Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
No Result
View All Result
Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
Home News Daerah

Dirjen LIP Apresiasi TA Khalid Dalam Percepatan Rehab Lahan Pertanian Pascabencana

TINJAUAN ID by TINJAUAN ID
May 1, 2026
Reading Time: 1 min read
0
Dirjen LIP Apresiasi TA Khalid Dalam Percepatan Rehab Lahan Pertanian Pascabencana

BANDA ACEH – Direktur Jenderal Lahan Dan Irigasi Pertanian (LIP) Kementerian Pertanian RI Dr Ir Hermanto MP mengapresiasi Anggota Komisi IV DPR RI TA Khalid dalam upaya percepatan rehab-rekon lahan pertanian dan perkebunan pascabencana banjir Aceh.

Hal itu disampaikan Dirjen LIP dalam sambutannya pada rapat koordinasi percepatan pelaksanaan kegiatan prasarana dan sarana pertanian dan perkebunan tahun 2026 (Rehab-rekon) yang digelar di Aula Distanbun Aceh Kamis, (30/04/2026).

Hermanto menyebut, sosok TA Khalid lah yang selalu kontak-kontak terus situasi terkini, beliau pula yang update perkembangan real dilapangan sehingga Kementan RI terus berpacu selangkah lebih maju dalam proses rehabilitasi lahan pertanian pascabanjir Aceh.

Acara ini turut dihadiri Direktur Perlindungan Optimasi Lahan Ditjen LIP Kementan RI Dede Sulaiman, Pj. Swasembada Pangan Aceh Agus Susanto, Kepala BBRMP Aceh Firdaus, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh Azanuddin Kurnia, para Kepala Dinas Pertanian dan Kabid PSP seluruh Kabupaten kota di Aceh serta para Ketua Tim teknis pelaksana kegiatan dari TNI.

Sementara itu Anggota Komisi IV DPR RI Teuku Abdul Khalid dalam sambutannya menyebut, dalam proses rehab rekon lahan pertanian dirinya sangat getol menyuarakan pelaksanaan kegiatan harus dengan skema swakelola, karena skema tersebut dapat menjalankan program Cash For Work (padat karya tunai) yang dinilai mampu menumbuhkan ekonomi para korban.

“Program Cash For Work di Aceh dalam proses rehab rekon paska banjir yang pertama sekali dilakukan adalah Kementerian Pertanian, saya dengan Pak Mentan turun pertama ketika di Aceh Utara,” tegas TA Khalid.[]

Tags: AcehDPR RIpemulihan bencanaTA khalid
ShareTweetSendShare

Related Posts

Wagub Dek Fadh Pimpin Rapat Tim Revisi UUPA, Pastikan Kewenangan dan Kekhususan Aceh Tetap Terjaga
Daerah

Wagub Dek Fadh Pimpin Rapat Tim Revisi UUPA, Pastikan Kewenangan dan Kekhususan Aceh Tetap Terjaga

September 24, 2026
Dek Fadh Ikuti Rakor Perkembangan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera
Daerah

Dek Fadh Ikuti Rakor Perkembangan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera

September 24, 2026
Kids Corner Bhayangkari Peduli Hibur Anak-anak di Aceh Tamiang
Daerah

Kids Corner Bhayangkari Peduli Hibur Anak-anak di Aceh Tamiang

September 24, 2026
Tiga Ahli Perkuat Keterangan M. Nasir, Juanda Akui Tak Tahu Kebenaran Tuduhan Rp132 Miliar
Daerah

Tiga Ahli Perkuat Keterangan M. Nasir, Juanda Akui Tak Tahu Kebenaran Tuduhan Rp132 Miliar

September 24, 2026
Pidato Perdana Sayuti, Ungkap Empat PR Besar Demokrat Aceh
Daerah

Pidato Perdana Sayuti, Ungkap Empat PR Besar Demokrat Aceh

September 20, 2026
Puluhan Anak Mengikuti Kegiatan Cinta Buku Sekaligus Peduli Lingkungan Lewat Gerakan “From Books to Action”
Daerah

Puluhan Anak Mengikuti Kegiatan Cinta Buku Sekaligus Peduli Lingkungan Lewat Gerakan “From Books to Action”

September 20, 2026
Next Post
Bupati Syech Muharram Ajak Ratusan Guru Program Beut Kitab Bak Sikula Kuasai Materi Bimtek, Dorong Pengajaran Berkualitas

Bupati Syech Muharram Ajak Ratusan Guru Program Beut Kitab Bak Sikula Kuasai Materi Bimtek, Dorong Pengajaran Berkualitas

29 Ribu Siswa Aceh Besar Ikuti Pembelajaran Agama Islam Lewat Program Beut Kitab Bak Sikula

29 Ribu Siswa Aceh Besar Ikuti Pembelajaran Agama Islam Lewat Program Beut Kitab Bak Sikula

Discussion about this post

Recommended Stories

Reorientasi Perjuangan: Dari Bambu Runcing ke Penguasaan Bahasa

Reorientasi Perjuangan: Dari Bambu Runcing ke Penguasaan Bahasa

August 16, 2026
Teknologi Tambang Emas Tradisional di Aceh: Beuriyeung Theun Meuh atau Lukah

Teknologi Tambang Emas Tradisional di Aceh: Beuriyeung Theun Meuh atau Lukah

October 17, 2025
Membaca Kembali Bung Hatta, Tauladan Sepanjang Zaman

Membaca Kembali Bung Hatta, Tauladan Sepanjang Zaman

February 2, 2026
  • Dataset
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • TINJAUAN.ID
  • Pedoman Media Siber
Email: redaksi@tinjauan.id

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!

No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Politik
  • Opini
  • Sejarah
  • Editorial
  • Pojok Ekraf

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!