Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
No Result
View All Result
Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
Home News Daerah

Kabid Perikanan Tangkap DKP Aceh, Samsul Bahri Percepat Realisasi dan Inventarisasi Aset Pelabuhan Perikanan di Pidie Jaya

TINJAUAN ID by TINJAUAN ID
October 19, 2025
Reading Time: 3 mins read
0
Kabid Perikanan Tangkap DKP Aceh, Samsul Bahri Percepat Realisasi dan Inventarisasi Aset Pelabuhan Perikanan di Pidie Jaya

Banda Aceh – Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh, Samsul Bahri, S.Pi., M.Si., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pelabuhan perikanan di Aceh dalam rangka memastikan kesiapan sarana dan prasarana menjelang tahun 2026.

Langkah cepat ini menjadi bagian dari strategi Pemerintah Aceh untuk mengoptimalkan pengelolaan sektor perikanan laut dan meningkatkan pelayanan bagi nelayan di seluruh daerah.

Dalam kunjungannya ke Pelabuhan Perikanan Pante Raja dan Pelabuhan Perikanan Meureudu di Kabupaten Pidie Jaya, Samsul menegaskan bahwa sidak dilakukan sebagai bentuk keseriusan Pemerintah Aceh dalam menjajaki potensi dan peluang perikanan yang dimiliki daerah.

“Hari ini saya turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi riil pelabuhan yang menjadi kewenangan provinsi. Kita ingin memastikan semuanya sebelum memasuki tahun 2026,” ujarnya di sela-sela peninjauan, Minggu (19/10/2025).

Samsul menjelaskan, seiring dengan diberlakukannya Undang-Undang Nomor 23, pengelolaan pelabuhan perikanan yang sebelumnya berada di bawah kewenangan kabupaten/kota kini dilimpahkan ke Pemerintah Provinsi Aceh.

Saat ini, Pemerintah Aceh mengelola 21 pelabuhan perikanan yang tersebar di 18 kabupaten/kota, meningkat signifikan dari sebelumnya hanya tiga pelabuhan, yakni Pelabuhan Perikanan Samudra Lampulo, Pelabuhan Perikanan Nusantara, dan Pelabuhan Perikanan Labuhan Haji di Aceh Selatan.

Hasil sidak menunjukkan, sejumlah pelabuhan masih membutuhkan perhatian serius terutama dalam hal keamanan, kebersihan, dan fasilitas pendukung.

Banyak bangunan perkantoran, tempat penyimpanan ikan, dan fasilitas pelayanan yang mengalami kerusakan akibat kurangnya perawatan sejak masih dikelola oleh pemerintah kabupaten/kota.

“Beberapa pelabuhan membutuhkan rehabilitasi segera, termasuk perbaikan fasilitas dasar seperti WC, penyediaan air bersih, dan pengecatan bangunan agar pelabuhan kembali layak dan nyaman untuk pelayanan administrasi maupun kebutuhan nelayan,” jelasnya.

Upayakan Penganggaran Bertahap

Lebih lanjut, Samsul menambahkan bahwa pemerintah akan mengupayakan penganggaran secara bertahap baik melalui APBA maupun APBN untuk mendukung revitalisasi pelabuhan.

Estimasi anggaran yang dibutuhkan mencapai ratusan miliar rupiah dalam jangka lima tahun ke depan.

“Prinsipnya, kami akan memetakan kebutuhan jangka pendek dan jangka panjang agar pelabuhan-pelabuhan ini dapat difungsikan secara maksimal,” tambahnya.

Selain perbaikan fisik, Pemerintah Aceh juga menaruh perhatian terhadap penguatan aspek pengamanan dan pelayanan di kawasan pelabuhan.

Samsul mengungkapkan, pihaknya tengah menjalin koordinasi dengan Satpol PP untuk menempatkan personel pengamanan di sejumlah titik pelabuhan strategis. Hal ini penting guna memastikan aktivitas bongkar muat, pengurusan administrasi, dan pelayanan surat-menyurat nelayan berjalan lancar dan aman.

Langkah Proaktif

Ia juga menyampaikan bahwa meskipun kondisi anggaran tahun ini terbatas, DKP Aceh tetap melakukan langkah proaktif dengan memanfaatkan sumber daya yang ada. Tim teknis diturunkan langsung ke lapangan untuk melakukan inventarisasi kebutuhan mendesak serta melakukan evaluasi terhadap kondisi eksisting setiap pelabuhan.

“Kita tidak menunggu, tapi bergerak cepat agar pelayanan kepada nelayan tidak terganggu. Bahkan hari Minggu pun kita turun ke lapangan untuk memastikan data yang kita peroleh akurat,” ujar Samsul.

