Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Global
  • Politik
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Global
  • Politik
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
No Result
View All Result
Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
Home News Daerah

Pemkab Aceh Besar Peringati Hari Lahir Pancasila Tahun 2026

TINJAUAN ID by TINJAUAN ID
June 1, 2026
Reading Time: 2 mins read
0
Pemkab Aceh Besar Peringati Hari Lahir Pancasila Tahun 2026

KOTA JANTHO – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar memperingati Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Aceh Besar, Kota Jantho, Senin (1/6/2026).

Hadir dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Aceh Besar Drs H Syukri, Setdakab Aceh Besar Bahrul Jamil SSos MSi, Danlanud Sultan Iskandar Muda Kol Pnb Suryo Anggoro M.Tr (Han), Wakapolres Aceh Besar Kompol Hadidin SH MH, Ketua Mahkamah Syariah Aceh Besar Yusnardi SHi MH, perwakilan Kodim 0101/KBA, unsur Forkopimda, para Staf Ahli Bupati, para Asisten Setdakab, Kepala OPD, dan para ASN/PPPK.

Adapun Inspektur Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026 tersebut Ketua DPRK Aceh Besar Abdul Muchti S.I.Kom dan Perwira Upacara Asisten I Sekdakab Aceh Besar Farhan AP. Upacara tersebut juga dihadiri para Purna Paskibraka Aceh Besar tahun 2025.

Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia, Yudian Wahyudi dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Ketua DPRK Aceh Besar Abdul Muchti mengatakan, tema yang diusung dalam peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026 adalah “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”.

Tema ini mempertegas bahwa nilai nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan untuk menjaga keutuhan bangsa Indonesia, namun demikian juga menjadi jawaban terciptanya perdamaian dunia yang abadi. Pancasila adalah “bintang penuntun” yang telah membuktikan ketangguhannya. Di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata bagaimana keberagaman yang terdiri atas lebih dari 17.000 (tujuh belas ribu) pulau dan ratusan etnik dapat disatukan dalam satu ikatan kebangsaan. “Pancasila adalah “jangkar moral” kita dalam menghadapi turbulensi global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik,” katanya.

Sesuai amanat Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Indonesia memiliki tanggung jawab konstitusional untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Pancasila adalah fondasi dari kebijakan luar negeri Indonesia yang bebas aktif. Nilai musyawarah dan mufakat yang kita anut adalah instrumen diplomasi yang sangat dibutuhkan dunia saat ini untuk menjembatani perbedaan dan menghentikan konflik.

Sebagai bangsa yang besar, Indonesia terus menunjukkan kepemimpinan nyata. Kontribusi pasukan perdamaian Indonesia di bawah bendera Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), peran Indonesia dalam mediasi konflik regional, serta konsistensi Indonesia dalam menyuarakan keadilan bagi bangsa-bangsa terjajah adalah pengejawantahan dari sila kedua: Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Indonesia ingin dunia melihat bahwa perdamaian bukan sekadar ketiadaan perang, melainkan hadirnya keadilan bagi seluruh umat manusia.

Untuk itu, ia mengajak seluruh elemen bangsa, terutama generasi muda sebagai penjaga masa depan, untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup (living ideology). Kepada para Menteri dan Kepala Daerah, ia menitipkan Pancasila di tangan mereka. Pastikan setiap kebijakan publik yang lahir berlandaskan keadilan sosial memenuhi rasa keadilan publik, menjamin hak-hak masyarakat terkecil, dan tidak membiarkan ada rakyat yang merasa ditinggalkan. Kita harus terus melawan segala bentuk intoleransi dan radikalisme yang dapat merusak harmonisasi kebangsaan kita.

“Mari kita teguhkan kembali komitmen kebangsaan kita. Mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi religiusitas dengan semangat persatuan dan kuat karena nilai-nilai kemanusiaannya. Selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi seluruh anak bangsa di Republik yang kita cintai,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Badan Kesbangpol Aceh Besar, Doddy Mulia ST MSi menjelaskan, peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”. Peringatan Hari Lahir Pancasila tersebut turut dihadiri Forkopimda, para Staf Ahli Bupati, para Asisten Setdakab, Kepala OPD, ASN/PPPK jajaran Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, serta para Purna Paskibraka Aceh Besar tahun 2025.(**)

