Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Global
  • Politik
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Global
  • Politik
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
No Result
View All Result
Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
Home News

ARAH Minta Pemerintah Aceh Segera Mencopot Kepala Badan Keuangan Aceh

TINJAUAN ID by TINJAUAN ID
December 27, 2025
Reading Time: 2 mins read
0
ARAH Minta Pemerintah Aceh Segera Mencopot Kepala Badan Keuangan Aceh

ARAH meminta Pemerintah Aceh untuk segera mencopot Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Aceh (BPKA) terkait lambannya realisasi anggaran, minimnya komunikasi publik yang akuntabel, serta indikasi tidak profesional dalam mengelola keuangan daerah.

Banda Aceh – Aliansi Rakyat Aceh (ARAH) secara tegas meminta Pemerintah Aceh untuk segera mengambil langkah tegas berupa pencopotan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Aceh (BPKA) karena dinilai gagal menunjukkan kinerja yang transparan, responsif, dan profesional dalam mengelola keuangan daerah. Melalui pernyataan tertulis, Minggu, (27/12/2025).

Permintaan ini bukan tanpa alasan. ARAH mencatat berbagai keluhan dari publik, termasuk kalangan birokrasi dan penerima layanan keuangan daerah, terkait lambannya realisasi anggaran, minimnya komunikasi publik yang akuntabel, serta indikasi tidak sinkronnya koordinasi antar-SKPA yang berdampak pada tersendatnya roda pemerintahan.

Koordinator ARAH, Ariza, menyampaikan bahwa keberadaan seorang Kepala BPKA seharusnya menjadi poros utama dalam memastikan perencanaan, pencairan, dan pelaporan anggaran berjalan efisien, tepat waktu, dan berpihak kepada kebutuhan masyarakat. Namun yang terjadi justru sebaliknya.

“Kami melihat ada stagnasi. Realisasi anggaran lambat, refocusing tidak jelas, dan kesannya seperti tidak ada sense of urgency, padahal situasi Aceh sedang membutuhkan pemulihan pasca bencana dan percepatan ekonomi,” ujar Ariza.

Keterlambatan dalam pencairan anggaran telah berdampak langsung pada layanan publik. Mulai dari terhambatnya distribusi bantuan kebencanaan, keterlambatan gaji dan tunjangan ASN, hingga mandeknya sejumlah program strategis di bidang pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi.

“Kepala BPKA seharusnya menjadi motor penggerak. Jika justru menjadi titik lemah dalam sistem keuangan daerah, maka sudah saatnya dilakukan evaluasi menyeluruh, termasuk pencopotan,” tegas Ariza.

ARAH juga menyoroti lemahnya transparansi yang ditunjukkan oleh BPKA dalam menjawab pertanyaan publik maupun lembaga pengawasan independen. Beberapa pertanyaan yang diajukan masyarakat sipil dan DPR Aceh mengenai kondisi kas daerah, posisi realisasi anggaran, serta prioritas belanja strategis, tidak dijawab secara terbuka atau malah dihindari.

“Dalam tata kelola keuangan modern, transparansi adalah fondasi. Ketika pemegang otoritas keuangan enggan membuka informasi dan tidak komunikatif, maka publik berhak curiga,” tambah Ariza.

Atas berbagai persoalan tersebut, ARAH secara terbuka meminta Gubernur Aceh untuk segera mengevaluasi dan mencopot Kepala BPKA. ARAH meyakini bahwa pembiaran terhadap pejabat yang tidak memiliki kinerja dan integritas hanya akan memperburuk kondisi keuangan daerah dan melemahkan kepercayaan publik.

“Gubernur harus menunjukkan ketegasan. Jangan biarkan posisi strategis ini diisi oleh orang yang tidak mampu beradaptasi dengan kebutuhan pelayanan publik,” kata Ariza.

ARAH menyerukan agar momentum ini dijadikan awal dari reformasi tata kelola keuangan daerah yang lebih bersih, transparan, profesional, dan berpihak kepada rakyat. Pemimpin keuangan publik tidak cukup hanya paham angka, tetapi juga harus memahami makna anggaran sebagai alat kesejahteraan.

