Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
No Result
View All Result
Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
Home News Daerah

Ngaji di Jejak Ulama: Mahasiswa KIP STISNU Aceh Kaji Tafsir Baidhawi Melayu

TINJAUAN ID by TINJAUAN ID
January 31, 2026
Reading Time: 1 min read
0
Ngaji di Jejak Ulama: Mahasiswa KIP STISNU Aceh Kaji Tafsir Baidhawi Melayu

Banda Aceh — Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nahdlatul Ulama/ STISNU Aceh menggelar pengajian artefak Islam di Makbarah Syeikh Abdurrauf as-Singkili al-Fansuri (Syiah Kuala), Rabu, 29 Januari 2026, sebagai ikhtiar merawat khazanah keilmuan Islam Nusantara.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) STISNU Aceh.

Dalam suasana khidmat di kompleks pemakaman ulama besar Aceh tersebut, para mahasiswa mengkaji Tafsir al-Baidhawi versi Melayu, manuskrip penting yang mencerminkan kesinambungan tradisi intelektual Islam di Serambi Mekkah. Pengajian dibimbing langsung oleh Ketua STISNU Aceh.

Ketua STISNU Aceh, Dr. Tgk. Muhammad Yasir, MA, menyatakan bahwa pengajian di makbarah ulama merupakan bagian dari pendidikan kesadaran keilmuan dan adab akademik. “Makbarah Syiah Kuala bukan sekadar tempat peristirahatan ulama, tetapi ruang hidup bagi ilmu. Di sinilah mahasiswa belajar bahwa pengetahuan lahir dari tradisi, adab, dan tanggung jawab peradaban,” ujarnya.

Kabid Humas STISNU Aceh, Tgk. Faisal Kuba, menambahkan bahwa kegiatan ini mencerminkan arah pendidikan tinggi Islam yang dibangun STISNU Aceh. “Kami ingin mahasiswa KIP tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran sejarah dan spiritual. Artefak Islam seperti Tafsir Baidhawi Melayu menjadi jembatan antara masa lalu dan masa depan keilmuan Aceh,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, STISNU Aceh menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pendidikan tinggi Islam yang berakar pada tradisi, berpijak pada sejarah, dan berorientasi pada pembentukan karakter intelektual yang beradab serta bertanggung jawab terhadap masa depan peradaban.[]

ShareTweetSendShare

Related Posts

Dari Pupuk Lebih Murah hingga B50, Prabowo Ungkap Lompatan Menuju Swasembada Nasional
Nasional

Dari Pupuk Lebih Murah hingga B50, Prabowo Ungkap Lompatan Menuju Swasembada Nasional

August 14, 2026
Prabowo: Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi harus Memperbaiki Kehidupan Rakyat
Nasional

Presiden Prabowo: Ada 121 Kebijakan Transformatif Berhasil Dijalankan dalam 21 Bulan

August 14, 2026
Prabowo: Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi harus Memperbaiki Kehidupan Rakyat
Ekonomi

Prabowo: Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi harus Memperbaiki Kehidupan Rakyat

August 14, 2026
Aceh Memulai Fase Baru REDD+: BPDLH dan PETAI Teken Pendanaan Rp27,13 Miliar
Daerah

Aceh Memulai Fase Baru REDD+: BPDLH dan PETAI Teken Pendanaan Rp27,13 Miliar

August 13, 2026
Pemerintah Aceh dan USK Kaji Pemanfaatan Pasir dan Lumpur Bencana untuk Bata Ringan
Daerah

Pemerintah Aceh dan USK Kaji Pemanfaatan Pasir dan Lumpur Bencana untuk Bata Ringan

August 13, 2026
PKN II Angkatan XXV 2026 Fokus pada Kepemimpinan Adaptif dalam Pemulihan Pascabencana
Daerah

PKN II Angkatan XXV 2026 Fokus pada Kepemimpinan Adaptif dalam Pemulihan Pascabencana

August 13, 2026
Next Post
KPA Aceh Tengah Tanggapi Serangan ke Sekda, Himbau Fokus Bantu Mualem Bangun Aceh

KPA Aceh Tengah Tanggapi Serangan ke Sekda, Himbau Fokus Bantu Mualem Bangun Aceh

Dari Pining, Harapan Pulihnya Pendidikan Aceh Pascabencana Semakin Dekat

Dari Pining, Harapan Pulihnya Pendidikan Aceh Pascabencana Semakin Dekat

Discussion about this post

Recommended Stories

AKBP Arif Fazlurrahman dan Ikhtiar Membangun Karakter Polisi yang Humanis

AKBP Arif Fazlurrahman dan Ikhtiar Membangun Karakter Polisi yang Humanis

August 1, 2026
Pokir Anggota DPRA Hanya Rp4 Miliar, Lalu Kemana Sisanya?

Pokir Anggota DPRA Hanya Rp4 Miliar, Lalu Kemana Sisanya?

April 7, 2026
Menimbang Liputan The Economist tentang Indonesia dan Pemerintahan Prabowo

Menimbang Liputan The Economist tentang Indonesia dan Pemerintahan Prabowo

May 19, 2026
  • Dataset
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • TINJAUAN.ID
  • Pedoman Media Siber
Email: redaksi@tinjauan.id

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!

No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Politik
  • Opini
  • Sejarah
  • Editorial
  • Pojok Ekraf

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!