Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
No Result
View All Result
Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
Home News Daerah

Kasus HIV/AIDS di Pidie Capai 132 Orang, Ustadz Amri Fatmi Ajak Jamaah Waspada

TINJAUAN ID by TINJAUAN ID
August 1, 2026
Reading Time: 2 mins read
0
Kasus HIV/AIDS di Pidie Capai 132 Orang, Ustadz Amri Fatmi Ajak Jamaah Waspada

SIGLI — Kondisi kesehatan masyarakat terkait penyebaran HIV/AIDS kembali menjadi sorotan di Kabupaten Pidie. Dalam khutbah Jumat di Masjid Al-Falah Sigli,  Ustadz Amri Fatmi menyinggung fenomena LGBT dan mengaitkannya dengan data kasus HIV/AIDS yang tercatat di daerah tersebut.

“Data Dinas Kesehatan Kabupaten Pidie mencatat terdapat 132 kasus HIV/AIDS yang telah terdeteksi atau dilaporkan” ujar Ustadz Amri Fatmi dalam khutbahnya, Sigli, Jumat, 31 Juli 2026.

Angka tersebut sejalan dengan data resmi Dinas Kesehatan Kabupaten Pidie yang dipaparkan dalam kegiatan penguatan Forum Kemitraan Penanggulangan AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria (ATM) di Aula DeHa Cafe Sigli, Kamis, 30 Juli 2026. Berdasarkan data tersebut, hingga Juni 2026 tercatat 132 kasus HIV/AIDS 

Ustadz Amri Fatmi mengingatkan, angka 132 kasus itu hanya mencerminkan kasus yang sudah diketahui tenaga kesehatan atau yang telah dilaporkan. Ia menduga masih ada warga yang belum menjalani pemeriksaan, belum terdeteksi, atau enggan melapor karena stigma dan rasa takut.

Persoalan ini dinilai tidak boleh dipandang sebelah mata. Menurut Ustadz Amri Fatmi, dibutuhkan edukasi yang benar, kepedulian keluarga, akses terhadap pelayanan kesehatan, serta kesadaran masyarakat untuk melakukan pencegahan dan pemeriksaan secara dini. 

“Semakin cepat suatu kasus diketahui dan ditangani, semakin besar pula peluang untuk mencegah penularan dan meningkatkan kualitas hidup orang yang mengalaminya,” pesannya.

Ustadz Amri juga mengaitkan perilaku pencegahan LGBT dengan menjaga adab kesopanan dalam berpakaian dengan memastikan menutup aurat. Salah satu yang ditekankan adalah aurat laki-laki juga harus diperhatikan dengan menghindari pemakaian celana pendek di kalangan laki-laki, terlebih remaja. Hal tersebut dapat mengundang niat buruk bagi pria dengan kecenderungan seksual menyimpang.

“Jangan hanya perempuan yang diingatkan untuk tidak memakai pakaian ketat. Laki-laki juga harus berhati-hati. Hari ini, ada laki-laki yang tertarik kepada sesama jenis dan memandang laki-laki berpakaian ketat dengan syahwat yang lebih besar daripada laki-laki memandang perempuan,” ungkapnya.

Data HIV/AIDS di Kota/Kabupaten Lain di Aceh

Persoalan serupa juga terjadi di sejumlah daerah lain di Aceh. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Aceh dan sejumlah laporan media, tren peningkatan kasus terlihat di beberapa wilayah.

Di Banda Aceh, Wakil Ketua DPRK Banda Aceh, Musriadi, mengungkapkan bahwa data Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh mencatat 541 kasus HIV/AIDS per April 2025, dengan dominasi kasus pada kelompok laki-laki berhubungan sesama laki-laki (LSL). 

Secara provinsi, jumlah kasus yang diterima dari Dinas Kesehatan Aceh hingga 2025 tercatat 1.735 kasus dan terus meningkat setiap bulan. Di Aceh Utara, 34 kasus baru sepanjang 2024. Kota Langsa, 30 kasus baru sepanjang 2024. Kota Lhokseumawe, 26 kasus baru sepanjang 2024. Bireuen, 23 kasus baru sepanjang 2024. Pidie, Aceh Barat, dan Aceh Tenggara, masing-masing 15 kasus baru sepanjang 2024.

Secara keseluruhan, Dinas Kesehatan Aceh mencatat 348 orang telah dinyatakan positif mengidap HIV sepanjang 2024 dari 109.645 orang yang menjalani pemeriksaan di seluruh Aceh. 

