Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Global
  • Politik
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Global
  • Politik
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
No Result
View All Result
Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
Home News Daerah

Lahan Pangan Hancur, Jalan dan Jembatan Rusak: Banjir Aceh Buka Pintu Krisis Ekonomi

TINJAUAN ID by TINJAUAN ID
December 26, 2025
Reading Time: 2 mins read
0
Lahan Pangan Hancur, Jalan dan Jembatan Rusak: Banjir Aceh Buka Pintu Krisis Ekonomi

Mahasiswa Pascasarjana Universitas Syiah Kuala Amru Hidayat menyebut masyarakat Aceh kini berada di titik genting setelah 89.582 hektare sawah dilaporkan rusak berat akibat terjangan banjir dan tanah longsor beruntun.

Banda Aceh — Bencana Banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah Aceh bukan sekadar bencana musiman. Ini telah menjelma menjadi krisis pangan yang nyata.

Mahasiswa Pascasarjana Universitas Syiah Kuala (USK), Amru Hidayat menyebut masyarakat Aceh kini berada di titik genting setelah 89.582 hektare sawah dilaporkan rusak berat akibat terjangan banjir dan tanah longsor beruntun.

Menurut Amru, kerusakan lahan pertanian dalam skala sebesar itu bukan hanya memukul petani, tetapi mengancam rantai pangan Aceh secara keseluruhan.

“Ini bukan lagi soal gagal panen lokal. Ini potensi krisis pangan regional. Sawah hancur, musim tanam hilang, jalan dan jembatan rusak sistem logistik dan rantai pasok terganggu dan negara belum terlihat sigap,” tegasnya, Kamis (25/12).

Ia menegaskan, bahwasannya saat ini pemerintah pusat, dan pemerintah daerah harus memerhatikan stok kesediaan pangan (cadangan pangan). Mengingat saat awal terjadi bencana alam ketersediaan pangan terkhusus di wilayah gayo habis, hal ini yang harusnya menjadi pembelajaran bagi pemangku kepentingan saat ini.

Tuntutannya jelas dan mendesak, berupa penyediaan cadangan lahan pangan darurat serta penjaminan stok beras untuk menutup potensi kekosongan pasokan dalam beberapa bulan ke depan.

“Kalau pemerintah masih berpikir ini bisa ditangani nanti, itu keliru besar. Petani kehilangan sawah hari ini, rakyat kehilangan beras besok,” ujar Amru.

Data sementara dari posko kebencanaan di Aceh menunjukkan lebih dari 120 ribu warga terdampak banjir di berbagai kabupaten, dengan Aceh Tengah, Bener Meriah, Aceh Utara, dan Aceh Timur masuk kategori terdampak berat.

Sekitar 18 ribu kepala keluarga kehilangan mata pencaharian, mayoritas bergantung pada sektor pertanian dan perkebunan.

Ribuan hektare sawah, kebun kopi, dan lahan hortikultura terendam lumpur, rusak, bahkan hilang struktur tanahnya.

Dampak ekonomi mulai terasa dan diperkirakan akan memburuk. Gangguan produksi beras lokal berpotensi mendorong kenaikan harga pangan, menekan daya beli rumah tangga, serta memperlebar jurang kemiskinan di pedesaan Aceh.

Sektor informal ikut terpukul—buruh tani menganggur, distribusi pangan tersendat, dan UMKM pangan kehilangan bahan baku.

Amru memperingatkan, tanpa langkah cepat berupa rekonstruksi sawah secara masif, rehabilitasi irigasi, serta pembukaan cadangan lahan pangan yang terencana, Aceh hanya tinggal menunggu gelombang krisis berikutnya.

“Banjir bandang ini mungkin bencana alam, tapi krisis pangan akibat kelambanan adalah bencana kebijakan,” katanya.

Ia menutup dengan pernyataan tajam, bahwa negara tidak boleh hanya hadir saat banjir datang membawa kamera, lalu pergi ketika lumpur masih menutup sawah.

