Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Global
  • Politik
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Global
  • Politik
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
No Result
View All Result
Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
Home News Daerah

Bantuan Stimulan Pascabanjir di Pidie Jaya Diduga Melenceng: Desa Terdampak Nihil Penerima, Pendataan Cacat

TINJAUAN ID by TINJAUAN ID
March 3, 2026
Reading Time: 2 mins read
0
Bantuan Stimulan Pascabanjir di Pidie Jaya Diduga Melenceng: Desa Terdampak Nihil Penerima, Pendataan Cacat

Pidie Jaya – Aliansi Solidaritas Pemuda Pidie Jaya menilai penyaluran bantuan stimulan pascabanjir (bantuan ganti rugi perabotan/isi hunian dan pemulihan ekonomi) dari Kementerian Sosial Republik Indonesia di Kabupaten Pidie Jaya tidak adil, tidak merata, dan bermasalah secara tata kelola.

Hal ini disampaikan Koordinator Aliansi Solidaritas Pemuda Pidie Jaya Dedi Saputra melalui pers rilis, Selasa,03 maret 2026.

“Temuan lapangan kami sejalan dengan pemberitaan media lokal. Sejumlah desa terdampak banjir hidrometeorologi justru nihil penerima, sementara ribuan KK terdampak lainnya tercecer akibat skema pendataan yang tidak faktual,” terang Dedi.

Dedi menjelaskan, desa terdampak yang nihil atau minim penerima, sebagaimana temuan media dan lapangan seperti:  Gampong Meucat Pangwa, Kecamatan Trienggadeng, desa ini terdampak, namun nihil penerima.

Di Gampong Babah Krueng, Kecamatan Bandar Dua, dari ratusan KK terdampak, sebagian tidak masuk daftar penerima.

Di Gampong Lueng Bimba, Kecamatan Meurah Dua, dari ratusan KK terdampak, hanya segelintir KK ditetapkan sebagai penerima.

Di Gampong Juroeng Ara, Kecamatan Jangka Buya, dari ratusan KK terdampak, hanya segelintir KK ditetapkan menerima.

Gampong Meunasah Beurembang, Kecamatan Jangka Buy,  terdampak, namun nihil penerima.

Gampong Meunasah Balek, Kecamatan Meureudu, 312 KK menerima stimulan dan isian hunian, sementara sekitar 194 KK lainnya belum tercantum.

Sejumlah desa lain di Pidie Jaya mengalami pola serupa: terdampak banjir, namun tidak satu pun KK ditetapkan sebagai penerima atau jumlah penerima jauh di bawah kondisi faktual di lapangan.

“Fakta-fakta ini menunjukkan ketimpangan serius antara realitas dampak banjir dengan daftar penerima bantuan yang ditetapkan. Banjir nyata, bantuan “menghilang” di banyak desa,” ungkap Dedi.

Ia melanjutkan, akar masalah dari ketimpangan penerimaan bantuan ini adalah akibat pendataan tidak faktual dan minim verifikasi lapangan. Korban kehilangan perabot/alat kerja tidak terakomodir; verifikasi rumah ke rumah juga tidak menyeluruh.

Faktor lain menurutnya adalah pelibatan aparatur desa/keuchik lemah. Data primer desa tidak dijadikan rujukan utama; usulan desa terpotong di level berikutnya.

Ia juga menilai bahwa transparansi rekap penerima tidak dibuka ke publik. Tanpa rekap per desa (jumlah penerima, kriteria, alasan pengecualian), ruang koreksi publik ditutup.

Faktor yang tak kalah fatal adalah diskoneksi data lintas lembaga. Basis data desa dibandingkan dengan OPD tidak diselaraskan sebelum penetapan final.

Keuchik Mengajukan Keberatan

Sejumlah keuchik menyatakan kebingungan dan keberatan atas hasil penetapan penerima bantuan stimulan.

“Sejak awal pendataan, pemerintah gampong telah menyerahkan data korban terdampak banjir secara resmi kepada Dinas Sosial serta BPBD/BNPB. Namun ketika daftar penerima diumumkan, terjadi selisih dan pemangkasan data yang signifikan, ujar Dedi.

Ia juga menilai banyak KK terdampak yang diusulkan justru hilang dari daftar penerima tanpa penjelasan transparan dan tanpa verifikasi ulang di lapangan.

