Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Global
  • Politik
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Global
  • Politik
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
No Result
View All Result
Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
Home News Daerah

JASA Aceh Dukung Surat Muallem ke Menteri ESDM, Pengolahan Gas Blok Andaman Onshore di KEK Arun Harus Jadi Pengungkit Ekonomi Aceh

TINJAUAN ID by TINJAUAN ID
June 1, 2026
Reading Time: 3 mins read
0
JASA Aceh Dukung Surat Muallem ke Menteri ESDM, Pengolahan Gas Blok Andaman Onshore di KEK Arun Harus Jadi Pengungkit Ekonomi Aceh

BANDA ACEH – Jaringan Aneuk Syuhada Aceh (JASA) menyatakan dukungannya terhadap langkah Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Muallem), yang menyampaikan surat kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terkait pengembangan eksplorasi gas Lapangan Tangkulo di Wilayah Kerja South Andaman.

JASA menilai langkah tersebut merupakan upaya penting untuk memastikan pengelolaan sumber daya gas Aceh tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi migas nasional, tetapi juga mampu memberikan manfaat ekonomi yang maksimal bagi masyarakat dan daerah.

Sekretaris Jenderal JASA Aceh, Murhalim, mengatakan bahwa pengembangan South Andaman harus menjadi momentum kebangkitan ekonomi Aceh melalui hadirnya investasi, lapangan kerja, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta tumbuhnya industri-industri baru yang mampu menciptakan nilai tambah di daerah.

Menurutnya, pembangunan Onshore Receiving Facility (ORF) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun akan memberikan dampak ekonomi yang jauh lebih luas dibandingkan apabila sebagian besar aktivitas pengolahan dilakukan di laut. Selain menciptakan lapangan kerja dalam jumlah besar, pembangunan fasilitas di darat juga akan menggerakkan sektor konstruksi, transportasi, logistik, perdagangan, jasa, hingga UMKM lokal.

“Kami mendukung langkah Pemerintah Aceh yang menginginkan manfaat ekonomi lebih besar bagi daerah. South Andaman harus menjadi motor penggerak ekonomi Aceh, bukan hanya proyek produksi migas semata,” kata Murhalim.

Ia menjelaskan bahwa keberadaan ORF di KEK Arun akan menciptakan perputaran ekonomi yang besar bagi Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Utara. Aktivitas industri yang lahir dari proyek tersebut akan meningkatkan kebutuhan tenaga kerja, jasa transportasi, penyediaan logistik, perumahan, perdagangan, rumah makan, hingga berbagai usaha masyarakat lainnya yang berada di sekitar kawasan industri.

Menurut Murhalim, pengalaman pada masa kejayaan industri gas Arun menunjukkan bahwa aktivitas industri migas mampu menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di Lhokseumawe dan Aceh Utara. Kehadiran berbagai industri saat itu tidak hanya memberikan kontribusi terhadap perekonomian daerah, tetapi juga mendorong berkembangnya sektor usaha masyarakat dalam skala yang luas.

“Ketika industri tumbuh, maka ekonomi masyarakat di sekitarnya juga bergerak. Warung, usaha transportasi, kontraktor lokal, penyedia jasa, hingga pelaku UMKM akan ikut merasakan manfaatnya. Inilah yang harus diperjuangkan agar dampak ekonomi South Andaman benar-benar dirasakan oleh rakyat Aceh,” ujarnya.

Selain itu, JASA Aceh menilai pembangunan ORF di darat juga berpotensi meningkatkan penerimaan daerah melalui berbagai aktivitas ekonomi yang muncul di sekitar kawasan industri. Meningkatnya investasi dan kegiatan usaha diyakini akan memberikan kontribusi terhadap PAD serta memperkuat kapasitas fiskal daerah untuk membiayai pembangunan dan pelayanan publik.

Ia menilai KEK Arun memiliki keunggulan karena didukung oleh infrastruktur energi dan kawasan industri yang telah tersedia. Kondisi tersebut menjadi modal penting untuk menarik investasi lanjutan yang memanfaatkan gas sebagai bahan baku maupun sumber energi bagi industri-industri baru.

Menurut Murhalim, kehadiran ORF juga dapat menjadi pintu masuk bagi pengembangan industri hilir berbasis gas seperti petrokimia, pupuk, pembangkit listrik, manufaktur, dan berbagai sektor industri lainnya yang mampu menciptakan nilai tambah ekonomi bagi Aceh.

Terkait opsi pengembangan menggunakan Floating Production Storage and Offloading (FPSO) yang saat ini menjadi bagian dari rencana pengembangan, Murhalim mengakui bahwa skema tersebut memiliki sejumlah keunggulan dari sisi teknis dan dapat mempercepat proses produksi gas. Namun dari perspektif pembangunan ekonomi daerah, manfaat yang dihasilkan dinilai belum akan sebesar apabila fasilitas utama pengolahan dibangun di darat.

