Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
No Result
View All Result
Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
Home News Daerah

Bupati Syech Muharram Ajak Ratusan Guru Program Beut Kitab Bak Sikula Kuasai Materi Bimtek, Dorong Pengajaran Berkualitas

TINJAUAN ID by TINJAUAN ID
May 1, 2026
Reading Time: 3 mins read
0
Bupati Syech Muharram Ajak Ratusan Guru Program Beut Kitab Bak Sikula Kuasai Materi Bimtek, Dorong Pengajaran Berkualitas

KOTA JANTHO – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar menunjukkan keseriusannya dalam meningkatkan pendidikan berbasis nilai-nilai keislaman melalui program Beut Kitab Bak Sikula, yang ditandai dengan pelaksanaan bimbingan teknis (bimtek) bagi para guru yang akan mengajar program tersebut di sekolah-sekolah. Bimtek dilaksanakan di Aula Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Aceh Besar, Kota Jantho, Kamis (30/4/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian penting dari langkah strategis pemerintah daerah untuk memastikan kualitas pengajaran kitab di tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP), sekaligus menyamakan persepsi para pengajar agar materi yang disampaikan dapat diterima secara optimal oleh para siswa.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Aceh Besar, Rahmawati, SPd MSi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa bimtek ini berlangsung selama dua hari dengan menghadirkan para ulama dayah sebagai pemateri utama. Selain itu, materi juga akan disampaikan oleh pihak dinas guna memastikan integrasi kurikulum berjalan efektif.

“Hari pertama para peserta akan menerima materi dari ulama dayah terkait substansi pengajaran kitab, sementara pada sesi lainnya akan diberikan materi dari dinas untuk mendukung metode dan pendekatan pembelajaran di sekolah,” ujar Rahma.

Sementara itu, Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris, dalam arahannya menegaskan bahwa program ini dirancang secara serius melalui proses seleksi ketat terhadap para guru yang terlibat. Hal ini dilakukan agar pendidikan agama yang diberikan benar-benar berkualitas dan berdampak pada pembentukan karakter generasi muda Aceh Besar.

“Tujuan kita melakukan seleksi beberapa waktu yang lalu, agar melahirkan guru-guru yang benar-benar layak dan mampu, karena mereka akan mengajarkan anak-anak generasi kita ke depan,” tegasnya.

Syech Muharram sapaan akrab Bupati Aceh Besar H Muharram Idris juga mengingatkan para guru tentang pentingnya keikhlasan dalam mengajar, tidak semata-mata berorientasi pada insentif atau gaji, melainkan pada keberkahan ilmu yang diberikan kepada para siswa.

“Kalau kita punya ilmu tapi tidak diajarkan, maka ilmu itu tidak berkah. Karena itu, saya berharap kepada para guru agar selalu istiqamah dan serius dalam mengajar,” ujarnya.

Menurut Syech Muharram, program ini menyasar sekitar 29 ribu siswa di Aceh Besar yang akan mendapatkan pengajaran dasar-dasar keislaman melalui kegiatan belajar di sekolah. Ia menilai, tidak semua anak memiliki kesempatan untuk belajar agama di luar sekolah, sehingga kehadiran program ini menjadi solusi strategis.

“Sebagian anak mungkin melanjutkan mengaji setelah pulang sekolah, tapi ada juga yang tidak. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Kita berdosa jika tidak peduli pada generasi kita,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa tujuan utama program Beut Kitab Bak Sikula bukan untuk menggantikan peran dayah atau balai pengajian, melainkan memberikan dasar keilmuan agama kepada siswa sejak dini, sehingga mereka memiliki bekal dalam menentukan pilihan pendidikan selanjutnya.

“Setidaknya anak-anak kita memahami fardhu ain, seperti tata cara bersuci, berwudhu, hingga pelaksanaan ibadah yang benar. Ini penting agar setiap amal ibadah yang mereka lakukan sah dan bernilai pahala di sisi Allah,” jelasnya.

Muharram Idris juga menekankan bahwa Aceh sebagai daerah dengan kekhususan dalam penerapan syariat Islam memiliki peluang besar untuk memperkuat pendidikan berbasis nilai keislaman. Itu sebabnya, program ini menjadi bagian dari upaya memanfaatkan kewenangan tersebut secara maksimal.

“Ini adalah kesempatan yang harus kita ambil. Kita memiliki berbagai lembaga pendukung seperti Dinas Syariat Islam, Pendidikan Dayah, dan lainnya. Jika tidak dimanfaatkan, maka kita akan rugi,” katanya.

