Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
No Result
View All Result
Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
Home News Daerah

Pagar Dirusak Dan Diterobos Saat Penutupan Milad Ke 800, Ayahwa Pilih Hentikan Penampilan Musik

TINJAUAN ID by TINJAUAN ID
September 15, 2026
Reading Time: 1 min read
0
Pagar Dirusak Dan Diterobos Saat Penutupan Milad Ke 800, Ayahwa Pilih Hentikan Penampilan Musik

ACEH UTARA — Seluruh rangkaian agenda peringatan Milad Aceh Utara ke-800 telah berlangsung dan berakhir dengan sukses. Setelah agenda utama selesai, malam perayaan dilanjutkan dengan penampilan grup musik lokal Apache 13 yang mendapat sambutan antusias dari masyarakat.Senin 13/9/2026.

Penampilan musik tersebut menjadi hiburan penutup bagi masyarakat yang masih berada di lokasi kegiatan. Sejak awal penampilan, suasana berlangsung tertib dan kondusif. Pemerintah Kabupaten Aceh Utara bersama panitia sebelumnya juga telah mengatur posisi penonton, termasuk pemisahan area laki-laki dan perempuan.

Namun, seiring berjalannya penampilan, antusiasme masyarakat semakin meningkat. Sejumlah penonton mulai bergerak maju dan masuk ke area lapangan. Kondisi tersebut membuat suasana semakin ramai, hingga pagar pembatas di sekitar area penonton turut mengalami kerusakan.

Melihat situasi tersebut, Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil, S.E., M.M., yang akrab disapa Ayahwa, langsung mengambil langkah tegas. Sekitar pukul 22.30 WIB, Bupati meminta penampilan dihentikan untuk mencegah suasana berkembang menjadi kerumunan dan euforia yang berlebihan.

“Sudah cukup, sudah cukup. Bukan seperti itu. matikan saja ”

(kasep nyo,peumate laju) ujar Ayahwa saat meminta Hiburan dihentikan.

Keputusan tersebut diambil sebagai bentuk kehati-hatian untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Ayahwa tidak ingin antusiasme yang tinggi berubah menjadi suasana riuh yang berpotensi sulit dikendalikan.

Penghentian hiburan penutup dilakukan secara langsung dan kegiatan kemudian ditutup dengan tertib. Setelah itu, suasana di lokasi kembali kondusif, masyarakat secara bertahap meninggalkan area kegiatan, hingga seluruh rangkaian malam penutupan dapat berakhir dengan aman.

Sikap tegas Ayahwa mendapat apresiasi dari sejumlah masyarakat yang berada di lokasi. Mereka menilai Bupati berani mengambil keputusan cepat ketika melihat kondisi mulai berubah, sehingga situasi tidak berkembang menjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

Dengan berakhirnya agenda tersebut, seluruh rangkaian peringatan Milad Aceh Utara ke-800 resmi ditutup. Perayaan delapan abad Samudera Pasai berlangsung meriah, namun tetap mengedepankan keamanan, ketertiban dan kenyamanan masyarakat hingga kegiatan benar-benar selesai.[]

Tags: Aceh UtaraApacheAyahwa
ShareTweetSendShare

Related Posts

Gubernur Mualem Intruksikan Percepat Penyediaan Lahan Integrasi dan Penataan HGU
Daerah

Banjir dan Longsor di Wilayah Tengah Aceh, Mualem Kembali Ingatkan Potensi Bencana di Musim Hujan 

September 14, 2026
Wagub Aceh Fadlullah Silaturahmi dengan Waled Lapang
Daerah

Wagub Aceh Fadlullah Silaturahmi dengan Waled Lapang

September 14, 2026
Wagub Aceh di Forum DPD RI: Perpanjang Otsus, Naikkan Jadi 2,5 Persen untuk Pulihkan Aceh
Daerah

Wagub Aceh di Forum DPD RI: Perpanjang Otsus, Naikkan Jadi 2,5 Persen untuk Pulihkan Aceh

September 13, 2026
Gubernur Mualem Intruksikan Percepat Penyediaan Lahan Integrasi dan Penataan HGU
Daerah

Gubernur Mualem Intruksikan Percepat Penyediaan Lahan Integrasi dan Penataan HGU

September 12, 2026
Sikapi Unjukrasa, Gubernur Mualem Respek pada Mahasiwa USK
Daerah

Sikapi Unjukrasa, Gubernur Mualem Respek pada Mahasiwa USK

September 12, 2026
Prof. Dr. Sri Rahmi, Akademisi Aceh dengan Kiprah Nasional, Kini Dipercaya Perkuat Mutu UIN Ar-Raniry
Daerah

Prof. Dr. Sri Rahmi, Akademisi Aceh dengan Kiprah Nasional, Kini Dipercaya Perkuat Mutu UIN Ar-Raniry

September 11, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

Syech Muharram Temui Wamen Perumahan Fahri Hamzah, Bahas Program Perumahan untuk Aceh Besar

Syech Muharram Temui Wamen Perumahan Fahri Hamzah, Bahas Program Perumahan untuk Aceh Besar

April 26, 2026
Aceh Targetkan Tuan Rumah MTQ Nasional 2028, Sukses PON Jadi Modal

Aceh Targetkan Tuan Rumah MTQ Nasional 2028, Sukses PON Jadi Modal

August 7, 2025
Dekfadh Silaturahmi dengan Ulama Dayah, Sinergi Perkuat Syariat Islam dan Pendidikan Dayah

Dekfadh Silaturahmi dengan Ulama Dayah, Sinergi Perkuat Syariat Islam dan Pendidikan Dayah

May 5, 2026
  • Dataset
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • TINJAUAN.ID
  • Pedoman Media Siber
Email: redaksi@tinjauan.id

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!

No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Politik
  • Opini
  • Sejarah
  • Editorial
  • Pojok Ekraf

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!