Ramadhan Penuh Berkah
LHOKSUKON – Suasana penuh khidmat dan kehangatan mewarnai kegiatan Khatam Al-Qur’an, Sholawat Fatimiyah, serta santunan anak yatim dan fakir miskin yang digelar oleh Keluarga Besar Reza Khosyi di Gampong Meunasah Nga, LB, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, Jum’at (13/3/2026).
Kegiatan religius yang berlangsung di kediaman Tgk Reza Khosyi tersebut menjadi bagian dari upaya menyemarakkan bulan suci Ramadhan dengan memperkuat nilai-nilai keislaman sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Mengusung tema “Menghayati Ajaran Al-Qur’an, Memanjatkan Sholawat Nabi dan Keluarga, serta Menebarkan Kasih kepada yang Membutuhkan,” acara ini dihadiri oleh masyarakat sekitar, tokoh agama, serta anak-anak yatim yang menjadi penerima santunan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan khatam Al-Qur’an, dilanjutkan dengan lantunan Sholawat Fatimiyah yang menggema penuh kekhusyukan, kemudian ditutup dengan penyerahan santunan kepada anak yatim dan masyarakat fakir miskin. Kehadiran para anak yatim dalam kegiatan tersebut menambah suasana haru dan menjadi pengingat akan pentingnya berbagi di bulan penuh rahmat ini.
Dalam sambutannya, Tgk Reza Khosyi menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang ibadah dan silaturahmi, tetapi juga sebagai upaya menumbuhkan kecintaan umat terhadap Al-Qur’an dan Rasulullah SAW.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus menghidupkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, memperbanyak sholawat kepada Nabi Muhammad SAW, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama, khususnya mereka yang membutuhkan,” ujar Tgk Reza Khosyi.
Kegiatan Ramadhan ini juga mendapat dukungan penuh dari Abi Mudi, serta dukungan dari sejumlah sponsor dan mitra usaha lokal di wilayah Lhoksukon dan sekitarnya, di antaranya Toko Grosir Puteh Lhoksukon, Toko Grosir FM Jaya XII, Toko Baju Ahyar Lhoksukon, serta Kios M.R. Nga LB.
Melalui kegiatan tersebut, Keluarga Besar Reza Khosyi berharap semangat kebersamaan, kepedulian sosial, serta kecintaan terhadap Al-Qur’an dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, khususnya di bulan Ramadhan yang sarat dengan nilai keberkahan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa kolaborasi antara keluarga, masyarakat, tokoh agama, dan pelaku usaha lokal mampu menghadirkan kegiatan keagamaan yang tidak hanya bernilai spiritual, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.[]











Discussion about this post