Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
No Result
View All Result
Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
Home News Daerah

Pimpin Tanam Padi Perdana Pasca Bencana, Sekda Aceh: Jaga Stabilitas Pangan Tetap Aman

TINJAUAN ID by TINJAUAN ID
July 6, 2026
Reading Time: 2 mins read
0
Pimpin Tanam Padi Perdana Pasca Bencana, Sekda Aceh: Jaga Stabilitas Pangan Tetap Aman

ACEH TAMIANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir mewakili Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf, meresmikan gerakan tanam padi perdana pasca bencana hidrometeorologi. Kegiatan yang dipusatkan di Desa Bukit Panjang, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Minggu, 05 Juli 2026. Langkah ini menjadi simbol kebangkitan sektor pertanian Aceh pasca bencana alam yang merusak puluhan ribu hektare lahan warga.

Dalam sambutannya, Sekda Aceh, M. Nasir, yang didampingi oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, T. Robby Irza, Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Azanuddin Kurnia, serta Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi, mengungkapkan bahwa bencana hidrometeorologi telah memberikan dampak luar biasa di Aceh.

Tercatat, areal persawahan yang terdampak mencapai 57.364 hektare, sementara sektor perkebunan terdampak luasnya mencapai 60.438 hektare. Kabupaten Aceh Tamiang menjadi salah satu wilayah dengan kerusakan terparah akibat banjir lumpur dan material lainnya.

“Tanam perdana hari ini bukan sekadar rutinitas menaburkan benih, melainkan simbol bahwa petani kita tetap kuat, semangat, dan optimis dalam menjaga pasokan pangan di Aceh tetap aman,” ujar M. Nasir.

Pemerintah Aceh menempatkan rehabilitasi dan optimasi lahan sawah di lokasi bencana sebagai prioritas utama guna memulihkan roda perekonomian masyarakat. Saat ini, sebagian besar lahan sawah yang rusak telah selesai diperbaiki dan mulai bisa dimanfaatkan kembali oleh petani.

Atas percepatan pemulihan ini, Sekda Aceh, M. Nasir turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Menteri Pertanian beserta jajaran Kementan, Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, Kodam Iskandar Muda, serta jajaran terkait hingga kelompok tani yang bergerak cepat mengolah kembali lahan pasca-banjir.

M. Nasir juga mengimbau para petani untuk mengoptimalkan musim tanam ini dengan tetap memperhatikan kondisi alam, meningkatkan gotong royong, dan mengikuti arahan pemangku adat setempat.

Apresiasi Kementerian Pertanian

Sekda Aceh, M. Nasir juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian (Kementan) atas dukungan penuh dalam memfasilitasi pemulihan sektor pertanian dan perkebunan di Serambi Mekkah. Sinergi ini dinilai krusial dalam menjaga stabilitas dan pasokan pangan di Aceh agar tetap aman mandiri pasca-dihantam bencana hidrometeorologi.

M. Nasir, mengumumkan bahwa progres program optimalisasi lahan terdampak bencana saat ini telah mencapai 32 persen. Proyek strategis ini mencakup konstruksi optimalisasi lahan bencana yang tersebar di 18 kabupaten/kota se-Aceh.

“Kami berterima kasih kepada Menteri Pertanian dan seluruh jajaran Kementan yang bergerak cepat membantu petani kita. Pemulihan ini menjadi prioritas utama agar roda perekonomian masyarakat kembali normal,” ujar M. Nasir.

Dalam keterangannya, M. Nasir memaparkan bahwa program pemulihan lahan di lapangan dibagi ke dalam beberapa tahapan berdasarkan tingkat kerusakan.

“Adapun rincian perkembangan realisasi pemulihan lahan yang sedang berjalan di lapangan diantaranya adanya optimalisasi lahan berupa pemberian bantuan pekerjaan yang difokuskan pada optimalisasi lahan dan pemulihan sawah dengan kategori rusak ringan. Kemudian rehabilitasi Lahan dimana pelaksanaan kegiatan pemulihan khusus untuk lahan sawah yang mengalami kerusakan kategori sedang. Kemudian Pengolahan Lahan yang langsung dilaksanakan segera setelah seluruh konstruksi fisik lahan selesai diperbaiki,” sebut Sekda Aceh, M. Nasir.

