Program Seumeugleh Dinas Pendidikan Aceh dilaksanakan di Aceh Tamiang. Plt. Kadis Pendidikan Aceh Murthalamuddin menurunkan lebih dari 500 personil untuk pembersihan sekolah-sekolah di Aceh Tamiang yang terdampak banjir.
Aceh Tamiang – Pemerintah Aceh kembali menurunkan Tim Relawan ASN/Non ASN Tahap II ke wilayah terdampak bencana, khususnya Aceh Tamiang selama 3 hari terhitung 2 sd 4 Januari 2026.
Fokus utama tahap II ini pada kegiatan pembersihan sekolah-sekolah di Aceh Tamiang yang terdampak banjir, mengingat aktivitas pembelajaran akan segera kembali berjalan dalam waktu dekat.
Menindaklanjuti hal tersebut diatas, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, S.Pd.,MSP menurunkan lebih dari 500 personil yang terdiri dari ASN dan Non ASN Dinas Pendidikan Aceh dalam tajuk DISDIK SEUMEUGLEH: Goes To Tamiang.
Selain dari gedung induk dan UPTD, personil dari Cabang Dinas Pendidikan dan satuan pendidikan (sekolah) yang tersebar di 23 kabupaten/kota juga ikut serta.
Sekretaris Dinas Pendidikan Aceh, Sabri, S.STP, MSP selaku Koordinator lapangan menjelaskan bahwa tim relawan Disdik Aceh akan berposko di SMAN 2 Patra Nusa Manyak Payed, Kab. Aceh Tamiang.
“Mulai besok pagi kita akan menyebar ke beberapa titik diantaranya ke SMAN 3 Manyak Payed, SMAN 1 Bendahara, SMAN 2 Bendahara, SMAS Al-Wahliyah, dan SMKS Misra.” Jelasnya.
Berdasarkan data dari cabdin setempat, dari 25 sekolah jenjang menengah dan pendidikan khusus yang terdampak, ada 4 kategori kondisi sekolah di Tamiang.
Kategori 1 (6 sekolah), yaitu sekolah terdampak yang akan dibersihkan oleh tim relawan dari SKPA lain, termasuk jenjang pendidikan dasar. Kategori 2 (5 sekolah), yaitu sekolah terdampak yang akan menjadi sasaran pembersihan Disdik.
Kategori 3 (4 sekolah), belum bisa diakses dgn kendaraan roda 4 seperti SMAN 1 Bandar Pusaka, dan SMAN 1 Sekerak. Kategori 4 (10 sekolah), sudah bisa digunakan untuk aktivitas PBM tanggal 5 Januari diantaranya SMAN 4 Kejuruan Muda, SMKN 3 Karang Baru, dan SMAS Al Hidayah.
“Memang ada beberapa titik lagi yang masih perlu pembersihan, akan tetapi mengingat akses yang belum bisa dilintasi kita fokus di 5 lokasi itu dulu. Dan kita akan terus berkoordinasi dengan Cabdin setempat.” Sabri menambahkan.
“Harapannya dengan personil yang kita bawa bisa membantu masyarakat Tamiang khususnya bidang pendidikan, mengingat secara ketentuan tanggal 5 Januari anak-anak sudah bersekolah kembali.”
Penugasan Relawan ASN oleh Pemerintah Aceh Tahap II ini merupakan kelanjutan dari gelombang pertama yang telah dilakukan pada tanggal 29 sd 30 Desember 2025 ke sejumlah daerah terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh.[]











Discussion about this post