Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
No Result
View All Result
Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
Home Ekonomi

ISG Group dan PT PEMA Jalin Kerja Sama Bangun Pabrik Baja Ringan di KIA Ladong

TINJAUAN ID by TINJAUAN ID
June 26, 2026
Reading Time: 2 mins read
0
ISG Group dan PT PEMA Jalin Kerja Sama Bangun Pabrik Baja Ringan di KIA Ladong

BANDA ACEH – Langkah strategis diambil oleh PT Indo Surya Gavalum (ISG) Group dalam memperkuat sektor industri di Serambi Mekah. Melalui anak perusahaannya, PT Aceh Global Steel, ISG Group resmi menandatangani perjanjian kerja sama dengan Badan Usaha Milik Aceh, PT Pembangunan Aceh (PEMA), untuk membangun pabrik industri baja ringan di Kawasan Industri Aceh (KIA) Ladong, Kabupaten Aceh Besar.

Langkah ini diambil sebagai respons cepat terhadap tingginya permintaan pasar, sekaligus menjadi motor penggerak baru bagi perekonomian daerah.

Direktur Utama PT Aceh Global Steel, Irwansyah Putra, menjelaskan bahwa kebutuhan akan material baja ringan di Aceh saat ini sedang melonjak tajam.

Salah satu pemicu utamanya adalah masifnya proyek rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) pascabencana alam yang melanda Aceh akhir tahun lalu.

“Kebutuhan untuk pembangunan Hunian Sementara (Huntara) dan Hunian Tetap (Huntap) sangat tinggi di Aceh pasca-bencana banjir akhir tahun lalu. Itu belum termasuk kebutuhan reguler untuk pembangunan perumahan komersil dan residensial lainnya,” ujar Faisal Ilyas, Direktur Pengembangan Bisnis PT PEMA saat penandatanganan Perjanjian Kerjasama beberapa waktu lalu.

Irwansyah menambahkan, kehadiran pabrik baru di KIA Ladong ini diharapkan dapat memangkas jalur distribusi, sehingga masyarakat Aceh bisa mendapatkan material berkualitas dengan harga yang lebih ekonomis. “Kami hadir di sini untuk memberikan solusi nyata, yaitu memastikan ketersediaan barang secara berkelanjutan dengan harga yang jauh lebih terjangkau,” tegasnya.

Pemantik Ekonomi dan Lapangan Kerja Baru

Selain melibatkan unsur akademisi di Aceh ISG diharapkan fokus pada pemenuhan material konstruksi, investasi ISG Group di Kawasan Industri Aceh (KIA) Ladong ini membawa misi sosial-ekonomi yang besar bagi masyarakat lokal.

Kehadiran industri manufaktur ini diharapkan mampu memberikan efek domino (multiplier effect) bagi iklim investasi di Aceh.

“Kehadiran kami di Aceh bukan semata-mata untuk membantu ketersediaan bahan baku, tetapi kami juga berkomitmen penuh membantu Pemerintah Aceh dalam menyediakan lapangan kerja baru bagi generasi muda serta menjadi pemantik roda ekonomi melalui sektor industri, InsyaAllah pabrik ini akan berdiri di akhir 2026” pungkas Irwansyah Putra optimis.

PT Indo Surya Gavalum (ISG) Group adalah perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur material bangunan berkualitas tinggi, dengan fokus pada penyediaan produk baja ringan yang inovatif, kokoh, dan terpercaya untuk mendukung pembangunan infrastruktur di Indonesia.[]

Tags: AcehEKonomiindustriPT PEMA
ShareTweetSendShare

Related Posts

Harga Murah dan Hemat Biaya, Mengapa Mobil Listrik Makin Digemari di Indonesia?
Ekonomi

Harga Murah dan Hemat Biaya, Mengapa Mobil Listrik Makin Digemari di Indonesia?

September 20, 2026
Saatnya Pelabuhan Krueng Geukueh Dioptimalkan Sebagai Pintu Utama Ekspor CPO Sawit Aceh
Daerah

PAD Aceh Masih Rendah, Ali Mulyagusdin Soroti Minimnya Kontribusi BUMA untuk Pemerintah Aceh

September 20, 2026
Kemiskinan dan Pengangguran di Aceh Tinggi, Pengamat Ekonomi Bisnis Desak Pemda Optimalkan HGU dan Hilirisasi Sawit
Daerah

Kemiskinan dan Pengangguran di Aceh Tinggi, Pengamat Ekonomi Bisnis Desak Pemda Optimalkan HGU dan Hilirisasi Sawit

September 17, 2026
Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan Baru, Berikut Profilnya dan Komentar Sejumlah Pengamat
Ekonomi

Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan Baru, Berikut Profilnya dan Komentar Sejumlah Pengamat

September 15, 2026
Rata-Rata Pendapatan Pekerja Informal Aceh Rp1,70 Juta, Lebih Rendah dari Angka Nasional
Data

Rata-Rata Pendapatan Pekerja Informal Aceh Rp1,70 Juta, Lebih Rendah dari Angka Nasional

September 14, 2026
Saatnya Pelabuhan Krueng Geukueh Dioptimalkan Sebagai Pintu Utama Ekspor CPO Sawit Aceh
Ekonomi

RUU Migas Dibahas, Kewenangan Khusus Migas Aceh Melalui BPMA Perlu Kepastian

September 13, 2026
Next Post
Akademisi UIN Ar-Raniry Tawarkan Alam Peudeung sebagai Solusi Polemik Bendera Aceh

Akademisi UIN Ar-Raniry Tawarkan Alam Peudeung sebagai Solusi Polemik Bendera Aceh

Sekda Aceh dan PLN Pusat Bahas Prospek Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Aceh

Sekda Aceh dan PLN Pusat Bahas Prospek Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Aceh

Discussion about this post

Recommended Stories

PDIP Nagan Raya Buka Posko Mudik Lebaran, Sediakan Istirahat dan Buka Puasa Gratis

PDIP Nagan Raya Buka Posko Mudik Lebaran, Sediakan Istirahat dan Buka Puasa Gratis

March 20, 2026
Wagub Aceh Bersama Wamendagri Tinjau Langsung Lapangan Blang Padang

Wagub Aceh Bersama Wamendagri Tinjau Langsung Lapangan Blang Padang

August 19, 2026

Laporan Data Struktur Ketenagakerjaan Angkatan Kerja Aceh 2022-2023

October 5, 2023
  • Dataset
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • TINJAUAN.ID
  • Pedoman Media Siber
Email: redaksi@tinjauan.id

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!

No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Politik
  • Opini
  • Sejarah
  • Editorial
  • Pojok Ekraf

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!