Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
  • TINJAUAN.ID
  • Global
  • Politik
    • News
    • Nasional
    • Regional
    • Daerah
  • Ekonomi
  • Opini
  • Sejarah
  • Liputan Khusus
  • Editorial
  • Pojok Ekraf
No Result
View All Result
Strategis dan Mencerahkan!
No Result
View All Result
Home News Daerah

Masjid Hanyut Diterjang Banjir, Warga Cot Meurak Blang Tetap Shalat Id di Masjid Darurat

TINJAUAN ID by TINJAUAN ID
March 23, 2026
Reading Time: 2 mins read
0
Masjid Hanyut Diterjang Banjir, Warga Cot Meurak Blang Tetap Shalat Id di Masjid Darurat

Masjid Jami’ Al Mabrur, Gampong Cot Meurak Blang, Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireuenyang selama ini menjadi pusat ibadah masyarakat dilaporkan longsor dan hanyut terbawa arus sungai saat banjir besar melanda kawasan tersebut pada November lalu.

Bireuen — Pagi Lebaran pertama Idul Fitri 1447 Hijriah kemarin, 21 Maret 2026, yang dirayakan mengikuti ketetapan pemerintah, terasa berbeda bagi masyarakat Gampong Cot Meurak Blang, Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireuen. Takbir tetap berkumandang seperti biasanya, warga pun datang dengan pakaian terbaik mereka. Namun ada satu hal yang hilang: masjid tempat mereka biasa berkumpul untuk shalat Id sudah tidak lagi berdiri.

Masjid Jami’ Al Mabrur yang selama ini menjadi pusat ibadah masyarakat dilaporkan longsor dan hanyut terbawa arus sungai saat banjir besar melanda kawasan tersebut pada November lalu. Bagi warga, peristiwa itu bukan hanya kehilangan sebuah bangunan, tetapi juga kehilangan ruang yang selama ini menjadi tempat mereka bersujud, belajar agama, dan merayakan hari-hari besar Islam bersama.

Meski begitu, musibah tersebut tidak mematahkan semangat mereka.

Selama bulan Ramadhan, warga bergotong royong membangun sebuah masjid darurat di sekitar lokasi masjid lama. Dengan bahan sederhana dan tenaga sukarela dari masyarakat, tempat ibadah itu akhirnya bisa digunakan sebelum hari raya tiba.

Pada pagi Lebaran pertama, warga mulai berdatangan untuk melaksanakan shalat Idul Fitri berjamaah di masjid darurat tersebut. Karena kapasitasnya terbatas, sebagian jamaah bahkan harus melaksanakan shalat di halaman hingga ke bantaran sungai.

Meski sederhana, suasana khusyuk tetap terasa. Takbir yang bergema di tengah udara pagi menghadirkan perasaan haru bagi banyak warga.

“Alhamdulillah, walaupun masjid kami sudah tidak ada, kami masih bisa shalat Id bersama,” kata Haris, salah seorang warga. “Yang penting kami tetap bisa berkumpul dan beribadah.”

Bagi masyarakat Cot Meurak Blang, Idul Fitri tahun ini terasa berbeda. Namun di balik kesederhanaan itu, justru tampak kuatnya kebersamaan warga yang saling membantu sejak masa pembangunan masjid darurat hingga hari pelaksanaan shalat Id.

Musibah yang merobohkan Masjid Jami’ Al Mabrur memang meninggalkan kenangan pahit. Namun dari peristiwa itu pula tumbuh solidaritas dan kepedulian yang semakin mempererat hubungan antarwarga.

Kini, di tempat masjid itu pernah berdiri, harapan baru mulai tumbuh. Warga berharap suatu hari nanti mereka dapat kembali membangun masjid yang lebih layak sebagai pusat ibadah dan kegiatan keagamaan di desa mereka.[]

Tags: BireuenMasjid
ShareTweetSendShare

Related Posts

Barack Obama Luncurkan Podcast tentang Buku yang Membentuk Cara Pandangnya
Dunia

Barack Obama Luncurkan Podcast tentang Buku yang Membentuk Cara Pandangnya

August 11, 2026
Menteri Agama Silaturahmi ke Abu Mudi, Mohon Doa dan Sampaikan Dukungan untuk Wisuda UNISAI ke-13
Daerah

Menteri Agama Silaturahmi ke Abu Mudi, Mohon Doa dan Sampaikan Dukungan untuk Wisuda UNISAI ke-13

August 11, 2026
Masuk Grand Final LCC Empat Pilar MPR-RI, Sekda Nasir: Siswa SMA 2 Banda Aceh Wajib Masuk Karantina
Daerah

Masuk Grand Final LCC Empat Pilar MPR-RI, Sekda Nasir: Siswa SMA 2 Banda Aceh Wajib Masuk Karantina

August 11, 2026
Oknum Keuchik dan Anggota Polri Jadi Tersangka Kasus Peredaran Etomidate di Aceh, Kapolda Sebut Jaringan Aceh-Malaysia
Daerah

Oknum Keuchik dan Anggota Polri Jadi Tersangka Kasus Peredaran Etomidate di Aceh, Kapolda Sebut Jaringan Aceh-Malaysia

August 11, 2026
Teuku Rahmatsyah Resmi Jabat Kajati Aceh, Bawa Semangat Baru Penegakan Hukum
Daerah

Teuku Rahmatsyah Resmi Jabat Kajati Aceh, Bawa Semangat Baru Penegakan Hukum

August 11, 2026
Soroti Kejanggalan Bantuan Rp 2,5 Triliun, Abu Salam Desak Mentan Amran Sulaiman Minta Maaf Kepada Rakyat Aceh
Daerah

Soroti Kejanggalan Bantuan Rp 2,5 Triliun, Abu Salam Desak Mentan Amran Sulaiman Minta Maaf Kepada Rakyat Aceh

August 11, 2026
Next Post
Konflik Timur Tengah Picu Ancaman Krisis Pangan Dunia, 45 Juta Jiwa Terancam Kelaparan Akut

Konflik Timur Tengah Picu Ancaman Krisis Pangan Dunia, 45 Juta Jiwa Terancam Kelaparan Akut

Harga BBM Diprediksi Naik, Kementerian ESDM Beri Sinyal Penyesuaian Harga BBM Nonsubsidi April 2026

Harga BBM Diprediksi Naik, Kementerian ESDM Beri Sinyal Penyesuaian Harga BBM Nonsubsidi April 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

Waspada Akun Facebook Palsu Catut Nama Mualem, Jangan Percaya Tawaran Bantuan Lewat Medsos

Waspada Akun Facebook Palsu Catut Nama Mualem, Jangan Percaya Tawaran Bantuan Lewat Medsos

February 7, 2026
Kabid Sarpras Dinas Pendidikan Aceh Kunjungi SMA 1 Peusangan Bireuen

Kabid Sarpras Dinas Pendidikan Aceh Kunjungi SMA 1 Peusangan Bireuen

October 27, 2025
HIMPALA Desak Kejati Aceh Lanjutkan Kasus di DKP Aceh Yang Terendap Dua Tahun Lalu

Lembaga APIP Diminta Audit Ulang Bantuan Benih Ikan di DKP Aceh: Tekankan Pada Unsur Kelayakan dan Penambahan Parameter

August 28, 2025
  • Dataset
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • TINJAUAN.ID
  • Pedoman Media Siber
Email: redaksi@tinjauan.id

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!

No Result
View All Result
  • TINJAUAN.ID
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Politik
  • Opini
  • Sejarah
  • Editorial
  • Pojok Ekraf

© 2025 Tinjauan.ID - Strategis dan Mencerahkan!