Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
No Result
View All Result
Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
Home News Dunia

Anggota TNI Gugur Kena Serangan Israel di Lebanon, Indonesia Kecam Serangan

TINJAUAN ID by TINJAUAN ID
March 30, 2026
Reading Time: 2 mins read
0
Anggota TNI Gugur Kena Serangan Israel di Lebanon, Indonesia Kecam Serangan

Beirut – Misi penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon, United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), melaporkan pada Senin (30/3/2026) dini hari bahwa satu anggotanya tewas dan satu lainnya mengalami luka kritis akibat ledakan proyektil yang terjadi pada Minggu (29/3) malam.

Insiden tersebut terjadi di salah satu posisi UNIFIL yang berlokasi di dekat Adshit al-Qusayr, wilayah distrik Marjayoun, di Lebanon selatan. Pihak UNIFIL menyatakan bahwa hingga saat ini mereka belum mengetahui asal proyektil yang menyebabkan ledakan tersebut, seperti diberitakan liputan6.com.

“Kami belum mengetahui asal proyektil tersebut. Kami telah meluncurkan penyelidikan untuk menentukan seluruh keadaannya,” demikian pernyataan resmi UNIFIL yang disampaikan melalui platform media sosial milik perusahaan Amerika Serikat, X.

UNIFIL juga menegaskan bahwa serangan yang disengaja terhadap pasukan penjaga perdamaian merupakan pelanggaran berat terhadap hukum humaniter internasional serta melanggar Resolusi 1701 Dewan Keamanan PBB.

Sementara itu, menurut laporan Kantor Berita Nasional Lebanon (NNA), artileri Israel disebut menargetkan markas kontingen Indonesia yang bertugas dalam misi UNIFIL di wilayah Adshit al-Qusayr.

Pemerintah Indonesia Kecam Serangan

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya satu personel TNI yang bertugas dalam misi perdamaian PBB di LIbanon (UNIFIL). Insiden tragis ini terjadi pada Minggu (29/3), akibat serangan artileri tidak langsung yang mengenai posisi kontingen Indonesia di dekat Adchit Al Qusayr, LIbanon Selatan, seperti diberitakan Media Indonesia.

Pemerintah Indonesia mengecam keras serangan tersebut dan menuntut dilakukannya penyelidikan menyeluruh serta transparan. Kemenlu menegaskan bahwa keselamatan personel PBB harus dihormati sepenuhnya sesuai dengan hukum internasional yang berlaku.

“Indonesia kembali mengecam keras serangan Israel di Lebanon selatan dan menyerukan kepada seluruh pihak untuk menghormati kedaulatan dan integritas teritorial Lebanon, menghentikan serangan yang membahayakan warga dan infrastruktur sipil, serta kembali pada dialog dan diplomasi,” tulis pernyataan resmi Kemenlu melalui X.

Saat ini, Indonesia terus berkoordinasi erat dengan PBB dan otoritas terkait untuk memantau situasi di lapangan. Pemerintah juga tengah mengupayakan proses repatriasi jenazah korban secepat mungkin serta memastikan perawatan medis terbaik bagi para personel yang terluka. Berita Indonesia

Indonesia memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada personel yang gugur atas dedikasi mereka dalam menjaga stabilitas dan perdamaian internasional.

Respons Sekjen PBB

Merespons kejadian ini, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyampaikan kutukan keras atas insiden yang membahayakan keselamatan pasukan perdamaian.

“Saya mengutuk keras insiden hari Minggu yang menewaskan seorang penjaga perdamaian asal Indonesia dari @UNIFIL_ di tengah permusuhan antara Israel dan Hizbullah. Seorang penjaga perdamaian Indonesia lainnya mengalami luka serius dalam insiden yang sama,” ujar Guterres melalui X.

Guterres juga mendesak semua pihak untuk mematuhi hukum internasional dan memastikan keamanan aset serta personel PBB. Ia menegaskan bahwa insiden ini merupakan satu dari sekian banyak rangkaian kejadian baru-baru ini yang mengancam keselamatan peacekeeper.[]

Tags: indonesiaIsraelLibanonPBBTNIUNIFIL
ShareTweetSendShare

Related Posts

Jejak Kebijakan Positif Pemerintah Kota Banda Aceh: Tinjauan 2024–2026
Daerah

Jejak Kebijakan Positif Pemerintah Kota Banda Aceh: Tinjauan 2024–2026

August 13, 2026
Hokkop Situngkir Perkuat Strategi Biomassa PLN EPI, Buka Ruang Akselerasi Ekonomi Aceh
Daerah

Hokkop Situngkir Perkuat Strategi Biomassa PLN EPI, Buka Ruang Akselerasi Ekonomi Aceh

August 13, 2026
Laba BUMN Melonjak Signifikan pada Semester I 2026, Kesuksesan Transformasi Danantara
Ekonomi

Laba BUMN Melonjak Signifikan pada Semester I 2026, Kesuksesan Transformasi Danantara

August 13, 2026
Kementan Akui Data Pemerintah Aceh Benar, yang Disampaikan Jubir Nurlis Effendi Sesuai Data Pemerintah Pusat
Daerah

Kementan Akui Data Pemerintah Aceh Benar, yang Disampaikan Jubir Nurlis Effendi Sesuai Data Pemerintah Pusat

August 13, 2026
Pemerintah Aceh Raih Apresiasi Kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan
Daerah

Pemerintah Aceh Raih Apresiasi Kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan

August 12, 2026
Barack Obama Luncurkan Podcast tentang Buku yang Membentuk Cara Pandangnya
Dunia

Barack Obama Luncurkan Podcast tentang Buku yang Membentuk Cara Pandangnya

August 11, 2026
Next Post
Tindaklanjuti Hasil Monev TKD, Sekda Aceh Dorong Program Prioritas Pemulihan Bencana

Tindaklanjuti Hasil Monev TKD, Sekda Aceh Dorong Program Prioritas Pemulihan Bencana

Jamaluddin Idham Sampaikan Belasungkawa atas Gugurnya Prajurit Kodam IM di Lebanon

Jamaluddin Idham Sampaikan Belasungkawa atas Gugurnya Prajurit Kodam IM di Lebanon

Discussion about this post

Recommended Stories

KKI 2026 Bernuansa Aceh, Kak Ana Apresiasi Bank Indonesia

KKI 2026 Bernuansa Aceh, Kak Ana Apresiasi Bank Indonesia

June 16, 2026
Mualem Tutup KKN UGM di Pulo Aceh, Singgung Persoalan Mendasar Warga di Pulo Aceh

Mualem Tutup KKN UGM di Pulo Aceh, Singgung Persoalan Mendasar Warga di Pulo Aceh

August 7, 2025
Fahri Hamzah Ajak Elite Nasional Terkonsolidasi Hadapi Ketidakpastian Situasi Geopolitik Global

Fahri Hamzah Ajak Elite Nasional Terkonsolidasi Hadapi Ketidakpastian Situasi Geopolitik Global

January 17, 2026
  • Dataset
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • TINJAUAN.ID
  • Pedoman Media Siber
Email: redaksi@tinjauan.id

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!

No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Politik
  • Opini
  • Sejarah
  • Editorial
  • Pojok Ekraf

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!