Melalui bimtek ini, Syech Muharram berharap terlahir keseragaman dalam metode pengajaran, komunikasi, serta materi yang disampaikan kepada siswa. Dengan waktu pembelajaran yang terbatas, efektivitas pengajaran menjadi kunci utama keberhasilan program.

Bupati pun mengajak seluruh peserta bimtek untuk mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh agar tujuan besar mencetak generasi Aceh Besar yang berilmu dan berakhlak dapat terwujud. “Kita ingin merubah Aceh Besar menjadi lebih baik. Ini adalah ikhtiar bersama yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” pungkasnya.

Turut hadir unsur Forkopimda, para staf ahli bupati, asisten Sekda, para kepala OPD Pemkab Aceh Besar, dan pejabat dijajaran Disdikbud Aceh Besar.(**)

Tags: Aceh BesarBeut Kitab Bak SikulaPemkab Aceh BesarpendidikanSyech Muharram
ShareTweetSendShare

Related Posts

Wagub Dek Fadh Pimpin Rapat Tim Revisi UUPA, Pastikan Kewenangan dan Kekhususan Aceh Tetap Terjaga
Daerah

Wagub Dek Fadh Pimpin Rapat Tim Revisi UUPA, Pastikan Kewenangan dan Kekhususan Aceh Tetap Terjaga

September 24, 2026
Dek Fadh Ikuti Rakor Perkembangan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera
Daerah

Dek Fadh Ikuti Rakor Perkembangan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera

September 24, 2026
Kids Corner Bhayangkari Peduli Hibur Anak-anak di Aceh Tamiang
Daerah

Kids Corner Bhayangkari Peduli Hibur Anak-anak di Aceh Tamiang

September 24, 2026
Tiga Ahli Perkuat Keterangan M. Nasir, Juanda Akui Tak Tahu Kebenaran Tuduhan Rp132 Miliar
Daerah

Tiga Ahli Perkuat Keterangan M. Nasir, Juanda Akui Tak Tahu Kebenaran Tuduhan Rp132 Miliar

September 24, 2026
Pidato Perdana Sayuti, Ungkap Empat PR Besar Demokrat Aceh
Daerah

Pidato Perdana Sayuti, Ungkap Empat PR Besar Demokrat Aceh

September 20, 2026
Puluhan Anak Mengikuti Kegiatan Cinta Buku Sekaligus Peduli Lingkungan Lewat Gerakan “From Books to Action”
Daerah

Puluhan Anak Mengikuti Kegiatan Cinta Buku Sekaligus Peduli Lingkungan Lewat Gerakan “From Books to Action”

September 20, 2026
Next Post
29 Ribu Siswa Aceh Besar Ikuti Pembelajaran Agama Islam Lewat Program Beut Kitab Bak Sikula

29 Ribu Siswa Aceh Besar Ikuti Pembelajaran Agama Islam Lewat Program Beut Kitab Bak Sikula

MAA Perwakilan Jakarta: Revisi UUPA Harus Perkuat Adat dan Kekhususan Aceh

MAA Perwakilan Jakarta: Revisi UUPA Harus Perkuat Adat dan Kekhususan Aceh

Discussion about this post

Recommended Stories

PC RTA Aceh Barat Daya Dilantik, Tgk. Miswar Serukan Gerakan di Tengah Masyarakat

PC RTA Aceh Barat Daya Dilantik, Tgk. Miswar Serukan Gerakan di Tengah Masyarakat

October 9, 2025
Momentum Emas Aceh, Gas South Andaman, DPN Permahi: Jangan Hanya Menjadi Komoditas Ekspor

Momentum Emas Aceh, Gas South Andaman, DPN Permahi: Jangan Hanya Menjadi Komoditas Ekspor

June 3, 2026
Wagub Aceh Dampingi Mendagri dan Mensos, Tinjau Huntara serta Serahkan Bantuan Korban Bencana di Pidie Jaya

Wagub Aceh Dampingi Mendagri dan Mensos, Tinjau Huntara serta Serahkan Bantuan Korban Bencana di Pidie Jaya

March 6, 2026
  • Dataset
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • TINJAUAN.ID
  • Pedoman Media Siber
Email: redaksi@tinjauan.id

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!

No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Politik
  • Opini
  • Sejarah
  • Editorial
  • Pojok Ekraf

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!