Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
No Result
View All Result
Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
Home News Nasional

Sri Mulyani Kini Mengajar di Oxford, Cerita Pengalaman Mengajar di Kampus Top Dunia

TINJAUAN ID by TINJAUAN ID
July 17, 2026
Reading Time: 2 mins read
0
Sri Mulyani Kini Mengajar di Oxford, Cerita Pengalaman Mengajar di Kampus Top Dunia

Jakarta — Mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kini menjalani babak baru kariernya sebagai pengajar di Oxford University, Inggris, setelah 14 tahun memimpin Kementerian Keuangan RI. Hampir setahun mengajar, ia membagikan sejumlah pengalaman dan pengamatannya selama berada di salah satu kampus tertua dan terbaik di dunia tersebut.

Sri Mulyani ditugaskan mengajar di Blavatnik School of Government, sekolah Oxford yang berfokus pada kebijakan publik. Para mahasiswanya bukan mahasiswa biasa, melainkan calon perumus kebijakan publik yang akan menerapkan ilmunya di negara masing-masing setelah lulus.

Dalam unggahan di akun Instagram resmi @blavatnikschool yang dirilis Detikcom, Rabu (15/7/2026), Sri Mulyani mengungkapkan pengamatannya soal perbedaan geopolitik yang menciptakan lebih banyak pilihan kebijakan, namun di sisi lain juga mempersulit kerja para pembuat kebijakan.

Menurutnya, tantangan tersebut akan dihadapi oleh seluruh pembuat kebijakan, terutama generasi muda. Sri Mulyani, yang merupakan lulusan University of Illinois Urbana-Champaign, juga menekankan bahwa efektivitas sebuah kebijakan publik sangat ditentukan oleh hasil nyata dan kepercayaan publik.

Ia menyebut kedua hal itu sangat sulit untuk diperoleh selama masa yang sangat fluktuatif dan terpecah-pecah, naik di tingkat nasional maupun global.

“Sebenarnya setiap kebijakan di tingkat publik akan efektif jika ada hasil dan kepercayaan, dan itu menjadi sangat sulit untuk diperoleh selama masa yang sangat fluktuatif dan terpecah-pecah ini, baik dalam masyarakat dan politik, maupun di tingkat nasional dan global,” tuturnya.

Pulang ke Indonesia untuk Uji Tesis di UI

Di tengah kesibukannya di Oxford, Sri Mulyani menyempatkan diri kembali ke Tanah Air pada awal Juli untuk menguji tesis mahasiswa Program Magister Perencanaan dan Kebijakan Publik (MPKP) Universitas Indonesia.

Mahasiswa yang diujinya, Zelani Nurfalah, tercatat sebagai lulusan terbaik MPKP angkatan 48B 2024 dengan predikat summa cum laude dan IPK sempurna 4,0. Zelani sehari-hari bekerja di Badan Pusat Statistik (BPS) RI.

“Minggu lalu saya diundang kembali oleh @mpkp.febui – Salemba. Kali ini sebagai penguji tesis sdr Zelani Nurfalah Mahasiswa MPKP angkatan 48B 2024 lulusan terbaik suma cum laude dengan IPK 4 – Zelani bekerja BPS RI,” kata Sri dalam unggahan Instagram pribadinya dikutip Rabu (15/7/2026).

Tesis Zelani mengangkat topik liberalisasi perdagangan dan sektor informal, dengan pembimbing Rus’an Nasrudin, Ph.D. (Ketua Departemen Ilmu Ekonomi FEB UI), dan turut diuji oleh Muhammad Hanri, Ph.D. (Ketua Program Studi MPKP FEB UI).

Sri Mulyani menyampaikan apresiasinya atas performa Zelani dalam sidang tersebut, menilai presentasinya disampaikan dengan penuh percaya diri serta penguasaan data, teori, dan konteks yang kuat.[]

Tags: Oxford UniversitypendidikanSri Mulyaniuniversitas
ShareTweetSendShare

Related Posts

Dek Fadh Hadiri Rapat Paripurna DPRA, Sampaikan Tanggapan atas Pertanggungjawaban APBA 2025
Uncategorized

Dek Fadh Hadiri Rapat Paripurna DPRA, Sampaikan Tanggapan atas Pertanggungjawaban APBA 2025

August 28, 2026
Teuku Riefky Pimpin Upacara HUT RI Kemenekraf Dengan Kharisma Budaya Aceh
Nasional

Teuku Riefky Pimpin Upacara HUT RI Kemenekraf Dengan Kharisma Budaya Aceh

August 19, 2026
Soal WNI Masuk Militer Asing, Menko Yusril Nyatakan Tidak Otomatis Kehilangan Status Kewarganegaraan
Daerah

UIN Ar-Raniry Akan Anugerahi Gelar Doktor Honoris Causa untuk Prof. Yusril Ihza Mahendra

August 18, 2026
Reorientasi Perjuangan: Dari Bambu Runcing ke Penguasaan Bahasa
Opini

Reorientasi Perjuangan: Dari Bambu Runcing ke Penguasaan Bahasa

August 16, 2026
Dari Pupuk Lebih Murah hingga B50, Prabowo Ungkap Lompatan Menuju Swasembada Nasional
Nasional

Dari Pupuk Lebih Murah hingga B50, Prabowo Ungkap Lompatan Menuju Swasembada Nasional

August 14, 2026
Prabowo: Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi harus Memperbaiki Kehidupan Rakyat
Nasional

Presiden Prabowo: Ada 121 Kebijakan Transformatif Berhasil Dijalankan dalam 21 Bulan

August 14, 2026
Next Post
Mengapa Rocky Gerung Begitu Digemari Publik Indonesia?

Mengapa Rocky Gerung Begitu Digemari Publik Indonesia?

Kadis ESDM Aceh Asnawi Beri Dukungan Penuh atas Sikap Tegas Mualem: Gas South Andaman Kunci Bangkitnya Lhokseumawe

Kadis ESDM Asnawi Peringatkan Penambang Ilegal di Aceh: Patuhi Maklumat Gubernur atau Hadapi Sanksi Berlapis

Discussion about this post

Recommended Stories

Sekda Aceh Pimpin Rapat Teknis Pengendalian Inflasi Jelang Hari Besar

Sekda Aceh Pimpin Rapat Teknis Pengendalian Inflasi Jelang Hari Besar

March 6, 2026
50 Pemuda Aceh Utara Antusias Ikuti Sosialisasi Pembauran Kebangsaan

50 Pemuda Aceh Utara Antusias Ikuti Sosialisasi Pembauran Kebangsaan

October 9, 2025
Harga BBM Diprediksi Naik, Kementerian ESDM Beri Sinyal Penyesuaian Harga BBM Nonsubsidi April 2026

Harga BBM Diprediksi Naik, Kementerian ESDM Beri Sinyal Penyesuaian Harga BBM Nonsubsidi April 2026

March 23, 2026
  • Dataset
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • TINJAUAN.ID
  • Pedoman Media Siber
Email: redaksi@tinjauan.id

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!

No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Politik
  • Opini
  • Sejarah
  • Editorial
  • Pojok Ekraf

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!