Tags: Hari lahir pancasilaPemkab Aceh Besar
ShareTweetSendShare

Related Posts

JASA Aceh Dukung Surat Muallem ke Menteri ESDM, Pengolahan Gas Blok Andaman Onshore di KEK Arun Harus Jadi Pengungkit Ekonomi Aceh
Daerah

JASA Aceh Dukung Surat Muallem ke Menteri ESDM, Pengolahan Gas Blok Andaman Onshore di KEK Arun Harus Jadi Pengungkit Ekonomi Aceh

June 1, 2026
Karhutla Melanda Enam Kabupaten di Aceh, Polisi Buru Pelaku Pembakaran Lahan
Daerah

Karhutla Melanda Enam Kabupaten di Aceh, Polisi Buru Pelaku Pembakaran Lahan

June 1, 2026
Sekda Aceh Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Tegaskan Pancasila Fondasi Perdamaian Dunia
Daerah

Sekda Aceh Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Tegaskan Pancasila Fondasi Perdamaian Dunia

June 1, 2026
Bupati Aceh Besar Dorong Peran Aktif Kecamatan Wujudkan Pemerintahan yang Melayani
Daerah

Bupati Aceh Besar Dorong Peran Aktif Kecamatan Wujudkan Pemerintahan yang Melayani

May 29, 2026
Demokrat Aceh Bagikan Daging Kurban untuk Panti Asuhan dan Masyarakat
Daerah

Demokrat Aceh Bagikan Daging Kurban untuk Panti Asuhan dan Masyarakat

May 28, 2026
Perempuan Beutong Bersatu Desak Pencabutan Izin Tambang, Bupati Diminta Temui Warga
Daerah

Masyarakat Sipil Aceh Serukan Penghentian Aktivitas Tambang di Beutong Ateuh Banggalang, Nagan Raya

May 23, 2026
Next Post
Karhutla Melanda Enam Kabupaten di Aceh, Polisi Buru Pelaku Pembakaran Lahan

Karhutla Melanda Enam Kabupaten di Aceh, Polisi Buru Pelaku Pembakaran Lahan

JASA Aceh Dukung Surat Muallem ke Menteri ESDM, Pengolahan Gas Blok Andaman Onshore di KEK Arun Harus Jadi Pengungkit Ekonomi Aceh

JASA Aceh Dukung Surat Muallem ke Menteri ESDM, Pengolahan Gas Blok Andaman Onshore di KEK Arun Harus Jadi Pengungkit Ekonomi Aceh

Discussion about this post

Recommended Stories

Sekda Aceh Buka UKW dan Seminar Nasional AMSI Aceh, Tekankan Penguatan Ekosistem Media Pascabencana

Sekda Aceh Buka UKW dan Seminar Nasional AMSI Aceh, Tekankan Penguatan Ekosistem Media Pascabencana

April 15, 2026
Abu Sibreh dan Politik Rekognisi Dayah: Menggugat Jawa-Sentrisme Pendidikan Islam

Abu Sibreh dan Politik Rekognisi Dayah: Menggugat Jawa-Sentrisme Pendidikan Islam

September 23, 2025

Influencer Andrew Tate ditahan di tengah penyelidikan perdagangan manusia

December 30, 2022

Popular Stories

  • Pemerintah Aceh Siapkan Rp10 Miliar Bantuan Pendidikan bagi Mahasiswa Korban Bencana Hidrometeorologi, Baca Persyaratannya

    Pemerintah Aceh Siapkan Rp10 Miliar Bantuan Pendidikan bagi Mahasiswa Korban Bencana Hidrometeorologi, Baca Persyaratannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prabowo Segera Bentuk Tim Reformasi Polri, Bentuk Juga Komisi Investigasi Insiden Agustus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gaji PPPK Aceh Macet Hampir 4 Bulan, Ribuan ASN Hidup dengan Utang Karena APBA-P Tak Kunjung Jelas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kritik Kosong tentang Ulama Dayah Adalah Opini yang Tak Perlu Ditulis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Kunjung Dapat Kerja di Aceh, Hendra Nekat Merantau ke Australia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dataset
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • TINJAUAN.ID
  • Pedoman Media Siber
Email: redaksi@tinjauan.id

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!

No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Politik
  • Opini
  • Sejarah
  • Editorial
  • Pojok Ekraf

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!