Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Global
  • Politik
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Global
  • Politik
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
No Result
View All Result
Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
Home News Daerah

RPJMA 2025–2029: Pemerintah Aceh Targetkan Kemiskinan Turun Jadi 6 Persen

TINJAUAN ID by TINJAUAN ID
August 21, 2025
Reading Time: 1 min read
0
RPJMA 2025–2029: Pemerintah Aceh Targetkan Kemiskinan Turun Jadi 6 Persen

Sekda Aceh M. Nasir. Foto: Humas Pemprov Aceh.

Pemerintah Aceh menegaskan komitmennya untuk memangkas angka kemiskinan Aceh hampir separuh dalam kurun waktu lima tahun ke depan.

BANDA ACEH – Pemerintah Aceh menegaskan komitmennya untuk memangkas angka kemiskinan hampir separuh dalam kurun waktu lima tahun ke depan. Target ambisius ini merupakan bagian dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Aceh (RPJMA) untuk periode 2025 hingga 2029.

Berdasarkan dokumen RPJMA, tingkat kemiskinan Aceh diproyeksikan turun dari 12,33 persen pada 2025 menjadi antara 6,39 hingga 7,39 persen pada akhir 2029.

Target pembangunan lainnya adalah menekan angka pengangguran terbuka dari 5 persen menjadi 4 persen, serta mendongkrak PDRB per kapita dari Rp46,8 juta menjadi Rp65,2 juta pada periode yang sama.

Pertumbuhan ekonomi juga ditargetkan meningkat dari 5,8 persen menjadi 6,6 persen, dengan inflasi yang tetap terkendali.

Dalam rapat paripurna di Gedung Utama DPRA, Kamis (21/8/2025), Sekda Aceh M. Nasir yang mewakili Gubernur Aceh H. Muzakir Manaf, menekankan bahwa RPJMA hadir sebagai kerangka perencanaan yang krusial.

“RPJMA ini hadir sebagai bentuk komitmen Pemerintah Aceh dalam mewujudkan perencanaan pembangunan yang terarah, terpadu, dan berkelanjutan, sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh,” ujar Nasir.

Pencapaian target tersebut akan dilaksanakan melalui tujuh misi utama yang telah disepakati bersama DPR Aceh.

Misi-misi tersebut mencakup pelaksanaan syariat Islam, penguatan keistimewaan Aceh, kemandirian ekonomi, pembangunan infrastruktur berkelanjutan, peningkatan SDM, kesetaraan gender, serta transformasi tata kelola pemerintahan yang profesional.

Menutup pernyataannya, Nasir menyampaikan harapan besar terhadap rancangan kebijakan ini.

“Kami berharap Rancangan Qanun ini dapat mewujudkan perencanaan pembangunan Aceh yang inklusif, responsif, dan berkelanjutan demi kesejahteraan seluruh rakyat Aceh,” pungkasnya.[]

Tags: DPR AcehM. NasirPemerintah AcehSekda Aceh
ShareTweetSendShare

Related Posts

Bupati Aceh Besar Tinjau Finalisasi Lahan Sekolah Rakyat, Dorong Percepatan Pembangunan Sarana Pendidikan
Daerah

Bupati Aceh Besar Tinjau Finalisasi Lahan Sekolah Rakyat, Dorong Percepatan Pembangunan Sarana Pendidikan

May 13, 2026
Sambut Idul Adha 1447 H, Pemkab Aceh Besar Gelar Pangan Murah di Sukamakmur
Daerah

Sambut Idul Adha 1447 H, Pemkab Aceh Besar Gelar Pangan Murah di Sukamakmur

May 13, 2026
Bupati Aceh Besar Minta Pembebasan Lahan untuk SPAM Regional Dipercepat
Daerah

Bupati Aceh Besar Minta Pembebasan Lahan untuk SPAM Regional Dipercepat

May 13, 2026
Polemik JKA, Praktisi Hukum Nilai Publik Sedang Digiring pada Pemahaman Keliru
Daerah

Polemik JKA, Praktisi Hukum Nilai Publik Sedang Digiring pada Pemahaman Keliru

May 13, 2026
Kak Na: Konsumsi Ikan Penting untuk Mendukung Tumbuh Kembang Otak Anak
Daerah

Kak Na: Konsumsi Ikan Penting untuk Mendukung Tumbuh Kembang Otak Anak

May 11, 2026
Rabithah Alumni MUDI Aceh Utara Resmi Dikukuhkan, Perkuat Khidmah Alumni untuk Guru dan Dayah
Daerah

Rabithah Alumni MUDI Aceh Utara Resmi Dikukuhkan, Perkuat Khidmah Alumni untuk Guru dan Dayah

May 11, 2026
Next Post
Virtual Money, Real Problem: Mencari Pajak dari Platform Global

Virtual Money, Real Problem: Mencari Pajak dari Platform Global

BSI Kini Punya Saingan, Bank Syariah Nasional Milik BUMN Resmi Berdiri

BSI Kini Punya Saingan, Bank Syariah Nasional Milik BUMN Resmi Berdiri

Discussion about this post

Recommended Stories

Kafilah Aceh Besar Tampil Maksimal pada Cabang Tahfidz 10 dan 20 Juz MTQ ke-37 Aceh 2025

Kafilah Aceh Besar Tampil Maksimal pada Cabang Tahfidz 10 dan 20 Juz MTQ ke-37 Aceh 2025

November 4, 2025

Perlunya menghadapi Indonesia dengan apa adanya

January 19, 2023
Wagub Aceh Dorong Generasi Muda Melek Pasar Modal Syariah

Wagub Aceh Dorong Generasi Muda Melek Pasar Modal Syariah

October 3, 2025

Popular Stories

  • Pemerintah Aceh Siapkan Rp10 Miliar Bantuan Pendidikan bagi Mahasiswa Korban Bencana Hidrometeorologi, Baca Persyaratannya

    Pemerintah Aceh Siapkan Rp10 Miliar Bantuan Pendidikan bagi Mahasiswa Korban Bencana Hidrometeorologi, Baca Persyaratannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prabowo Segera Bentuk Tim Reformasi Polri, Bentuk Juga Komisi Investigasi Insiden Agustus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gaji PPPK Aceh Macet Hampir 4 Bulan, Ribuan ASN Hidup dengan Utang Karena APBA-P Tak Kunjung Jelas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kritik Kosong tentang Ulama Dayah Adalah Opini yang Tak Perlu Ditulis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Kunjung Dapat Kerja di Aceh, Hendra Nekat Merantau ke Australia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dataset
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • TINJAUAN.ID
  • Pedoman Media Siber
Email: redaksi@tinjauan.id

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!

No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Politik
  • Opini
  • Sejarah
  • Editorial
  • Pojok Ekraf

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!