Menurut Samsul Bahri perkiraan biaya yang dibutuhkan akan relatif besar jika difokuskan pada pekerjaan pengerukan dan pemasangan jetty di mulut kuala, seperti yang direncanakan untuk Pelabuhan Perikanan Pante Raja. Hal ini sejalan dengan usulan Panglima Laot yang disampaikan dalam pertemuan dan rapat koordinasi bersama DKP Aceh pekan lalu di Hotel Lading, Banda Aceh.

Samsul menegaskan bahwa langkah tersebut penting dilakukan guna meningkatkan aksesibilitas kapal nelayan, memperlancar aktivitas bongkar muat, serta mendukung produktivitas sektor perikanan tangkap di kawasan tersebut.

Pemerintah Aceh menargetkan pada tahun 2026 seluruh pelabuhan perikanan yang ada sudah tertata dengan baik dan siap mendukung aktivitas perikanan tangkap secara optimal. Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar Pemprov Aceh dalam mendorong sektor kelautan dan perikanan sebagai salah satu tulang punggung ekonomi daerah.

Mengupayakan Kebutuhan Es Nelayan

Samsul Bahri, mengungkapkan bahwa untuk memenuhi kebutuhan es bagi nelayan di Pelabuhan Perikanan Meureudu, pihaknya berencana mengaktifkan kembali pabrik es yang telah lama mangkrak pada tahun 2026 melalui kerja sama dengan pihak ketiga, khususnya pengusaha lokal.

Saat ini, tim sekretariat tengah melakukan perhitungan terkait besaran harga sewa per tahun yang akan ditetapkan berdasarkan penilaian dan kewenangan tim penilai aset.

Yang jelas, semakin cepat pabrik es itu difungsikan kembali, semakin baik bagi pelayanan nelayan. Jangan sampai dibiarkan terbengkalai dan menjadi besi tua,” tegasnya

“Kita ingin pelabuhan perikanan di Aceh menjadi pusat pelayanan modern, aman, dan produktif sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan nelayan dan mendongkrak perekonomian daerah,” tutup Samsul Bahri.

ShareTweetSendShare

Related Posts

Pemerintah Aceh Sampaikan Belasungkawa atas Berpulangnya Sjamsul Kahar
Daerah

Realisasi Tambahan TKD Aceh 2026 Tembus 30,16 Persen, Total Pagu Rp1,65 Triliun

September 26, 2026
Pemerintah Aceh Sampaikan Belasungkawa atas Berpulangnya Sjamsul Kahar
Daerah

Pemerintah Aceh Sampaikan Belasungkawa atas Berpulangnya Sjamsul Kahar

September 26, 2026
Panen Raya Aceh Barat, Gubernur Mualem: Sejalan dengan Misi Pemerintah Aceh
Daerah

Panen Raya Aceh Barat, Gubernur Mualem: Sejalan dengan Misi Pemerintah Aceh

September 26, 2026
Wagub Dek Fadh Pimpin Rapat Tim Revisi UUPA, Pastikan Kewenangan dan Kekhususan Aceh Tetap Terjaga
Daerah

Wagub Dek Fadh Pimpin Rapat Tim Revisi UUPA, Pastikan Kewenangan dan Kekhususan Aceh Tetap Terjaga

September 24, 2026
Dek Fadh Ikuti Rakor Perkembangan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera
Daerah

Dek Fadh Ikuti Rakor Perkembangan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera

September 24, 2026
Kids Corner Bhayangkari Peduli Hibur Anak-anak di Aceh Tamiang
Daerah

Kids Corner Bhayangkari Peduli Hibur Anak-anak di Aceh Tamiang

September 24, 2026
Next Post
Diskusi Kepemudaan, Upaya JASA Merawat Damai Aceh

Diskusi Kepemudaan, Upaya JASA Merawat Damai Aceh

Pegawai PPPK Berharap Gaji Segera Dibayar setelah APBA-P Disahkan

Gaji PPPK Aceh Macet Hampir 4 Bulan, Ribuan ASN Hidup dengan Utang Karena APBA-P Tak Kunjung Jelas

Discussion about this post

Recommended Stories

Chatib Basri Menilai Ekonomi Indonesia Hari Ini

Chatib Basri Menilai Ekonomi Indonesia Hari Ini

June 14, 2026
Bahas Pemulihan Sawah dan Kebun dengan Mentan, Gubernur Mualem: Kami Butuh Dukungan Pak Menteri

Bahas Pemulihan Sawah dan Kebun dengan Mentan, Gubernur Mualem: Kami Butuh Dukungan Pak Menteri

August 6, 2026
Rian Syaf Paparkan Potensi Besar Ekonomi Kreatif Bersama Gekrafs Aceh

Rian Syaf Paparkan Potensi Besar Ekonomi Kreatif Bersama Gekrafs Aceh

October 23, 2025
  • Dataset
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • TINJAUAN.ID
  • Pedoman Media Siber
Email: redaksi@tinjauan.id

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!

No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Politik
  • Opini
  • Sejarah
  • Editorial
  • Pojok Ekraf

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!