JAKARTA — PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS), perusahaan media dan hiburan milik Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (10/7/2026). Debut perdana ini langsung disambut positif pelaku pasar.
Saham Rans Melesat hingga ARA
Begitu perdagangan dibuka pukul 09.00 WIB, saham RANS langsung melonjak 34,12 persen menjadi Rp228 per saham , sehingga saham RANS mengalami Auto Rejection Atas (ARA) karena batas kenaikan harian untuk rentang harga Rp50-200 adalah 35 persen.
Dalam IPO ini, RANS menawarkan 2.525.000.000 saham baru atau 20,02 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh dengan harga Rp170 per saham, sehingga menghimpun dana sebesar Rp429,25 miliar. Penjatahan saham dilakukan pada 8 Juli, distribusi elektronik pada 9 Juli, dan pencatatan resmi di BEI pada 10 Juli 2026.
Proses IPO Saham RANS Oversubscribed
Manajemen RANS menyebutkan IPO RANS mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) dengan hampir satu juta investor mengikuti proses pemesanan, mencerminkan tingginya kepercayaan pasar terhadap prospek pertumbuhan jangka panjang perseroan.
Dihadiri Deretan Konglomerat
Seremoni pencatatan saham di Main Hall BEI turut dihadiri sejumlah tokoh bisnis nasional. Pemilik Jhonlin Group Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam dan Presiden Direktur PT Alamtri Resources Indonesia Tbk Garibaldi “Boy” Thohir hadir dan bahkan naik ke panggung bersama Raffi Ahmad dan Nagita Slavina saat prosesi pemencetan bel pembukaan perdagangan.
Selain keduanya, hadir pula Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie, CEO SCTV Sutanto Hartono, serta Direktur PT Indofood Sukses Makmur Tbk Axton Salim. Tak ketinggalan figur publik seperti Nazril Ilham atau Ariel, vokalis band Noah, serta aktor Gading Marten.
Raffi Ahmad mengonfirmasi bahwa Haji Isam merupakan salah satu pemegang saham RANS sekaligus mentor bisnisnya, dengan kepemilikan sekitar 1 persen saham.
Sementara kehadiran Boy Thohir terkait perannya sebagai pemegang saham sebesar 34,68 persen di PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk, penjamin pelaksana emisi efek IPO RANS.
Struktur kepemilikan pasca-IPO RANS
Berdasarkan prospektus, Raffi Farid Ahmad tetap menjadi pemegang saham pengendali dengan porsi terdilusi menjadi 62,93 persen usai IPO, disusul PT Indonesia Entertainmen Grup. Nama-nama lain seperti Dony Oskaria, Kaesang Pangarep, dan Sutanto Hartono juga tercatat sebagai pemegang saham minoritas.
Dana hasil IPO akan dialokasikan untuk berbagai ekspansi bisnis: 37,61 persen (Rp161,5 miliar) untuk penyelenggaraan konser, 19,80 persen (Rp85 miliar) untuk akuisisi 51 persen saham PT Rans Kosmetika Indonesia, 18,64 persen (Rp80 miliar) untuk pengembangan wahana Cipungland, 8,15 persen (Rp35 miliar) untuk investasi AI bersama PT Feedloop Global Teknologi, 6,98 persen (Rp29,95 miliar) untuk pelunasan kredit ke BNI, serta 8,82 persen (Rp37,8 miliar) untuk modal kerja PT Rans Nikmat Sejahtera.
Dari sisi kinerja, RANS membukukan laba tahun berjalan turun 41,60 persen menjadi Rp56,69 miliar pada 2025 dari Rp97,07 miliar pada 2024, sementara pendapatan turun 13,91 persen menjadi Rp353,38 miliar, terutama akibat merosotnya segmen duta merek dan talent management.[]











Discussion about this post