Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
No Result
View All Result
Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
Home News Daerah

MaTA : Pengelolaan Anggaran Pemko Banda Aceh Boros

TINJAUAN ID by TINJAUAN ID
September 10, 2025
Reading Time: 2 mins read
0
MaTA : Pengelolaan Anggaran Pemko Banda Aceh Boros

Alfian MaTa. Sumber foto: Reza/acehonline.co

Alfian menyebutkan bahwa pihak Pemko Banda Aceh tidak melakukan efisiensi anggaran sebagaimana yang digalakkan oleh pemerintah pusat.

BANDA ACEH – Kordinator Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA) Alfian menyebutkan bahwa pengelolaan anggaran pemko masuk katagori boros dan hal ini muncul sejak alokasi anggaran untuk pengadaan mobil dinas walikota sebesar Rp 3 milyar.

Alfian menyebutkan bahwa pihak Pemko Banda Aceh tidak melakukan efisiensi anggaran sebagaimana yang digalakkan oleh pemerintah pusat.

“Jadi tidak ada efesiensi anggaran di sana padahal kondisi fiskal pemko dalam keadaan kacau. jadi berlaku efesiensi anggaran hanya pada sektor yang diterima oleh kebutuhan publik semata, akan tetapi untuk fasilitas eksekutif dan legislatif normal seperti anggaran tahun sebelumnya,” ungkap Alfian.

Alfian juga menyinggung masalah anggaran untuk mengelola konten medsos sebesar Rp. 679 juta.

“Ini angka yang besar dan pemko menjadikan industri buzzer di kota Banda Aceh. Seharusnya kepekaan atas ekonomi warga kota yang sulit di tahun 2025 menjadi pertimbangan untuk tidak hidup mewah dengan fasilitas hasil pajak rakyat,” terang Alfian.

Alfian juga menjelaskan bahwa saat ini pemko sedang menekan warga untuk bayar pajak sampai ke level Gampong dan itu kebijakan yang sangat menjajah, sementara mereka hidup mewah dengan fasilitas dan begitu juga untuk pencitraannya.

“Kalau pemko membangun industri buzzer maka kondisi kedepan tidak baik baik saja. warga di suguhkan dengan berita dari buzzer tapi ekonomi warga dalam keadaan sulit. seharusnya pemko fokus menyelesaikan permasalah ekonomi bagaimana bisa bangkit,” desak Alfian.

Berita buzzer tidak bisa di simpulkan kebenarannya tapi lebih sebatas pencitraan, Alfian menjelaskan. Ia juga menyinggung 30 anggota DPRK kota Banda Aceh yang harusnya peka dalam pengesahan anggaran dan kondisi ekonomi warga saat ini.

“Ternyata mereka juga sama sebagai penikmat dari hasil pajak rakyat. Nihil kontribusi dan menikmati fasilitas. Kondisi ini tidak patut untuk dibiarkan begitu saja. Warga kota harus kritis sehingga kita tidak dijadikan sebagai sapi peras oleh mereka melalui pajak,” pungkasnya.[]

ShareTweetSendShare

Related Posts

Pemerintah Aceh Sampaikan Belasungkawa atas Berpulangnya Sjamsul Kahar
Daerah

Realisasi Tambahan TKD Aceh 2026 Tembus 30,16 Persen, Total Pagu Rp1,65 Triliun

September 26, 2026
Pemerintah Aceh Sampaikan Belasungkawa atas Berpulangnya Sjamsul Kahar
Daerah

Pemerintah Aceh Sampaikan Belasungkawa atas Berpulangnya Sjamsul Kahar

September 26, 2026
Panen Raya Aceh Barat, Gubernur Mualem: Sejalan dengan Misi Pemerintah Aceh
Daerah

Panen Raya Aceh Barat, Gubernur Mualem: Sejalan dengan Misi Pemerintah Aceh

September 26, 2026
Wagub Dek Fadh Pimpin Rapat Tim Revisi UUPA, Pastikan Kewenangan dan Kekhususan Aceh Tetap Terjaga
Daerah

Wagub Dek Fadh Pimpin Rapat Tim Revisi UUPA, Pastikan Kewenangan dan Kekhususan Aceh Tetap Terjaga

September 24, 2026
Dek Fadh Ikuti Rakor Perkembangan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera
Daerah

Dek Fadh Ikuti Rakor Perkembangan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera

September 24, 2026
Kids Corner Bhayangkari Peduli Hibur Anak-anak di Aceh Tamiang
Daerah

Kids Corner Bhayangkari Peduli Hibur Anak-anak di Aceh Tamiang

September 24, 2026
Next Post
Pemko Banda Aceh Anggarkan Rp679 Juta untuk Konten Instagram-TikTok

Pemko Banda Aceh Anggarkan Rp679 Juta untuk Konten Instagram-TikTok

Menko Yusril : Pemerintah Pasti Akan Merespons Positif 17+8 Tuntutan Rakyat

Kunjungi Rutan Polda Metro Jaya, Menko Yusril dan Wamenko Otto Dialog dengan Delpedro Marhaen

Discussion about this post

Recommended Stories

Wali Nanggroe Minta AMANAH Fokus Bangkitkan Potensi Pemuda Aceh

Wali Nanggroe Minta AMANAH Fokus Bangkitkan Potensi Pemuda Aceh

April 18, 2026
BPR Syariah Mustaqim Catat Peningkatan Pembiayaan Hingga 100 Persen Selama Lima Tahun Terakhir

BPR Syariah Mustaqim Layani Pembiayaan di Sektor Pertanian

September 20, 2025
Rata-Rata Pendapatan Pekerja Informal Aceh Rp1,70 Juta, Lebih Rendah dari Angka Nasional

Rata-Rata Pendapatan Pekerja Informal Aceh Rp1,70 Juta, Lebih Rendah dari Angka Nasional

September 14, 2026
  • Dataset
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • TINJAUAN.ID
  • Pedoman Media Siber
Email: redaksi@tinjauan.id

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!

No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Politik
  • Opini
  • Sejarah
  • Editorial
  • Pojok Ekraf

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!