“Jika 89.582 hektare lahan pertanian dibiarkan tanpa rekonstruksi cepat, maka yang akan tenggelam berikutnya bukan hanya sawah, tetapi ketahanan pangan Aceh itu sendiri,” pungkasnya.[]

Tags: Acehbanjir AcehBencana banjir Sumatera
ShareTweetSendShare

Related Posts

Polemik JKA, Praktisi Hukum Nilai Publik Sedang Digiring pada Pemahaman Keliru
Daerah

Polemik JKA, Praktisi Hukum Nilai Publik Sedang Digiring pada Pemahaman Keliru

May 13, 2026
Rabithah Alumni MUDI Aceh Utara Resmi Dikukuhkan, Perkuat Khidmah Alumni untuk Guru dan Dayah
Daerah

Rabithah Alumni MUDI Aceh Utara Resmi Dikukuhkan, Perkuat Khidmah Alumni untuk Guru dan Dayah

May 11, 2026
PB HUDA Dukung Penuh Penegakan Hukum Maksimal Terhadap Terduga Pelaku Penistaan Agama
Daerah

PB HUDA Dukung Penuh Penegakan Hukum Maksimal Terhadap Terduga Pelaku Penistaan Agama

May 10, 2026
Ketua DPRA Usul Pergub JKA Dicabut, Jubir Pemerintah Aceh: Kita Hormati, Hal Itu Wajar Saja
Daerah

Pemerintah Aceh Bantah Kabar Pasien Rumah Sakit Diabaikan Akibat Pergub JKA

May 10, 2026
RSUDZA Layani 2.000 Pasien per Hari, Obat Diberikan, Administrasi Diurus 
Daerah

RSUDZA Layani 2.000 Pasien per Hari, Obat Diberikan, Administrasi Diurus 

May 10, 2026
Tingkatkan Kapasitas Wirusahawan Digital, Diskop UKM Aceh Gelar Pelatihan Go Digital
Daerah

Tingkatkan Kapasitas Wirusahawan Digital, Diskop UKM Aceh Gelar Pelatihan Go Digital

May 10, 2026
Next Post
Sebulan Mengungsi, Warga Pidie Jaya Penyintas Bencana Banjir Menanti Kepastian

Sebulan Mengungsi, Warga Pidie Jaya Penyintas Bencana Banjir Menanti Kepastian

ARAH Minta Pemerintah Aceh Segera Mencopot Kepala Badan Keuangan Aceh

ARAH Minta Pemerintah Aceh Segera Mencopot Kepala Badan Keuangan Aceh

Discussion about this post

Recommended Stories

Bupati Aceh Besar Ajak Pimpinan Dayah Perkuat Sinergi Bangun Generasi Islami

Bupati Aceh Besar Ajak Pimpinan Dayah Perkuat Sinergi Bangun Generasi Islami

April 9, 2026
Alja Yusnadi: Pendirian Perseroda di Aceh Selatan Mampu Tingkatkan PAD dan Perekonomian Daerah

Alja Yusnadi: Pendirian Perseroda di Aceh Selatan Mampu Tingkatkan PAD dan Perekonomian Daerah

August 6, 2025
Kak Na Apresiasi Dedikasi Para Guru di Lokasi Bencana

Kak Na Apresiasi Dedikasi Para Guru di Lokasi Bencana

January 12, 2026

Popular Stories

  • Pemerintah Aceh Siapkan Rp10 Miliar Bantuan Pendidikan bagi Mahasiswa Korban Bencana Hidrometeorologi, Baca Persyaratannya

    Pemerintah Aceh Siapkan Rp10 Miliar Bantuan Pendidikan bagi Mahasiswa Korban Bencana Hidrometeorologi, Baca Persyaratannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prabowo Segera Bentuk Tim Reformasi Polri, Bentuk Juga Komisi Investigasi Insiden Agustus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gaji PPPK Aceh Macet Hampir 4 Bulan, Ribuan ASN Hidup dengan Utang Karena APBA-P Tak Kunjung Jelas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kritik Kosong tentang Ulama Dayah Adalah Opini yang Tak Perlu Ditulis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Kunjung Dapat Kerja di Aceh, Hendra Nekat Merantau ke Australia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dataset
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • TINJAUAN.ID
  • Pedoman Media Siber
Email: redaksi@tinjauan.id

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!

No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Politik
  • Opini
  • Sejarah
  • Editorial
  • Pojok Ekraf

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!