastruktur Aceh Besar Nomor Satu se-Aceh

Dari 12 pilar yang diukur dalam IDSD 2025, Kabupaten Aceh Besar tampil paling menonjol dalam Pilar Infrastruktur dengan skor 3,45 — tertinggi di seluruh Provinsi Aceh, jauh melampaui rata-rata kabupaten/kota yang hanya 2,84.

Syech Muharram sejak awal menjabat konsisten mendorong pembangunan infrastruktur yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

“Infrastruktur bukan soal jalan saja, semua harus kita bangun bersama-sama. Masyarakat tidak bisa sejahtera kalau kebutuhan dasarnya belum terpenuhi,” tegasnya.

Tata Kelola Institusi Pemerintahan Terbaik di Aceh

Dalam Pilar Institusi, Aceh Besar mencatat skor 4,84 — tertinggi se-Aceh, melampaui rata-rata provinsi (4,71) dan bahkan rata-rata nasional (4,30). Pilar ini mengukur efektivitas birokrasi, transparansi kebijakan, dan kepercayaan publik terhadap pemerintahan daerah.

Komitmen Syech Muharram terhadap tata kelola yang bersih tercermin dalam laporan LKPJ Tahun Anggaran 2025: target pendapatan daerah sebesar Rp1,79 triliun terealisasi 98,54 persen, dan pembiayaan daerah Rp72,33 miliar direalisasikan 100 persen dari target.

“Kepercayaan masyarakat adalah modal utama kami. Kalau birokrasi bersih, transparan, dan responsif, investor akan datang sendiri, masyarakat akan merasakan manfaatnya langsung,” kata Syech Muharram.

Visi Syech Muharram di Sektor Pertanian

Di luar infrastruktur fisik, Syech Muharram mengusung visi agraria yang ambisius. Ia mendorong seluruh petani Aceh Besar untuk bisa panen dua kali setahun.

Target ini membutuhkan dukungan pembangunan bendungan dan jaringan irigasi yang memadai dan sudah menjadi salah satu prioritas anggaran dalam KUA-PPAS APBK 2026.

“Petani kita harus bisa sejahtera dari lahannya sendiri. Kalau irigasi baik, benih unggul tersedia, dan harga terjaga, panen dua kali setahun bukan mimpi. itu target yang harus kita capai bersama,” ujarnya di hadapan para petani Aceh Besar.

4 Prioritas Pembangunan Aceh Besar

Dalam penyerahan rancangan KUA-PPAS APBK 2026 kepada DPRK Aceh Besar, Syech Muharram menegaskan empat prioritas pembangunannya:

Memperkuat infrastruktur untuk mendukung pelayanan dasar yang terintegrasi dan berwawasan lingkungan.

Pengembangan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru serta peningkatan daya saing komoditi daerah.

Penguatan kapasitas kelembagaan dan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.

Peningkatan SDM yang berdaya saing serta pelaksanaan nilai-nilai syariat Islam secara kaffah

“Empat prioritas ini adalah peta jalan yang kami pegang setiap hari dalam mengambil keputusan. Aceh Besar harus maju, dan kemajuan itu harus dirasakan sampai ke gampong-gampong,” pungkas Syech Muharram.[]

Tags: Aceh BesarIDSDinfrastrukturPemkab Aceh BesarSyech Muharram
ShareTweetSendShare

Related Posts

Beasiswa sebagai Alat Diplomasi: Membaca Strategi Geopolitik Cina lewat Pendidikan di Indonesia
Dunia

Beasiswa sebagai Alat Diplomasi: Membaca Strategi Geopolitik Cina lewat Pendidikan di Indonesia

July 27, 2026
Komunitas Baca Bireuen Gelar Diskusi Sejarah, Menghidupkan Kembali Semangat Habib Bugak Al-Asyi
Daerah

Komunitas Baca Bireuen Gelar Diskusi Sejarah, Menghidupkan Kembali Semangat Habib Bugak Al-Asyi

July 27, 2026
Peringati Hari Anak Nasional, Kak Na Ajak Anak Aceh Lestarikan Permainan Tradisional
Daerah

Peringati Hari Anak Nasional, Kak Na Ajak Anak Aceh Lestarikan Permainan Tradisional

July 26, 2026
Wagub Aceh Audiensi dengan Menko Yusril Terkait Status Wakaf Blang Padang
Daerah

Wagub Aceh Audiensi dengan Menko Yusril Terkait Status Wakaf Blang Padang

July 26, 2026
Wagub Aceh Bahas Implemenyasi MoU Helsinki bersama Sekretariat Negara
Daerah

Wagub Aceh Bahas Implemenyasi MoU Helsinki bersama Sekretariat Negara

July 26, 2026
BWI Tegaskan Komitmen Fasilitasi Penyelesaian Status Wakaf Blang Padang
Daerah

BWI Tegaskan Komitmen Fasilitasi Penyelesaian Status Wakaf Blang Padang

July 26, 2026
Next Post
Pemko Langsa Raih Penghargaan Kota Terbaik Pengendalian Inflasi 2026

Pemko Langsa Raih Penghargaan Kota Terbaik Pengendalian Inflasi 2026

Petrodollar: Antara Dominasi Dolar, Pola Konflik Global, dan Hegemoni Amerika Serikat

Petrodollar: Antara Dominasi Dolar, Pola Konflik Global, dan Hegemoni Amerika Serikat

Discussion about this post

Recommended Stories

GeRAK Aceh Desak Moratorium Izin Tambang di Tengah Ancaman Kerusakan Ekologi

GeRAK Aceh Desak Moratorium Izin Tambang di Tengah Ancaman Kerusakan Ekologi

October 29, 2025
Kuota Biosolar dan Pertalite Aceh Naik di 2026, Dinas ESDM Beberkan Pemicu Utama Antrean SPBU

Dinas ESDM Aceh Susun Skema Legalisasi Minyak Rakyat

July 16, 2026
Hadiri Maulid IKNR. Ini pesan Wagub Aceh Untuk Perantau di Jakarta

Hadiri Maulid IKNR. Ini pesan Wagub Aceh Untuk Perantau di Jakarta

September 20, 2025
  • Dataset
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • TINJAUAN.ID
  • Pedoman Media Siber
Email: redaksi@tinjauan.id

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!

No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Politik
  • Opini
  • Sejarah
  • Editorial
  • Pojok Ekraf

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!