Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
No Result
View All Result
Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
Home News Daerah

Kejati Aceh dan Dinas Pengairan Teken Pakta Integritas Pengamanan Proyek Strategis 2026

TINJAUAN ID by TINJAUAN ID
September 15, 2026
Reading Time: 2 mins read
0
Kejati Aceh dan Dinas Pengairan Teken Pakta Integritas Pengamanan Proyek Strategis 2026

Banda Aceh – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh bersama Dinas Pengairan Aceh menandatangani pakta integritas dalam rangka pengamanan pembangunan strategis atau Proyek Strategis Aceh (PSA) Tahun Anggaran 2026.

Penandatanganan tersebut dirangkaikan dengan rapat pendahuluan atau entry meeting yang digelar di Banda Aceh, Senin (14/9/2026).

Kegiatan itu dihadiri Kepala Kejati Aceh Teuku Rahmatsyah, Kepala Dinas Pengairan Aceh Erwin Ferdinansyah ST MT, Asisten Intelijen Kejati Aceh Satria Irawan, serta jajaran KPA dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Dinas Pengairan Aceh.

Kepala Dinas Pengairan Aceh Erwin Ferdinansyah mengatakan, pada 2026 pihaknya kembali mendapat amanah untuk melaksanakan sejumlah Proyek Strategis Aceh yang membutuhkan perhatian serius, percepatan pelaksanaan, dan akuntabilitas tinggi.

“Kita menyadari bahwa setiap proyek strategis tidak hanya diukur dari keberhasilan fisik semata, tetapi juga dari aspek ketepatan waktu, kualitas pekerjaan, serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku,” kata Erwin dalam kegiatan tersebut.

Menurut dia, kehadiran Tim Pengamanan Pembangunan Strategis (PPS) Kejati Aceh menjadi bagian penting dalam memastikan pelaksanaan proyek berjalan sesuai ketentuan.

Erwin menegaskan, pendampingan tersebut tidak semata-mata bersifat formalitas, tetapi menjadi langkah preventif dan kolaboratif untuk mengantisipasi berbagai persoalan sejak tahap awal.

“Pendampingan ini bukan sekadar formalitas, melainkan langkah preventif dan kolaboratif agar seluruh potensi hambatan, penyimpangan, atau permasalahan hukum dapat dicegah sejak dini (early warning system),” ujarnya.

Perkuat Koordinasi

Erwin berharap kerja sama dengan Kejati Aceh dapat memperkuat koordinasi dan komunikasi selama pelaksanaan proyek strategis.

Ia mengajak seluruh pihak yang terlibat untuk menyatukan visi dan persepsi sehingga berbagai kendala yang berpotensi menghambat pembangunan dapat segera diidentifikasi dan ditangani.

“Ini, mari kita satukan visi, menyamakan persepsi, dan memperkuat koordinasi lintas sektoral,” kata Erwin.

Dia berharap seluruh rangkaian Proyek Strategis Aceh pada Dinas Pengairan Aceh Tahun Anggaran 2026 dapat terlaksana secara lancar, tepat sasaran, dan memenuhi standar mutu yang telah ditetapkan.

“Semoga seluruh rangkaian Proyek Strategis Aceh pada Dinas Pengairan TA 2026 ini dapat terlaksana dengan lancar, tepat sasaran, tepat mutu, dan bernilai ibadah di sisi Allah SWT,” ujarnya.

Sementara itu, rapat pendahuluan (entry meeting) menjadi tahap awal untuk menyamakan pemahaman antara Kejati Aceh dan Dinas Pengairan Aceh mengenai pelaksanaan pengamanan terhadap proyek-proyek strategis yang telah ditetapkan untuk Tahun Anggaran 2026.

Melalui pengamanan pembangunan strategis tersebut, pelaksanaan proyek diharapkan tidak hanya menghasilkan capaian fisik, tetapi juga memenuhi prinsip akuntabilitas, transparansi, kepatuhan hukum, serta memberikan manfaat bagi masyarakat Aceh.[]

Tags: AcehDinas Pengairan AcehErwin Ferdinansyahkejaksaan Tinggi
ShareTweetSendShare

Related Posts

Hormati Syariat, Apache 13 Tampil Hanya dengan Rapai Pasee di HUT ke-800 Samudera Pasai
Daerah

Hormati Syariat, Apache 13 Tampil Hanya dengan Rapai Pasee di HUT ke-800 Samudera Pasai

September 15, 2026
Pagar Dirusak Dan Diterobos Saat Penutupan Milad Ke 800, Ayahwa Pilih Hentikan Penampilan Musik
Daerah

Pagar Dirusak Dan Diterobos Saat Penutupan Milad Ke 800, Ayahwa Pilih Hentikan Penampilan Musik

September 15, 2026
Gubernur Mualem Intruksikan Percepat Penyediaan Lahan Integrasi dan Penataan HGU
Daerah

Banjir dan Longsor di Wilayah Tengah Aceh, Mualem Kembali Ingatkan Potensi Bencana di Musim Hujan 

September 14, 2026
Wagub Aceh Fadlullah Silaturahmi dengan Waled Lapang
Daerah

Wagub Aceh Fadlullah Silaturahmi dengan Waled Lapang

September 14, 2026
Wagub Aceh di Forum DPD RI: Perpanjang Otsus, Naikkan Jadi 2,5 Persen untuk Pulihkan Aceh
Daerah

Wagub Aceh di Forum DPD RI: Perpanjang Otsus, Naikkan Jadi 2,5 Persen untuk Pulihkan Aceh

September 13, 2026
Gubernur Mualem Intruksikan Percepat Penyediaan Lahan Integrasi dan Penataan HGU
Daerah

Gubernur Mualem Intruksikan Percepat Penyediaan Lahan Integrasi dan Penataan HGU

September 12, 2026
Next Post
Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan Baru, Berikut Profilnya dan Komentar Sejumlah Pengamat

Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan Baru, Berikut Profilnya dan Komentar Sejumlah Pengamat

Discussion about this post

Recommended Stories

Karim Benzema akan meninggalkan Real Madrid setelah 14 tahun bergabung

June 4, 2023

Iran Siap Akhiri Perang dengan Jaminan Keamanan

March 26, 2026
Kadisdik Aceh: Banjir Tak Boleh Padamkan Semangat Belajar Anak-anak Aceh

Kadisdik Aceh: Banjir Tak Boleh Padamkan Semangat Belajar Anak-anak Aceh

March 5, 2026
  • Dataset
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • TINJAUAN.ID
  • Pedoman Media Siber
Email: redaksi@tinjauan.id

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!

No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Politik
  • Opini
  • Sejarah
  • Editorial
  • Pojok Ekraf

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!