Selain perbaikan wilayah persawahan, intervensi Kementan bersama Pemerintah Aceh juga menyasar infrastruktur penunjang pertanian di daerah terdampak bencana. Hal ini meliputi pembangunan dan perbaikan sistem irigasi pemompaan, irigasi perpipaan, bangunan Konservasi, jaringan irigasi tersier serta rehabilitasi Jalan Usaha Tani (JUT) guna memastikan akses distribusi logistik para petani kembali lancar.

“Melalui kolaborasi intensif ini, Pemerintah Aceh optimis puluhan ribu hektare lahan yang sempat rusak akibat banjir lumpur dapat segera berfungsi optimal demi kesejahteraan masyarakat petani,” pungkasnya. (***)

Tags: Aceh TamiangPemerintah AcehpertanianSekda Aceh
ShareTweetSendShare

Related Posts

Tinjau Irigasi Seunong, Wagub Dek Fadh Dorong Perbaikan Segera
Daerah

Tinjau Irigasi Seunong, Wagub Dek Fadh Dorong Perbaikan Segera

October 6, 2026
Aceh Besar Susun Aturan Rencana Pergub Pageu Gampong, Gampong Didorong Perkuat Keamanan dan Perlindungan Sosial
Daerah

Aceh Besar Susun Aturan Rencana Pergub Pageu Gampong, Gampong Didorong Perkuat Keamanan dan Perlindungan Sosial

October 5, 2026
Bendungan Irigasi Lamtimpeung Mulai Beroperasi, Petani Harap Panen Dua Kali Setahun
Daerah

Bendungan Irigasi Lamtimpeung Mulai Beroperasi, Petani Harap Panen Dua Kali Setahun

October 3, 2026
Saatnya Pelabuhan Krueng Geukueh Dioptimalkan Sebagai Pintu Utama Ekspor CPO Sawit Aceh
Daerah

Kepentingan Tata Kelola Migas Aceh Dipertaruhkan dalam RUU Migas, Posisi BPMA dan Pasal 160 Harus Dipertegas

October 2, 2026
YARA Minta Menteri Imipas Investigasi Dugaan Intervensi di Lapas Meulaboh
Daerah

YARA Minta Menteri Imipas Investigasi Dugaan Intervensi di Lapas Meulaboh

October 2, 2026
Wagub Dek Fadh Usulkan Penyediaan Alat Berat untuk Daerah Rawan Banjir
Daerah

Wagub Dek Fadh Usulkan Penyediaan Alat Berat untuk Daerah Rawan Banjir

October 2, 2026
Next Post
Gas Blok Andaman, Ini Empat Poin Surat Gubernur Mualem untuk Presiden

Gas Blok Andaman, Ini Empat Poin Surat Gubernur Mualem untuk Presiden

Sambut Baik Kapolda Irjen Ruddi, Gubernur Mualem: Mari Sama-sama Bangun Aceh

Sambut Baik Kapolda Irjen Ruddi, Gubernur Mualem: Mari Sama-sama Bangun Aceh

Discussion about this post

Recommended Stories

Mengenalkan Kembali Pengetahuan Lama Melalui Naskah Kuno kepada Generasi Muda Aceh

Mengenalkan Kembali Pengetahuan Lama Melalui Naskah Kuno kepada Generasi Muda Aceh

August 22, 2026
Masuk Bursa Ketua, Illiza Ditemui Utusan PSI di Balai Kota, Kebetulan?

Masuk Bursa Ketua, Illiza Ditemui Utusan PSI di Balai Kota, Kebetulan?

May 6, 2026
Tim Kajian Wali Nanggroe Rumuskan Rekomendasi Penguatan MoU Helsinki, Fokus Dana Otsus dan Kewenangan Daerah

Tim Kajian Wali Nanggroe Rumuskan Rekomendasi Penguatan MoU Helsinki, Fokus Dana Otsus dan Kewenangan Daerah

July 31, 2026
  • Dataset
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • TINJAUAN.ID
  • Pedoman Media Siber
Email: redaksi@tinjauan.id

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!

No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Politik
  • Opini
  • Sejarah
  • Editorial
  • Pojok Ekraf

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!