Banda Aceh – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Syiah Kuala (USK) menggelar kegiatan penyamaan persepsi bagi dosen pengajar Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Calon Guru Gelombang I Semester 2 Tahun 2026, Jumat (10/7). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Teleconference FKIP USK tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan PPG agar berjalan lebih efektif, selaras, dan berorientasi pada mutu.
Pelaksana Tugas (Plt.) Dekan FKIP USK, Dr. Amiruddin, S.Pd., M.Si., saat membuka kegiatan menegaskan pentingnya komitmen seluruh dosen dalam menjalankan proses pembelajaran secara profesional. Ia menekankan optimalisasi pemanfaatan Learning Management System (LMS) sebagai media utama pembelajaran sekaligus mendorong dosen untuk terus berinovasi dalam mengembangkan materi ajar.
“Pemanfaatan LMS secara maksimal dan inovasi dalam pembelajaran menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas pendidikan profesi guru,” ujarnya.
Koordinator PPG FKIP USK, Dr. Yeni Marlina, S.Pd., M.Pd., menjelaskan, kegiatan tersebut juga menjadi forum koordinasi terkait pelaksanaan PPG Calon Guru Gelombang I Semester 2 Tahun 2026. Berbagai aspek dibahas, mulai dari struktur kurikulum, jadwal perkuliahan, hingga pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Mandiri.
Selain membahas persiapan semester berjalan, forum tersebut juga mengevaluasi pelaksanaan PPG pada semester sebelumnya sebagai bahan penyempurnaan program di masa mendatang.
Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai masukan dari dosen pengajar mengenai penguatan koordinasi tim, efektivitas proses pembelajaran, serta penyediaan panduan yang lebih mudah diakses. Kesamaan persepsi antardosen dinilai penting untuk memastikan pendampingan terhadap calon guru berlangsung secara optimal.
Sebagai penutup, seluruh dosen mengikuti pelatihan penggunaan Learning Management System (LMS) yang menjadi platform utama penyelenggaraan PPG. Pelatihan mencakup pengelolaan kelas daring, pengunggahan materi pembelajaran, penyusunan aktivitas perkuliahan, hingga sistem penilaian secara digital.
Melalui pelatihan tersebut, FKIP USK berharap seluruh dosen memiliki kompetensi yang seragam dalam mengelola pembelajaran berbasis LMS sehingga proses pendidikan profesi guru dapat berlangsung lebih terintegrasi, efektif, dan memberikan pengalaman belajar yang berkualitas bagi mahasiswa.
“Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen FKIP USK dalam meningkatkan mutu penyelenggaraan Program Pendidikan Profesi Guru, sekaligus mendukung lahirnya guru-guru profesional yang adaptif, inovatif, dan mampu menjawab tantangan dunia pendidikan di masa depan,” pungkasnya.











Discussion about this post