Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
No Result
View All Result
Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
Home News Daerah

Wabup Aceh Besar Syukri Serahkan Usulan Pembangunan Embung dan Waduk Kepada Komisi V DPR RI

TINJAUAN.ID by TINJAUAN.ID
April 9, 2026
Reading Time: 2 mins read
0
Bupati Aceh Besar Ajak Tenaga Kesehatan Layani Masyarakat Dengan Keikhlasan Hati

Jantho – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar mengajukan permohonan percepatan pembangunan embung dan waduk kepada Komisi V DPR RI sebagai langkah strategis memperkuat sektor pertanian dan ketahanan air di daerah Aceh Besar.

Permohonan tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Aceh Besar Drs. H. Syukri saat menerima kunjungan kerja spesifik Komisi V DPR RI di sejumlah lokasi strategis di Aceh Besar, Kamis (09/4/2026), meliputi proyek Jalan Tol Trans Sumatera Sigli–Banda Aceh, TPA Regional Blang Bintang, serta Gerbang Tol Seksi III Kota Jantho KM 32+000.

Dalam kesempatan itu, Pemkab Aceh Besar juga menyerahkan sejumlah usulan program pembangunan kepada pimpinan Komisi V DPR RI yang diterima oleh H. Irmawan, SSos, MM, Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa, untuk menjadi perhatian dalam perencanaan pembangunan nasional.

Salah satu usulan utama yang disampaikan adalah percepatan pembangunan embung dan waduk yang dinilai sangat penting guna mendukung kebutuhan irigasi pertanian, terutama saat musim kemarau.

“Kami telah menyiapkan beberapa usulan yang berkaitan dengan kebutuhan pembangunan daerah, khususnya di bidang infrastruktur dan pertanian. Usulan tersebut kami serahkan kepada Komisi V DPR RI agar dapat menjadi perhatian bersama,” kata Syukri.

Ia menegaskan bahwa Kabupaten Aceh Besar merupakan daerah yang mayoritas masyarakatnya menggantungkan hidup pada sektor pertanian. Karena itu, keberadaan infrastruktur sumber daya air seperti embung dan waduk sangat dibutuhkan untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat.

“Aceh Besar merupakan daerah pertanian. Sebagian besar masyarakat kami bermata pencaharian di sektor tersebut. Karena itu, dukungan pembangunan infrastruktur yang menunjang sektor pertanian sangat kami harapkan dari pemerintah pusat,” ujarnya.

Selain menyampaikan usulan pembangunan, Syukri juga mengapresiasi kunjungan kerja Komisi V DPR RI ke Aceh Besar. Ia berharap kunjungan tersebut dapat membawa dampak positif bagi percepatan penyelesaian berbagai persoalan pembangunan di daerah, terutama yang berkaitan dengan infrastruktur dan penanganan dampak bencana.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan bapak dan ibu dari Komisi V DPR RI ke Aceh, khususnya ke Kabupaten Aceh Besar. Mudah-mudahan kunjungan ini dapat membawa perhatian dan solusi bagi berbagai persoalan pembangunan di daerah,” ujarnya.

Ia menambahkan, beberapa persoalan yang saat ini menjadi perhatian pemerintah daerah antara lain terkait pembangunan dan akses infrastruktur, termasuk jalan tol, serta dampak banjir yang sempat melanda sejumlah wilayah di Aceh.

Menurutnya, banjir tidak hanya berdampak pada infrastruktur jalan dan permukiman warga, tetapi juga memengaruhi kawasan hutan dan lahan masyarakat yang menjadi sumber penghidupan warga.

“Beberapa waktu terakhir kita juga menghadapi persoalan pasca banjir yang berdampak pada berbagai sektor, baik infrastruktur maupun kawasan hutan serta lahan masyarakat. Kami berharap dukungan pemerintah pusat melalui Komisi V DPR RI dapat membantu percepatan penanganan persoalan tersebut,” tuturnya.