“Kami memahami FPSO memiliki pertimbangan teknis dan efisiensi tertentu. Namun jika berbicara tentang dampak ekonomi, penyerapan tenaga kerja, pertumbuhan industri, perputaran uang di daerah, serta peningkatan PAD, pembangunan fasilitas di darat tentu memberikan manfaat yang lebih besar bagi Aceh,” katanya.

Menurut Murhalim, yang terpenting adalah bagaimana pengembangan South Andaman mampu menghadirkan keseimbangan antara percepatan investasi dan optimalisasi manfaat ekonomi daerah. Karena itu, seluruh pemangku kepentingan perlu membangun komunikasi yang konstruktif untuk mencari formulasi terbaik yang dapat mengakomodasi kepentingan nasional sekaligus harapan masyarakat Aceh.

JASA Aceh berharap gas South Andaman tidak hanya menjadi sumber penerimaan negara, tetapi juga menjadi fondasi kebangkitan ekonomi Aceh melalui hadirnya investasi baru, pengembangan kawasan industri, peningkatan PAD, serta terciptanya lapangan kerja yang berkelanjutan.

“South Andaman adalah peluang besar yang harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Aceh tidak boleh hanya menjadi lokasi produksi gas, tetapi harus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang memperoleh manfaat dari investasi, industri hilir, peningkatan PAD, serta perputaran ekonomi yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Jika ORF dapat dibangun di KEK Arun, maka manfaatnya akan dirasakan oleh masyarakat Lhokseumawe, Aceh Utara, dan Aceh secara keseluruhan. Inilah momentum untuk menjadikan gas South Andaman sebagai motor kebangkitan ekonomi dan industrialisasi Aceh di masa depan,” tutup Murhalim.[]

Tags: AcehJASAMenteri ESDMmigasMuallemMurhalimSouth Andaman
ShareTweetSendShare

Related Posts

Karhutla Melanda Enam Kabupaten di Aceh, Polisi Buru Pelaku Pembakaran Lahan
Daerah

Karhutla Melanda Enam Kabupaten di Aceh, Polisi Buru Pelaku Pembakaran Lahan

June 1, 2026
Pemkab Aceh Besar Peringati Hari Lahir Pancasila Tahun 2026
Daerah

Pemkab Aceh Besar Peringati Hari Lahir Pancasila Tahun 2026

June 1, 2026
Sekda Aceh Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Tegaskan Pancasila Fondasi Perdamaian Dunia
Daerah

Sekda Aceh Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Tegaskan Pancasila Fondasi Perdamaian Dunia

June 1, 2026
Bupati Aceh Besar Dorong Peran Aktif Kecamatan Wujudkan Pemerintahan yang Melayani
Daerah

Bupati Aceh Besar Dorong Peran Aktif Kecamatan Wujudkan Pemerintahan yang Melayani

May 29, 2026
Demokrat Aceh Bagikan Daging Kurban untuk Panti Asuhan dan Masyarakat
Daerah

Demokrat Aceh Bagikan Daging Kurban untuk Panti Asuhan dan Masyarakat

May 28, 2026
Perempuan Beutong Bersatu Desak Pencabutan Izin Tambang, Bupati Diminta Temui Warga
Daerah

Masyarakat Sipil Aceh Serukan Penghentian Aktivitas Tambang di Beutong Ateuh Banggalang, Nagan Raya

May 23, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

UMKM Soekaroti Hadirkan Produk Roti, Kini Kuasai 800 Gerai di Aceh

UMKM Soekaroti Hadirkan Produk Roti, Kini Kuasai 800 Gerai di Aceh

November 7, 2025
Aceh dalam Geopolitik Global

Aceh dalam Geopolitik Global

September 3, 2025
Pemadaman Listrik Berkepanjangan di Aceh, Warga Sebut Pelanggaran Hak Rakyat

Pemadaman Listrik Berkepanjangan di Aceh, Warga Sebut Pelanggaran Hak Rakyat

December 17, 2025

Popular Stories

  • Pemerintah Aceh Siapkan Rp10 Miliar Bantuan Pendidikan bagi Mahasiswa Korban Bencana Hidrometeorologi, Baca Persyaratannya

    Pemerintah Aceh Siapkan Rp10 Miliar Bantuan Pendidikan bagi Mahasiswa Korban Bencana Hidrometeorologi, Baca Persyaratannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prabowo Segera Bentuk Tim Reformasi Polri, Bentuk Juga Komisi Investigasi Insiden Agustus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gaji PPPK Aceh Macet Hampir 4 Bulan, Ribuan ASN Hidup dengan Utang Karena APBA-P Tak Kunjung Jelas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kritik Kosong tentang Ulama Dayah Adalah Opini yang Tak Perlu Ditulis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Kunjung Dapat Kerja di Aceh, Hendra Nekat Merantau ke Australia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dataset
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • TINJAUAN.ID
  • Pedoman Media Siber
Email: redaksi@tinjauan.id

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!

No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Politik
  • Opini
  • Sejarah
  • Editorial
  • Pojok Ekraf

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!