Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
No Result
View All Result
Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
Home News Daerah

Sanger Day Fest 2026 Digelar 11–14 September, Bagikan 1.001 Gelas Sanger Gratis

TINJAUAN ID by TINJAUAN ID
September 10, 2026
Reading Time: 2 mins read
0
Sanger Day Fest 2026 Digelar 11–14 September, Bagikan 1.001 Gelas Sanger Gratis

BANDA ACEH – Sanger Day Fest 2026 akan digelar pada 11–14 September 2026 sebagai perayaan budaya minum kopi sanger, minuman kopi susu khas Aceh. Festival ini menggabungkan kuliner, seni, budaya, musik, dan literasi dalam rangkaian kegiatan selama empat hari.

Sanger Day Fest 2026 mengusung tema “Menyeduh Tradisi, Menjalin Komunikasi, Merayakan Hari Sanger”. Dalam pelaksanaannya, festival melibatkan tujuh warung kopi (warkop), lima alat saring tradisional, dan dua mesin kopi yang akan menyeduh sanger secara langsung di lokasi acara.

Panitia acara Nasrol menyebutkan,  ” kami menyiapkan 1.001 gelas sanger gratis bagi pengunjung selama festival berlangsung. Pembagian tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan budaya ngopi Aceh sebagai ruang yang terbuka dan ramah bagi masyarakat.”

Selain sajian sanger, festival menghadirkan sejumlah agenda seni dan budaya. Di antaranya mural dan live painting yang melibatkan seniman HNS serta Komunitas Aceh Rakitan.

Agenda musik juga akan diisi sesi Hip-Hop Jam 13 berupa battle dan jam session pada 11–12 September. Sementara pertunjukan tari dan musik etnik dijadwalkan berlangsung pada 13–14 September.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan Sanger Talks pada 14 September. Forum diskusi publik tersebut mempertemukan budayawan, akademisi, pelaku usaha kopi, dan masyarakat untuk membahas sanger sebagai bagian dari warisan budaya sekaligus peluang pengembangan ekonomi kreatif.

Dorong Sanger Masuk Percakapan Internasional

Salah satu program unggulan dalam Sanger Day Fest 2026 adalah Sangerology, sebuah ajakan menulis untuk menyusun buku bunga rampai atau antologi internasional mengenai budaya sanger.

Program tersebut terbuka bagi budayawan, sastrawan, akademisi, maupun penikmat kopi dari berbagai daerah dan negara. “Peserta dapat menuliskan pengalaman, hasil riset, maupun refleksi mengenai sanger dan budaya ngopi Aceh,” terang Nasrol.

Buku bunga rampai Sangerology direncanakan terbit pada 12 Oktober 2026. Program ini diharapkan dapat memperluas narasi mengenai sanger, dari tradisi yang tumbuh di warung kopi lokal hingga menjadi bagian dari percakapan literasi budaya di tingkat internasional.

Nasrol menyebut pengunjung dapat memperoleh sanger gratis selama festival melalui situs resmi Sanger Day Fest.

“Sanger Day Fest sendiri merupakan festival budaya yang menjadikan sanger sebagai pintu masuk untuk mempertemukan pelaku warkop, seniman, komunitas kreatif, akademisi, dan masyarakat umum dalam satu ruang perayaan budaya ngopi Aceh,” jelasnya.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Sanger Day Fest 2026 tidak hanya menempatkan sanger sebagai minuman khas Aceh, tetapi juga sebagai medium untuk memperkuat interaksi sosial, ekspresi seni, pengembangan ekonomi kreatif, serta dokumentasi dan promosi budaya Aceh.[]

Tags: Acehbudayaekonomi kreatifMakin Tahu IndonesiaSanger day
ShareTweetSendShare

Related Posts

TikTok Go Jadi Partner Ekosistem Digital ACF 2026, Dorong UMKM Kuliner Aceh Go Digital
Daerah

TikTok Go Jadi Partner Ekosistem Digital ACF 2026, Dorong UMKM Kuliner Aceh Go Digital

September 10, 2026
P2LH Desak Perbankan di Aceh Hentikan Pembiayaan Aktivitas yang Rusak Lingkungan
Daerah

P2LH Desak Perbankan di Aceh Hentikan Pembiayaan Aktivitas yang Rusak Lingkungan

September 10, 2026
Revisi UUPA Jadi Usul Inisiatif Dewan, Mualem-Dek Fadh Apresiasi DPRI-RI
Daerah

Revisi UUPA Jadi Usul Inisiatif Dewan, Mualem-Dek Fadh Apresiasi DPRI-RI

September 9, 2026
Anggaran Rehab-Rekon Aceh Rp. 25,65 Triliun, 92 Persen Dikelola Pemerintah Pusat
Daerah

Anggaran Rehab-Rekon Aceh Rp. 25,65 Triliun, 92 Persen Dikelola Pemerintah Pusat

September 9, 2026
Polda Aceh Musnahkan Barang Bukti Narkotika, Waspadai Modus Baru Vape Getar Etomidate
Daerah

Polda Aceh Musnahkan Barang Bukti Narkotika, Waspadai Modus Baru Vape Getar Etomidate

September 9, 2026
Dinas Pengairan Aceh Raih Predikat “Sangat Baik” Pelayanan Informasi Publik
Daerah

Dinas Pengairan Aceh Raih Predikat “Sangat Baik” Pelayanan Informasi Publik

September 8, 2026
Next Post
TikTok Go Jadi Partner Ekosistem Digital ACF 2026, Dorong UMKM Kuliner Aceh Go Digital

TikTok Go Jadi Partner Ekosistem Digital ACF 2026, Dorong UMKM Kuliner Aceh Go Digital

Dokumen CIA 1984: Saat Jepang Memburu Minyak di Lepas Pantai Aceh

Dokumen CIA 1984: Saat Jepang Memburu Minyak di Lepas Pantai Aceh

Discussion about this post

Recommended Stories

TP PKK Aceh Barat Latih Meracik Kopi

TP PKK Aceh Barat Latih Meracik Kopi

August 7, 2025

GMPK Aceh kecam Pemko Banda Aceh amburadul kelola anggaran

July 4, 2023
Aceh Targetkan Tuan Rumah MTQ Nasional 2028, Sukses PON Jadi Modal

Aceh Targetkan Tuan Rumah MTQ Nasional 2028, Sukses PON Jadi Modal

August 7, 2025
  • Dataset
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • TINJAUAN.ID
  • Pedoman Media Siber
Email: redaksi@tinjauan.id

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!

No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Politik
  • Opini
  • Sejarah
  • Editorial
  • Pojok Ekraf

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!