Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
No Result
View All Result
Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
Home News

Buntut Polemik di DPRA, Mualem Dikabarkan Kantongi Dua Nama Kandidat Pengganti Ketua DPRA

TINJAUAN ID by TINJAUAN ID
April 9, 2026
Reading Time: 2 mins read
0
Buntut Polemik di DPRA, Mualem Dikabarkan Kantongi Dua Nama Kandidat Pengganti Ketua DPRA

BANDA ACEH – Dinamika internal di Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) memasuki fase baru. Ketua Umum Dewan Pimpinan Aceh (DPA) Partai Aceh yang juga Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem, dikabarkan telah mengantongi dua nama kandidat Ketua DPRA yang baru, sebagai bagian dari langkah konsolidasi untuk meredakan ketegangan politik di parlemen Aceh.

Dua figur yang mencuat berasal dari internal Partai Aceh, yakni Azhari M. Nur alias Haji Maop (Aceh Timur) dan Saiful Bahri atau Pon Yahya (Aceh Utara). Keduanya disebut menjadi opsi strategis untuk menggantikan Zulfadli alias Abang Samalanga dari posisi Ketua DPRA.

Sumber internal yang dekat dengan lingkaran Mualem menyebutkan, penjaringan dua nama tersebut bukan keputusan instan, melainkan hasil dari rangkaian konsultasi lintas wilayah, termasuk pertemuan di Malaysia, Jakarta, dan Medan, serta diskusi internal dengan elite DPA Partai Aceh dalam beberapa hari terakhir.

“Ini bagian dari upaya mencari titik stabilitas. Dua nama sudah disiapkan, tetapi keputusan akhir tetap berada di tangan Mualem,” ujar sumber tersebut, Kamis (9/4/2026).

Langkah ini muncul di tengah menguatnya gesekan internal DPRA yang mulai terbuka ke publik, terutama setelah rapat paripurna penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Aceh Tahun Anggaran 2025 pada 6 April lalu.

Dalam forum tersebut, sejumlah anggota dewan secara terbuka menyuarakan ketidaknyamanan terhadap kepemimpinan Abang Samalanga. Bahkan, muncul permintaan agar Gubernur Aceh bertemu langsung dengan seluruh anggota DPRA tanpa kehadiran unsur pimpinan.

“Pak gubernur, kami meminta seluruh anggota DPRA berjumpa dengan pak gubernur tanpa pimpinan,” ujar anggota DPRA, Rijaluddin, yang langsung disambut persetujuan forum.

Selain itu, sikap Abang Samalanga dalam forum tersebut juga menjadi sorotan, khususnya saat berinteraksi dengan Kapolda Aceh, Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah. Dalam momen itu, ia terlihat berbicara dengan nada tinggi terkait pelaksanaan reses yang disebutnya dilindungi undang-undang.

Menurut sumber yang sama, rangkaian peristiwa tersebut memperlihatkan adanya persoalan komunikasi yang serius, baik di internal DPRA maupun dalam relasi dengan mitra strategis seperti partai koalisi dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

“Ini bukan sekadar soal personal, tetapi sudah menyangkut efektivitas komunikasi politik dan koordinasi kelembagaan,” ujarnya.

Meski arah perubahan mulai terlihat, hingga kini belum ada kepastian kapan keputusan resmi akan diambil. Namun, sinyal konsolidasi disebut semakin kuat seiring meningkatnya kebutuhan menjaga stabilitas politik dan hubungan antar-lembaga di Aceh.

“Pergantian itu kemungkinan besar terjadi. Tinggal menunggu momentum yang tepat,” kata sumber tersebut.[]

Tags: AcehKetua DPRAmualem
ShareTweetSendShare

Related Posts

Wali Nanggroe Aceh Terima Kunjungan MAPIM, Jajaki Kerja Sama Strategis Aceh–Malaysia
Daerah

Wali Nanggroe Aceh Terima Kunjungan MAPIM, Jajaki Kerja Sama Strategis Aceh–Malaysia

October 11, 2026
Atasi Krisis Air Bersih, Syech Muharram Tinjau Sumber Air Leupung Sekaligus Rencanakan Bangun Bendungan
Daerah

Atasi Krisis Air Bersih, Syech Muharram Tinjau Sumber Air Leupung Sekaligus Rencanakan Bangun Bendungan

October 11, 2026
Plt. Sekda Aceh Hadiri Silaturrahmi Akbar Masyarakat Aceh Tenggara
Daerah

Plt. Sekda Aceh Hadiri Silaturrahmi Akbar Masyarakat Aceh Tenggara

October 11, 2026
Plt. Sekda Aceh Buka Pelatihan Kode Etik Jurnalistik AMSI
Daerah

Plt. Sekda Aceh Buka Pelatihan Kode Etik Jurnalistik AMSI

October 11, 2026
Radar Canggih BMKG Resmi Beroperasi di Aceh Besar, Bisa Pantau Arus Laut hingga Potensi Tsunami
Daerah

Radar Canggih BMKG Resmi Beroperasi di Aceh Besar, Bisa Pantau Arus Laut hingga Potensi Tsunami

October 10, 2026
Jubir Pemerintah Aceh, Nurlis: Kepemimpinan Berjalan Baik
Daerah

TKD Tambahan untuk Bencana Aceh Tahun 2026 Rp1,65 Triliun dengan Serapan Mencapai 35 Persen, Ini Rinciannya

October 8, 2026
Next Post
Bupati Aceh Besar Ajak Pimpinan Dayah Perkuat Sinergi Bangun Generasi Islami

Bupati Aceh Besar Ajak Pimpinan Dayah Perkuat Sinergi Bangun Generasi Islami

Bupati Aceh Besar Ajak Tenaga Kesehatan Layani Masyarakat Dengan Keikhlasan Hati

Wabup Aceh Besar Syukri Serahkan Usulan Pembangunan Embung dan Waduk Kepada Komisi V DPR RI

Discussion about this post

Recommended Stories

FISIP USK dan Kesbangpol Pidie Jajaki Kerjasama Penguatan Pendidikan Politik, Kebangsaan, dan Resolusi Konflik 

FISIP USK dan Kesbangpol Pidie Jajaki Kerjasama Penguatan Pendidikan Politik, Kebangsaan, dan Resolusi Konflik 

September 11, 2026
Kak Ana Apresiasi Produk Kerajinan Dekranasda Aceh Timur, Mulai dari Anyaman Pandan hingga Songket

Kak Ana Apresiasi Produk Kerajinan Dekranasda Aceh Timur, Mulai dari Anyaman Pandan hingga Songket

September 14, 2025
DWP Aceh Salurkan Bantuan Ramadan untuk Warga Terdampak Banjir

DWP Aceh Salurkan Bantuan Ramadan untuk Warga Terdampak Banjir

March 4, 2026
  • Dataset
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • TINJAUAN.ID
  • Pedoman Media Siber
Email: redaksi@tinjauan.id

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!

No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Politik
  • Opini
  • Sejarah
  • Editorial
  • Pojok Ekraf

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!