Sementara itu, Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Provinsi Aceh, dr. Iman Murahman, mengungkapkan bahwa dari 2004 hingga 2025 tercatat 132 kasus HIV pada kelompok usia 11–20 tahun, dengan 32 kasus baru terjadi sepanjang 2025 saja, tren yang disebutnya mengkhawatirkan di kalangan remaja.

Ajakan Bersama

Sejumlah pihak, baik dari kalangan pemerintah maupun tokoh agama, mengajak masyarakat untuk tidak menstigma penderita, melainkan mendorong deteksi dini melalui layanan tes HIV yang tersedia gratis di puskesmas dan rumah sakit. 

Sekretaris Daerah Pidie, Samsul Azhar, menekankan bahwa penanggulangan HIV/AIDS, TBC, dan malaria membutuhkan komitmen bersama lintas sektor. Mulai dari pemerintah, dunia usaha, akademisi, tokoh agama, organisasi masyarakat, hingga pemerintah gampong.[MS/JS]

Tags: AcehHIV/AIDSLGBTpidieUstadz Amri Fatmi
ShareTweetSendShare

Related Posts

Dukung Ekosistem Seni Budaya Aceh, Direktur Film, Musik, dan Seni Tinjau Penyelenggaraan Sanger Day Fest 2026
Daerah

Dukung Ekosistem Seni Budaya Aceh, Direktur Film, Musik, dan Seni Tinjau Penyelenggaraan Sanger Day Fest 2026

September 15, 2026
Wagub Aceh Dek Fadh Serahkan Bantuan Rp6,78 Miliar untuk Aceh Utara
Daerah

Wagub Aceh Dek Fadh Serahkan Bantuan Rp6,78 Miliar untuk Aceh Utara

September 15, 2026
Sinergi Kepemimpinan Strategis: Peserta PKN Tingkat II Angkatan XXV LAN RI Gelar Visitasi ke Aceh Tamiang dan Kota Langsa
Daerah

Sinergi Kepemimpinan Strategis: Peserta PKN Tingkat II Angkatan XXV LAN RI Gelar Visitasi ke Aceh Tamiang dan Kota Langsa

September 15, 2026
Kejati Aceh dan Dinas Pengairan Teken Pakta Integritas Pengamanan Proyek Strategis 2026
Daerah

Kejati Aceh dan Dinas Pengairan Teken Pakta Integritas Pengamanan Proyek Strategis 2026

September 15, 2026
Hormati Syariat, Apache 13 Tampil Hanya dengan Rapai Pasee di HUT ke-800 Samudera Pasai
Daerah

Hormati Syariat, Apache 13 Tampil Hanya dengan Rapai Pasee di HUT ke-800 Samudera Pasai

September 15, 2026
Pagar Dirusak Dan Diterobos Saat Penutupan Milad Ke 800, Ayahwa Pilih Hentikan Penampilan Musik
Daerah

Pagar Dirusak Dan Diterobos Saat Penutupan Milad Ke 800, Ayahwa Pilih Hentikan Penampilan Musik

September 15, 2026
Next Post
Hasballah DPRA Desak ESDM Aceh Tuntaskan Penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat Tahun 2026

Hasballah DPRA Desak ESDM Aceh Tuntaskan Penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat Tahun 2026

Silaturahmi Bersama Imam Masjid Raya Baiturrahman, Wagub Aceh Perkuat Sinergi dengan Ulama

Silaturahmi Bersama Imam Masjid Raya Baiturrahman, Wagub Aceh Perkuat Sinergi dengan Ulama

Discussion about this post

Recommended Stories

AHY Kritisi Perppu Ciptaker: Hukum dibentuk untuk melayani kepentingan rakyat, bukan elite

January 2, 2023
Jusuf Kalla: Perdamaian Aceh Harus Diisi dengan Pembangunan

Jusuf Kalla: Perdamaian Aceh Harus Diisi dengan Pembangunan

August 15, 2025
Perihal Kepemimpinan: Kita Tidak kekurangan Tokoh Teladan

Perihal Kepemimpinan: Kita Tidak kekurangan Tokoh Teladan

August 31, 2026
  • Dataset
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • TINJAUAN.ID
  • Pedoman Media Siber
Email: redaksi@tinjauan.id

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!

No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Politik
  • Opini
  • Sejarah
  • Editorial
  • Pojok Ekraf

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!