“Uang rakyat harus dikelola oleh orang yang punya visi, integritas, dan keberanian bertanggung jawab. Jika tidak, maka perubahan di Aceh hanya akan jadi wacana, bukan kenyataan,” tutup Ariza.[]

ShareTweetSendShare

Related Posts

Bupati Aceh Besar Tinjau Finalisasi Lahan Sekolah Rakyat, Dorong Percepatan Pembangunan Sarana Pendidikan
Daerah

Bupati Aceh Besar Tinjau Finalisasi Lahan Sekolah Rakyat, Dorong Percepatan Pembangunan Sarana Pendidikan

May 13, 2026
Sambut Idul Adha 1447 H, Pemkab Aceh Besar Gelar Pangan Murah di Sukamakmur
Daerah

Sambut Idul Adha 1447 H, Pemkab Aceh Besar Gelar Pangan Murah di Sukamakmur

May 13, 2026
Bupati Aceh Besar Minta Pembebasan Lahan untuk SPAM Regional Dipercepat
Daerah

Bupati Aceh Besar Minta Pembebasan Lahan untuk SPAM Regional Dipercepat

May 13, 2026
Polemik JKA, Praktisi Hukum Nilai Publik Sedang Digiring pada Pemahaman Keliru
Daerah

Polemik JKA, Praktisi Hukum Nilai Publik Sedang Digiring pada Pemahaman Keliru

May 13, 2026
Kak Na: Konsumsi Ikan Penting untuk Mendukung Tumbuh Kembang Otak Anak
Daerah

Kak Na: Konsumsi Ikan Penting untuk Mendukung Tumbuh Kembang Otak Anak

May 11, 2026
Rabithah Alumni MUDI Aceh Utara Resmi Dikukuhkan, Perkuat Khidmah Alumni untuk Guru dan Dayah
Daerah

Rabithah Alumni MUDI Aceh Utara Resmi Dikukuhkan, Perkuat Khidmah Alumni untuk Guru dan Dayah

May 11, 2026
Next Post
Tahap Pertama, Sekda Aceh Lepas 3.000 ASN ke Lima Kabupaten Terdampak Bencana

Tahap Pertama, Sekda Aceh Lepas 3.000 ASN ke Lima Kabupaten Terdampak Bencana

Jembatan Krueng Tingkeum Kuta Blang Terapkan Sistem Buka-Tutup Setiap Satu Jam

Jembatan Krueng Tingkeum Kuta Blang Terapkan Sistem Buka-Tutup Setiap Satu Jam

Discussion about this post

Recommended Stories

Sejumlah Pejabat Akan Ikuti Uji Kompetensi dan Evaluasi, Isyaratkan Pergantian Kepala Dinas

APBA Aceh Tunjukkan Capaian Positif: Realisasi 23.27 persen, Lampaui Target Awal Tahun

May 2, 2026
Zahratul, Mahasiswi Tadris Bahasa Indonesia UIN Sultanah Nahrasiyah Raih Prestasi Nasional

Zahratul, Mahasiswi Tadris Bahasa Indonesia UIN Sultanah Nahrasiyah Raih Prestasi Nasional

July 21, 2025
Martini: DPRA Bukan Milik Pribadi, Sindiran untuk Ketua DPRA?

Martini: DPRA Bukan Milik Pribadi, Sindiran untuk Ketua DPRA?

March 12, 2026

Popular Stories

  • Pemerintah Aceh Siapkan Rp10 Miliar Bantuan Pendidikan bagi Mahasiswa Korban Bencana Hidrometeorologi, Baca Persyaratannya

    Pemerintah Aceh Siapkan Rp10 Miliar Bantuan Pendidikan bagi Mahasiswa Korban Bencana Hidrometeorologi, Baca Persyaratannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prabowo Segera Bentuk Tim Reformasi Polri, Bentuk Juga Komisi Investigasi Insiden Agustus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gaji PPPK Aceh Macet Hampir 4 Bulan, Ribuan ASN Hidup dengan Utang Karena APBA-P Tak Kunjung Jelas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kritik Kosong tentang Ulama Dayah Adalah Opini yang Tak Perlu Ditulis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Kunjung Dapat Kerja di Aceh, Hendra Nekat Merantau ke Australia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dataset
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • TINJAUAN.ID
  • Pedoman Media Siber
Email: redaksi@tinjauan.id

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!

No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Politik
  • Opini
  • Sejarah
  • Editorial
  • Pojok Ekraf

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!