BANDA ACEH – Ir. Erwin Ferdinansyah, S.T., M.T. dipercaya memimpin Pengurus Provinsi Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (PERKEMI) Aceh periode 2026-2030. Erwin terpilih dalam Musyawarah Persaudaraan Provinsi (Muperprov) PERKEMI Aceh yang digelar di Seventeen Hotel, Banda Aceh, Rabu (30/9/2026).
Musyawarah tersebut diikuti 17 Pengurus Cabang (Pengcab) PERKEMI kabupaten/kota se-Aceh. Erwin menggantikan Dr. Islahuddin, M.Ec., C.A. yang telah menyelesaikan masa kepengurusan periode sebelumnya. Muperprov dibuka Ketua Umum PERKEMI Pusat Laksdya TNI (Purn.) Prof. Dr. Agus Setiadji, S.A.P., M.A.
Dalam forum tersebut, PERKEMI Aceh menetapkan arah pembinaan organisasi dan atlet untuk empat tahun ke depan. Salah satu agenda utama yang menjadi perhatian adalah memperkuat pembinaan atlet secara berjenjang sekaligus memastikan regenerasi kenshi Aceh berjalan berkelanjutan.
Ketua terpilih Erwin mengatakan prestasi yang telah diraih PERKEMI Aceh harus dijaga melalui pembinaan yang konsisten.
“Pembinaan akan kita lakukan secara intensif untuk meningkatkan prestasi dan menjaga prestasi Kempo Aceh,” kata Erwin.
Menurut dia, pembinaan tidak boleh hanya bertumpu pada atlet yang telah berprestasi. PERKEMI Aceh perlu membuka ruang lebih besar bagi atlet muda potensial agar tersedia regenerasi yang kuat.
Karena itu, penguatan Pengcab di kabupaten/kota menjadi bagian penting dari program kepengurusan baru. Aktivitas pembinaan di daerah dinilai menjadi fondasi untuk menemukan dan mengembangkan atlet sejak usia muda.
Erwin menyebut PERKEMI Aceh memasuki periode kepengurusan baru dengan modal prestasi pada PON XXI Aceh-Sumut 2024. Saat itu, Shorinji Kempo Aceh berhasil menyumbangkan medali emas.
Namun, mempertahankan prestasi tersebut membutuhkan pembinaan yang berkesinambungan. Regenerasi atlet, peningkatan kualitas pelatih, kompetisi rutin, serta persiapan menghadapi kejuaraan nasional menjadi sejumlah pekerjaan yang harus dilakukan.
Selain prestasi olahraga, Erwin menilai pembinaan Kempo juga berkaitan dengan pembentukan karakter. Nilai disiplin, persaudaraan dan pengendalian diri menjadi bagian dari proses pembinaan seorang kenshi.
Cabor Unggulan Aceh
Wakil Ketua Umum II Bidang Organisasi KONI Aceh, T. Rayuan Sukma, yang mewakili Ketua Umum KONI Aceh Saiful Bahri atau Pon Yaya, menyebut PERKEMI sebagai salah satu cabang olahraga unggulan Aceh.
Menurut Rayuan, Kempo memiliki catatan prestasi yang konsisten dalam sejumlah penyelenggaraan PON terakhir dan terus menjadi salah satu penyumbang medali bagi kontingen Aceh.
Rayuan juga menyoroti capaian Shorinji Kempo Aceh pada PON Beladiri 2025 di Kudus, Jawa Tengah. Menurut dia, Kempo menjadi cabang olahraga Aceh yang berhasil mempersembahkan medali emas pada ajang tersebut.
“Pada PON Beladiri di Kudus tahun 2025, Kempo juga menjadi satu-satunya cabang olahraga yang mempersembahkan medali emas untuk Aceh,” ujar Rayuan.
Ketua Umum PERKEMI Pusat Agus Setiadji turut berharap tradisi prestasi Kempo Aceh dapat dipertahankan pada ajang nasional mendatang, termasuk PON NTB-NTT 2028.
Dengan dukungan 17 Pengcab, kepengurusan Erwin Ferdinansyah menghadapi tantangan untuk menjaga kesinambungan prestasi sekaligus memperluas basis pembinaan atlet di daerah.
Pembinaan atlet usia muda menjadi salah satu kunci agar prestasi Kempo Aceh tidak berhenti pada generasi saat ini, tetapi terus melahirkan kenshi baru yang mampu bersaing di tingkat nasional.[]












Discussion about this post