Meski demikian, Syukri menyebut kondisi di Aceh Besar relatif masih dapat dikendalikan dan sebagian besar dampak musibah dapat ditangani dengan cepat oleh pemerintah daerah bersama masyarakat.

“Alhamdulillah, untuk kondisi di Aceh Besar sendiri, musibah yang terjadi tidak terlalu berat dan sebagian besar dapat kami selesaikan dalam waktu yang relatif cepat,” pungkasnya.

Terakhir, Kunjungan kerja Komisi V DPR RI tersebut diharapkan semakin memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di Aceh Besar dan Aceh secara umum.

Tags: Aceh BesarPemkab Aceh BesarWabub Aceh Besar
ShareTweetSendShare

Related Posts

Terima Demo Mahasiswa USK, Plt Sekda Aceh: Kami Tidak Eksklusif, Komunikasi Terbuka Setiap Saat
Daerah

Terima Demo Mahasiswa USK, Plt Sekda Aceh: Kami Tidak Eksklusif, Komunikasi Terbuka Setiap Saat

September 10, 2026
TikTok Go Jadi Partner Ekosistem Digital ACF 2026, Dorong UMKM Kuliner Aceh Go Digital
Daerah

TikTok Go Jadi Partner Ekosistem Digital ACF 2026, Dorong UMKM Kuliner Aceh Go Digital

September 10, 2026
Sanger Day Fest 2026 Digelar 11–14 September, Bagikan 1.001 Gelas Sanger Gratis
Daerah

Sanger Day Fest 2026 Digelar 11–14 September, Bagikan 1.001 Gelas Sanger Gratis

September 10, 2026
P2LH Desak Perbankan di Aceh Hentikan Pembiayaan Aktivitas yang Rusak Lingkungan
Daerah

P2LH Desak Perbankan di Aceh Hentikan Pembiayaan Aktivitas yang Rusak Lingkungan

September 10, 2026
Revisi UUPA Jadi Usul Inisiatif Dewan, Mualem-Dek Fadh Apresiasi DPRI-RI
Daerah

Revisi UUPA Jadi Usul Inisiatif Dewan, Mualem-Dek Fadh Apresiasi DPRI-RI

September 9, 2026
Anggaran Rehab-Rekon Aceh Rp. 25,65 Triliun, 92 Persen Dikelola Pemerintah Pusat
Daerah

Anggaran Rehab-Rekon Aceh Rp. 25,65 Triliun, 92 Persen Dikelola Pemerintah Pusat

September 9, 2026
Next Post
Pastikan Akses JKA Untuk Masyarakat, Pemkab Aceh Barat Bentuk Satgas Pemutakhiran DSEN

Pastikan Akses JKA Untuk Masyarakat, Pemkab Aceh Barat Bentuk Satgas Pemutakhiran DSEN

“Centang Gajah”: Donasi Desain untuk Penguatan Dashboard Tanggapi Aceh Berbasis Data

“Centang Gajah”: Donasi Desain untuk Penguatan Dashboard Tanggapi Aceh Berbasis Data

Discussion about this post

Recommended Stories

Sekda Nasir: Semua Rumah Sakit Wajib Terima Pasien, Jangan Persulit Administrasi

Sekda Nasir: Semua Rumah Sakit Wajib Terima Pasien, Jangan Persulit Administrasi

May 8, 2026
Dengarkan Aspirasi Tokoh Lintas Agama, Presiden Prabowo Komit Perjuangkan RUU Perampasan Aset

Hari ini Presiden Prabowo akan Reshuffle Kabinet, Beredar Sejumlah Nama Menteri Baru

September 8, 2025
Beasiswa Aceh Carong 2025 Resmi Dibuka, Khusus bagi Warga Kurang Mampu

Beasiswa Aceh Carong 2025 Resmi Dibuka, Khusus bagi Warga Kurang Mampu

July 31, 2025
  • Dataset
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • TINJAUAN.ID
  • Pedoman Media Siber
Email: redaksi@tinjauan.id

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!

No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Politik
  • Opini
  • Sejarah
  • Editorial
  • Pojok Ekraf

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!