“Bantuan stimulan bukan hadiah, ini hak korban bencana. Jika desa terdampak bisa nihil penerima, itu bukti pendataan cacat. Negara wajib membetulkan ini sekarang, bukan nanti,” pungkasnya.[]

Tags: Acehpenanganan bencanaPidie Jaya
ShareTweetSendShare

Related Posts

Dana Seret, Sejumlah Dapur MBG di Aceh Hentikan Operasional Sementara
Daerah

Dana Seret, Sejumlah Dapur MBG di Aceh Hentikan Operasional Sementara

June 10, 2026
Mukarramah Fadhlullah Terpilih Aklamasi Pimpin PERWOSI Aceh Periode 2026–2030
Daerah

Mukarramah Fadhlullah Terpilih Aklamasi Pimpin PERWOSI Aceh Periode 2026–2030

June 10, 2026
Di Hadapan Mendagri, Mualem Minta Percepatan Pemulihan Sawah dan Infrastruktur
Daerah

Di Hadapan Mendagri, Mualem Minta Percepatan Pemulihan Sawah dan Infrastruktur

June 10, 2026
Wabup Aceh Besar Ajak Nazhir Wakaf Tingkatkan Profesionalisme dan Transparansi
Daerah

Wabup Aceh Besar Ajak Nazhir Wakaf Tingkatkan Profesionalisme dan Transparansi

June 10, 2026
Syech Muharram: Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah Penting Percepat Pemulihan Pascabencana
Daerah

Syech Muharram: Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah Penting Percepat Pemulihan Pascabencana

June 10, 2026
Peneliti Ungkap Temuan “Kuburan Massal” Belanda di Indrapuri
Daerah

Peneliti Ungkap Temuan “Kuburan Massal” Belanda di Indrapuri

June 7, 2026
Next Post
KIA Putuskan Data HGU Merupakan Informasi Terbuka, Perintah BPN Aceh Batalkan Lembar Uji Konsekuensi

KIA Putuskan Data HGU Merupakan Informasi Terbuka, Perintah BPN Aceh Batalkan Lembar Uji Konsekuensi

DWP Aceh Salurkan Bantuan Ramadan untuk Warga Terdampak Banjir

DWP Aceh Salurkan Bantuan Ramadan untuk Warga Terdampak Banjir

Discussion about this post

Recommended Stories

Jubir Pemkab Bireuen Jelaskan Ihwal Ketiadaan Huntara, Sebut Penanganan Bencana Sudah Sesuai Tahapan

Jubir Pemkab Bireuen Jelaskan Ihwal Ketiadaan Huntara, Sebut Penanganan Bencana Sudah Sesuai Tahapan

March 28, 2026
Pemerintah Aceh Utara Beri Apresiasi kepada Tgk. Ibnu Mulqan, Pemuda Berprestasi Aceh 2025

Pemerintah Aceh Utara Beri Apresiasi kepada Tgk. Ibnu Mulqan, Pemuda Berprestasi Aceh 2025

October 30, 2025
Gubernur Mualem: Penataan Tambang Ilegal Beri Manfaat untuk Rakyat

Gubernur Mualem: Penataan Tambang Ilegal Beri Manfaat untuk Rakyat

October 2, 2025

Popular Stories

  • Pemerintah Aceh Siapkan Rp10 Miliar Bantuan Pendidikan bagi Mahasiswa Korban Bencana Hidrometeorologi, Baca Persyaratannya

    Pemerintah Aceh Siapkan Rp10 Miliar Bantuan Pendidikan bagi Mahasiswa Korban Bencana Hidrometeorologi, Baca Persyaratannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prabowo Segera Bentuk Tim Reformasi Polri, Bentuk Juga Komisi Investigasi Insiden Agustus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gaji PPPK Aceh Macet Hampir 4 Bulan, Ribuan ASN Hidup dengan Utang Karena APBA-P Tak Kunjung Jelas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kritik Kosong tentang Ulama Dayah Adalah Opini yang Tak Perlu Ditulis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Kunjung Dapat Kerja di Aceh, Hendra Nekat Merantau ke Australia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dataset
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • TINJAUAN.ID
  • Pedoman Media Siber
Email: redaksi@tinjauan.id

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!

No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Politik
  • Opini
  • Sejarah
  • Editorial
  • Pojok Ekraf

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!