Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Global
  • Politik
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Global
  • Politik
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
No Result
View All Result
Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Indonesia Tolak Pinjaman US30 Miliar dari IMF dan Bank Dunia Karena Alasan Berikut

TINJAUAN ID by TINJAUAN ID
April 22, 2026
Reading Time: 1 min read
0
Indonesia Tolak Pinjaman US30 Miliar dari IMF dan Bank Dunia Karena Alasan Berikut

Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menolak tawaran pinjaman dari Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia, dengan penilaian bahwa kondisi fiskal Indonesia masih tergolong kuat.

Dalam pengarahan pers pada hari Selasa, (21/4/2026) Purbaya menjelaskan bahwa IMF dan Bank Dunia telah menyiapkan dana sebesar US20 miliar hingga US30 miliar untuk membantu negara-negara yang membutuhkan dukungan di tengah ketidakpastian global, terutama akibat konflik di Timur Tengah, seperti dilansir ANTARA.

“Saya sampaikan kepada mereka bahwa saya tidak membutuhkannya (pinjaman) saat ini, karena kita memiliki cadangan hampir US$25 miliar,” ujar Purbaya, menyusul kehadirannya dalam Pertemuan Musim Semi IMF-Bank Dunia di Washington pekan lalu.

Sembari menyampaikan apresiasi atas tawaran tersebut, ia memastikan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) saat ini masih memadai dan tidak memerlukan dukungan tambahan.

“Kondisi keuangan kita masih aman,” tandasnya.

Indonesia telah disebut oleh IMF sebagai titik terang dalam ekonomi global, kata Menteri Purbaya sebelumnya, dengan mengacu pada fundamental yang kuat dan pengelolaan kebijakan yang kredibel meskipun ketidakpastian global terus meningkat.

Setelah pertemuan dengan Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva, Purbaya menekankan posisi fiskal Indonesia yang solid dan penyangga anggaran yang cukup untuk menahan guncangan eksternal, di saat volatilitas masih terus terjadi di pasar global.

IMF juga memuji kredibilitas dan konsistensi kebijakan Indonesia dalam menjaga stabilitas makroekonomi, tambahnya, yang sekaligus mempertegas kepercayaan terhadap manajemen ekonomi Jakarta.

Purbaya juga menjelaskan bahwa pemerintah Indonesia telah melakukan langkah strategis dengan mengubah arah kebijakan fiskal sejak akhir tahun lalu, yang dampaknya sudah mulai terlihat pada ekonomi saat ini.

Langkah ini memungkinkan Indonesia untuk merespons tekanan dengan lebih baik, termasuk terhadap kenaikan harga energi global.

Di hadapan IMF dan Bank Dunia, Purbaya menyatakan optimismenya bahwa ekonomi Indonesia dapat mencapai pertumbuhan sebesar 5,4 persen hingga 6 persen pada tahun 2026, terlepas dari ketegangan global yang sedang berlangsung.[]

Tags: Bank DuniaEKonomiIMFPurbaya
ShareTweetSendShare

Related Posts

Dulu Terima Bantuan IMF, Kini Menolaknya: Pelajaran Krisis Moneter 1998 yang Mengubah Ekonomi Indonesia
Ekonomi

Dulu Terima Bantuan IMF, Kini Menolaknya: Pelajaran Krisis Moneter 1998 yang Mengubah Ekonomi Indonesia

April 22, 2026
Layanan Operasional RSUD Aceh Besar Kembali Normal, Pemkab Apresiasi Tenaga Medis
Daerah

Layanan Operasional RSUD Aceh Besar Kembali Normal, Pemkab Apresiasi Tenaga Medis

April 22, 2026
Hadiri Konferensi IV Forum KKA, Bupati Aceh Besar Tegaskan Komitmen Kolaborasi Pembangunan
Daerah

Hadiri Konferensi IV Forum KKA, Bupati Aceh Besar Tegaskan Komitmen Kolaborasi Pembangunan

April 22, 2026
Tahun 2025, Wali Nanggroe Pernah Usul Bentuk Lembaga Ad-Hoc untuk Kelola Dana Otsus Aceh
Daerah

Tahun 2025, Wali Nanggroe Pernah Usul Bentuk Lembaga Ad-Hoc untuk Kelola Dana Otsus Aceh

April 22, 2026
Pastikan Suplai Air Bersih, Syech Muharram Tinjau Intake PDAM Tirta Mountala Glee Taron
Daerah

Pastikan Suplai Air Bersih, Syech Muharram Tinjau Intake PDAM Tirta Mountala Glee Taron

April 21, 2026
Bahlil Sebut Harga BBM Pertamax Bisa Naik Jika Harga Minyak Dunia Naik
Ekonomi

Bahlil Sebut Harga BBM Pertamax Bisa Naik Jika Harga Minyak Dunia Naik

April 21, 2026
Next Post
Dulu Terima Bantuan IMF, Kini Menolaknya: Pelajaran Krisis Moneter 1998 yang Mengubah Ekonomi Indonesia

Dulu Terima Bantuan IMF, Kini Menolaknya: Pelajaran Krisis Moneter 1998 yang Mengubah Ekonomi Indonesia

Discussion about this post

Recommended Stories

Kemendikdasmen Buka Pendaftaran Program Pertukaran Guru Indonesia–Korea 2026

Kemendikdasmen Buka Pendaftaran Program Pertukaran Guru Indonesia–Korea 2026

February 2, 2026
Bupati Aceh Besar Syech Muharram Siapkan Lahan Sekolah Rakyat di Kota Jantho

Bupati Aceh Besar Syech Muharram Siapkan Lahan Sekolah Rakyat di Kota Jantho

September 27, 2025
Cerita Relawan Menjangkau Pining Gayo Lues yang Masih Terisolir

Rakyat Aceh Tak Peduli Siapa yang Diganti, Terlebih Pengungsi

February 3, 2026

Popular Stories

  • Tingkat Pengangguran Usia Muda Tinggi, Indonesia Berjuang Ciptakan Lapangan Kerja

    Prabowo Segera Bentuk Tim Reformasi Polri, Bentuk Juga Komisi Investigasi Insiden Agustus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gaji PPPK Aceh Macet Hampir 4 Bulan, Ribuan ASN Hidup dengan Utang Karena APBA-P Tak Kunjung Jelas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kritik Kosong tentang Ulama Dayah Adalah Opini yang Tak Perlu Ditulis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Kunjung Dapat Kerja di Aceh, Hendra Nekat Merantau ke Australia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buntut Polemik di DPRA, Mualem Dikabarkan Kantongi Dua Nama Kandidat Pengganti Ketua DPRA

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dashboard
  • Dataset
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • TINJAUAN.ID
  • Pedoman Media Siber
Email: redaksi@tinjauan.id

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!

No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Politik
  • Opini
  • Sejarah
  • Editorial
  • Pojok Ekraf

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!