Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
No Result
View All Result
Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
Home News

ISBI Aceh Gagas “Seni Assalamu’alaikum”, Rayakan Hari Seni Islam Internasional 2025

TINJAUAN ID by TINJAUAN ID
November 8, 2025
Reading Time: 2 mins read
0
ISBI Aceh Gagas “Seni Assalamu’alaikum”, Rayakan Hari Seni Islam Internasional 2025

Acara yang digagas bersama para dosen dan mahasiswa Jurusan Seni Rupa dan Desain (JSRD) ISBI Aceh ini menjadi ruang pertemuan antara refleksi spiritual, kekayaan tradisi Islam, dan semangat berinovasi dalam dunia seni rupa.

Aceh Besar – Dalam rangka memperingati Hari Seni Islam Internasional yang jatuh setiap 18 November, Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Aceh akan menyelenggarakan rangkaian acara bertajuk “Seni Assalamu’alaikum (ART SALAM 2025), dengan mengusung tema “Mengakar pada Tradisi, Bangkit sebagai Inovasi”, berlangsung pada 11–20 November 2025 mendatang.

Acara yang digagas bersama para dosen dan mahasiswa Jurusan Seni Rupa dan Desain (JSRD) ISBI Aceh ini menjadi ruang pertemuan antara refleksi spiritual, kekayaan tradisi Islam, dan semangat berinovasi dalam dunia seni rupa. Program ini tidak hanya dirancang sebagai perayaan tahunan, tetapi juga sebagai wadah pembelajaran dan penciptaan karya seni berbasis nilai-nilai Islam dan budaya lokal Aceh.

Kegiatan “Seni Assalamu’alaikum” sekaligus menjadi bentuk komitmen ISBI Aceh dalam mengembangkan khazanah seni Islam yang berakar dari budaya lokal, sembari berkontribusi terhadap percakapan global mengenai seni Islam yang digagas oleh UNESCO.

Melalui kegiatan ini, ISBI Aceh ingin mempertegas perannya sebagai lembaga pendidikan tinggi seni yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan teknik dan estetika, tetapi juga pada dekolonialisasi epistemik dalam kebudayaan, penggalian nilai spiritual, etis, dan kemanusiaan.

Aceh sendiri memiliki sejarah panjang sebagai pintu masuk Islam di Nusantara. Dari bumi ini lahir karya-karya seni yang sarat makna keislaman, mulai dari seni kaligrafi, aneka ukiran, ragam hias, hingga karya-karya kontemporer yang berpijak pada nilai-nilai tauhid. Namun, seiring dengan tumbuhnya paradigma seni kontemporer yang lebih menekankan kebebasan berekspresi, seni Islam sering yang berbicara persoalaan pengingkapan teralihkan oleh pamor “panggung ego”, kehilangan ruang perbincangan dan penghayatan di kalangan generasi muda.

Melalui “Seni Assalamu’alaikum”, ISBI Aceh mengajak publik untuk menyapa kembali nilai-nilai keislaman dalam seni dengan cara yang kreatif dan relevan dengan zaman.

“Kenapa kami memilih kata Assalamu’alaikum? Karena seni dan Islam sejatinya berada dalam satu ruh, membawa pesan-pesan damai dan keselamatan bagi kita semua. Keduanya tumbuh dari semangat yang sama, untuk menyapa, mengasihi, dan menenangkan,” ungkap Iskandar Tungang, Ketua Panitia acara.

Rangkaian kegiatan akan dibuka dengan program residensi 15 seniman, desainer, dan kriyawan Aceh pada 11–17 November 2025, di mana para peserta akan mengikuti materi pengenalan program, pendalaman konsep seni Islam, hingga proses penciptaan karya secara personal maupun kolaboratif.

Puncak kegiatan akan dihelat pada 18–20 November 2025, berupa Pameran Bersama yang menampilkan karya hasil residensi, karya dosen, dan karya mahasiswa JSRD ISBI Aceh.

Pameran ini juga akan dirangkai dengan diskusi dan orasi budaya bersama sejarawan, budayawan, dan seniman terkemuka Aceh, yang kemudian dilanjutkan dengan kemah seni dan Maulid bersama sebagai wujud syukur dan perayaan spiritualitas dalam seni dan islam.

Menurut Iskandar, kegiatan ini merupakan momentum penting untuk menegaskan kembali posisi Aceh sebagai pusat kebudayaan Islam yang kaya akan nilai-nilai artistik dan spiritual.

“Melalui acara ini, kami ingin memperlihatkan bahwa seni Islam bukan sesuatu yang beku, tapi terus hidup, beradaptasi, dan menjadi sumber inspirasi untuk inovasi di masa kini,” ujarnya.

Acara ini terbuka untuk umum, dan masyarakat diundang hadir untuk menyaksikan bagaimana seni Islam dirayakan dengan cara yang hangat, terbuka, dan penuh makna.[]

ShareTweetSendShare

Related Posts

Aceh Memulai Fase Baru REDD+: BPDLH dan PETAI Teken Pendanaan Rp27,13 Miliar
Daerah

Aceh Memulai Fase Baru REDD+: BPDLH dan PETAI Teken Pendanaan Rp27,13 Miliar

August 13, 2026
Pemerintah Aceh dan USK Kaji Pemanfaatan Pasir dan Lumpur Bencana untuk Bata Ringan
Daerah

Pemerintah Aceh dan USK Kaji Pemanfaatan Pasir dan Lumpur Bencana untuk Bata Ringan

August 13, 2026
PKN II Angkatan XXV 2026 Fokus pada Kepemimpinan Adaptif dalam Pemulihan Pascabencana
Daerah

PKN II Angkatan XXV 2026 Fokus pada Kepemimpinan Adaptif dalam Pemulihan Pascabencana

August 13, 2026
Jejak Kebijakan Positif Pemerintah Kota Banda Aceh: Tinjauan 2024–2026
Daerah

Jejak Kebijakan Positif Pemerintah Kota Banda Aceh: Tinjauan 2024–2026

August 13, 2026
Hokkop Situngkir Perkuat Strategi Biomassa PLN EPI, Buka Ruang Akselerasi Ekonomi Aceh
Daerah

Hokkop Situngkir Perkuat Strategi Biomassa PLN EPI, Buka Ruang Akselerasi Ekonomi Aceh

August 13, 2026
Laba BUMN Melonjak Signifikan pada Semester I 2026, Kesuksesan Transformasi Danantara
Ekonomi

Laba BUMN Melonjak Signifikan pada Semester I 2026, Kesuksesan Transformasi Danantara

August 13, 2026
Next Post
Bili Droe, Warisan Indatu yang Menjadi Sumber Ekonomi Kreatif Perempuan Lampanah

Bili Droe, Warisan Indatu yang Menjadi Sumber Ekonomi Kreatif Perempuan Lampanah

Bertemu Menteri Amran, Bupati Aceh Besar Fokus Perkuat Sektor Pertanian

Bertemu Menteri Amran, Bupati Aceh Besar Fokus Perkuat Sektor Pertanian

Discussion about this post

Recommended Stories

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah Terima Kunjungan Dubes Uni Eropa, Bahas Sejumlah Isu Strategis

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah Terima Kunjungan Dubes Uni Eropa, Bahas Sejumlah Isu Strategis

September 11, 2025
Abpednas Aceh dan Kejaksaan Bersama PT Sucofindo Persero Resmikan Sumur Bor Air bersih di Aceh Besar

Abpednas Aceh dan Kejaksaan Bersama PT Sucofindo Persero Resmikan Sumur Bor Air bersih di Aceh Besar

June 3, 2026
Seorang Perempuan Muda Hilang di Meurah Mulia, Sempat Teriak Minta Tolong

Seorang Perempuan Muda Hilang di Meurah Mulia, Sempat Teriak Minta Tolong

July 18, 2025
  • Dataset
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • TINJAUAN.ID
  • Pedoman Media Siber
Email: redaksi@tinjauan.id

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!

No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Politik
  • Opini
  • Sejarah
  • Editorial
  • Pojok Ekraf

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!